Wisata Edukasi di Pameran Seni Indonesia - Kompas.com

Wisata Edukasi di Pameran Seni Indonesia

Kompas.com - 18/01/2018, 15:51 WIB
Tanaman bonsai super pilihan ikut dipamerkan di IAE yang berlangsung sejak 17-21 Januari 2018, mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB di abebeka Convention Center (JCC) di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

PT Jababeka Tbk Tanaman bonsai super pilihan ikut dipamerkan di IAE yang berlangsung sejak 17-21 Januari 2018, mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB di abebeka Convention Center (JCC) di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

CIKARANG, KOMPAS.com - Yang berminat menikmati wisata edukasi, silakan bertandang ke Pameran Seni Indonesia (IAE) yang berlangsung sejak Rabu (17/1/2018) sampai dengan Sabtu (21/1/2018). Menurut siaran pers yang diterima Kompas.com dari PT Kawasan Industri Jabebeka Tbk (KIJA), kegiatan itu berlangsung di Jabebeka Convention Center (JCC) di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Simak jadwal pameran yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB. Pengunjung pameran pun tidak dikenakan biaya masuk alias gratis. (Baca: Catat Agenda Wisata Edukasi Bulan Ini)

Menurut Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil pameran IAE merupakan wujud apresiasi seniman nasional. Ini bagian kontribusi Jababeka kepada yang lebih bernilai, karena ekonomi, pembangunan fisik itu penting tapi itu tidak cukup begitu, masyarakat kita juga butuh art dan budaya. Jadi ini menjadi sangat penting, kata Sofyan Djalil. PT Jababeka Tbk Menurut Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil pameran IAE merupakan wujud apresiasi seniman nasional. Ini bagian kontribusi Jababeka kepada yang lebih bernilai, karena ekonomi, pembangunan fisik itu penting tapi itu tidak cukup begitu, masyarakat kita juga butuh art dan budaya. Jadi ini menjadi sangat penting, kata Sofyan Djalil.

Penyelenggara menggandeng Oei Hong Djien (OHD) Museum Magelang dalam pergelaran IAE. Dalam kesempatan itu, diperkenalkan kepada khalayak  lebih dari 70 karya-karya dari seniman lukis Indonesia dari segala periode sejak abad ke-19, dipelopori Raden Saleh.

Galeri-galeri papan atas Indonesia pun ikut bergabung dalam pameran ini.Akan ditampilkan pula karya lima maestro seni rupa Indonesia versi OHD yaitu Affandi, Kartika Afandi, Hendra Gunawan, Soedibio, H. Widayat, serta 159 karya seni batik lukis, patung, instalasi dan berbagai bentuk lainya. Oei Hong Djien, founder & collector dari OHD Museum juga akan menghadiri pameran.

Dalam kesempatan itu, dipamerkan juga 20 guci dari Dinasti Ming dan Tang yang akan menghiasi ruang pameran dengan kapasitas 3.000 orang tersebut. Ditambah lagi dengan deretan karya dari galeri Nahdlatul Ulama (NU) milik Gus Mus dan ditemani oleh 34 seniman Ancol, 5 humanoid dari Kota Tua Jakarta, serta beberapa tanaman bonsai super pilihan.

"Pameran ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan industri kreatif Indonesia, mendorong penciptaan devisa negara, dan meningkatkan citra Indonesia dalam seni budaya yang tak kalah dengan negara lain," kata CEO KIJA Setyono Djuandi Darmono.

Tokoh pendiri dan chairman PT Jababeka Tbk Setyono Djuandi (SD) DarmonoKompas.com/Josephus Primus Tokoh pendiri dan chairman PT Jababeka Tbk Setyono Djuandi (SD) Darmono


EditorJosephus Primus
Komentar

Terkini Lainnya

Close Ads X