Empat Hal Ini Jadi Alasan Pentingnya Menggambar dan Mewarnai - Kompas.com

Empat Hal Ini Jadi Alasan Pentingnya Menggambar dan Mewarnai

Kompas.com - 16/12/2017, 18:29 WIB
Replika kapal phinisi karya Taufik Muhidin, anggota tim kreatif Faber-Castell International Indonesia. Taufik membuat replika ini dengan menggunakan 12.000 tutup dan 8.000 connector pen serta 1.000 connector lainnya.
Josephus Primus Replika kapal phinisi karya Taufik Muhidin, anggota tim kreatif Faber-Castell International Indonesia. Taufik membuat replika ini dengan menggunakan 12.000 tutup dan 8.000 connector pen serta 1.000 connector lainnya.

KOMPAS.com - Ada empat alasan pentingnya menggambar dan mewarnai bagi manusia sejak masa kanak-kanak hingga lanjut usia. Bagi yang masih kanak-kanak, menggambar dan mewarnai hakikat untuk mengasah kreativitas.

Sementara itu, alasan seni dan relaksasi adalah dua hal yang dipakai kalangan dewasa untuk kesukaan menggambar dan mewarnai. Sementara, kaum usia lanjut menjadikan menggambar dan mewarnai sebagai upaya mempertahankan ketajaman pikiran.

Di samping itu, kegiatan menggambar dan mewarnai punya tiga sifat universal yakni untuk semua profesi, tingkat ekonomi, dan sebaran geografi. Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia Yandramin Halim mengemukakan hal itu di dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, hari ini.

"Kami mengkampanyekan hal ini melalui  #Art4All," imbuh Yandramin.

Di samping itu, untuk mengingatkan kembali sejarah 15 tahun Faber-Castell International Indonesia mempopulerkan kegiatan mewarnai dan menggambar di Tanah Air, perusahaan tersebut pada Jumat (8/12/2017) menggelar kegiatan mewarnai gambar Burung Garuda Pancasila. Kegiatan ini juga membawa pesan keimanan Natal 2017 dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kegiatan berlangsung di Stadion Pendidikan, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua bekerja sama dengan Kodam XVII/ Cenderawasih. Kegiatan melibatkan 22.205 siswa-siswi di tingkat TK, SD, dan SLTP di beberapa kabupaten di Provinsi Papua. Kegiatan itu juga berhasil memecahkan Rekor MURI sebagai Kegiatan Mewarnai Gambar Burung Garuda dengan peserta terbanyak.

"Diharapkan, dengan kegiatan ini, anak-anak dapat memaknai Pancasila sebagai ideologi negara," kata Asisten Teritorial (Aster) Kodam XVII/Cendrawasih Kolonel Edward Sitorus.

Yandramin Halim, Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia saat peresmian toko mandiri pertama Faber-Castell di Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (5/5/2017).Josephus Primus Yandramin Halim, Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia saat peresmian toko mandiri pertama Faber-Castell di Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (5/5/2017).


EditorJosephus Primus
Komentar

Terkini Lainnya

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional
Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Regional
Close Ads X