Asian Games, Penting untuk "National Branding"...

Kompas.com - 27/02/2018, 16:18 WIB
Halte Transjakarta mulai dihiasi ornamen Asian Games 2018, Rabu (10/1/2018) Stanly RavelHalte Transjakarta mulai dihiasi ornamen Asian Games 2018, Rabu (10/1/2018)
Editor Latief

JAKARTA, KOMPAS.com  - Event olah raga internasional seperti Asian Games harus terus dikembangkan agar menjadi kegiatan besar yang berkesinambungan, selain juga memberikan banyak warisan berupa hal-hal baik bagi Indonesia.  Asian Games 2018 sangat penting untuk national branding Indonesia.

Demikian dikemukakan Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 ( INASGOC) Erick Thohir pada sesi bincang-bincang "Eventnesia 2018" yang diselenggarakan oleh Program S-1 Event Universitas Prasetiya Mulya, di Kampus BSD, Tangerang Selatan, Kamis (23/2/2018) lalu. Hadir pada diskusi itu Rektor Universitas Prasetiya Mulya Djisman Simandjuntak, Staf Ahli Bidang Politik Kemenpora Yuni Poerwanti, Wakil Ketua Tim Percepatan Wisata Olah Raga Kementerian Pariwisata Aranyaka Dananjaya Axioma, dan Ketua Harian Indonesia e-Sport Association William Tjahyadi.

Thohir mengatakan banyak pembelajaran dan pengalaman bisa ditarik dari kegiatan akbar ini. Tokoh yang pernah membeli Inter Milan pada 2013 itu mengingatkan bahwa event olahraga biasanya dibedakan dalam dua jenis berdasarkan fungsinya, yakni kegiatan multinasional atau international event dan sport tourism. Pada multinational event dipadukan pentingnya infrastruktur dan prestasi olahraga.

“Maka, kita manfaatkan apa saja yang dulu sudah dibangun presiden pertama Indonesia, mulai gedung olahraga, infrastuktur telekomunikasi dan banyak lagi. Sekarang ini pemerintah terus membangun venue baru, perkampungan atlit dan infrastruktur olah raga lain yang bisa dimanfaatkan masyarakat, bukan hanya saat terselenggaranya Asian Games, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk ke depannya," kata Thohir. 

Untuk itu, event sekelas Asian Games patut dikembangkan agar menjadi event berkesinambungan, terutama karena event ini menjadi national branding untuk Indonesia.

"Di situ turunannya banyak sekali. Di samping legacy infrastruktur, ada juga dari sisi pengetahuannya, seperti misalnya kesempatan bagi banyak relawan kaum muda yang diharapkan bisa mendukung event ini di banyak sisi. Asian Games tahun ini misalnya, kita butuh 530 mahasiswa untuk relawan pendukung," ujar Thohir.

Warisan baik lainnya, lanjut dia, adalah pembangunan kultur yang baik di masyarakat. Contohnya, selama persiapan dan terselenggaranya acara, semua elemen masyarakat dituntut untuk berdisiplin di semua tempat, ramah kepada pengunjung, serta tidak membuang sampah sembarangan agar segala sarana terjaga bersih untuk para tamu yang datang dari negara lain.

"Sebagai national branding, kita  bisa menunjukkan kepada bangsa luar bahwa kita ini bangsa yang bisa sejajar dengan bangsa-bangsa lain yang bisa menyelenggarakan event tingkat dunia," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Skor PISA 2018, Ari Widowati: 'Alarm Keras' untuk Segera Lakukan Perubahan

Skor PISA 2018, Ari Widowati: "Alarm Keras" untuk Segera Lakukan Perubahan

Edukasi
10 Tanggapan 'Mas Menteri' Soal 'Rapor Merah' Skor PISA Indonesia

10 Tanggapan "Mas Menteri" Soal "Rapor Merah" Skor PISA Indonesia

Edukasi
Skor PISA Melorot, Disparitas dan Mutu Guru Penyebab Utama

Skor PISA Melorot, Disparitas dan Mutu Guru Penyebab Utama

Edukasi
Soal Skor PISA 2018, Mendikbud Nadiem: Tidak Perlu Dikemas agar Jadi Berita Positif

Soal Skor PISA 2018, Mendikbud Nadiem: Tidak Perlu Dikemas agar Jadi Berita Positif

Edukasi
Skor PISA 2018: Peringkat Lengkap Sains Siswa di 78 Negara, Ini Posisi Indonesia

Skor PISA 2018: Peringkat Lengkap Sains Siswa di 78 Negara, Ini Posisi Indonesia

Edukasi
Skor PISA 2018: Daftar Peringkat Kemampuan Matematika, Berapa Rapor Indonesia?

Skor PISA 2018: Daftar Peringkat Kemampuan Matematika, Berapa Rapor Indonesia?

Edukasi
Daftar Lengkap Skor PISA 2018: Kemampuan Baca, Berapa Skor Indonesia?

Daftar Lengkap Skor PISA 2018: Kemampuan Baca, Berapa Skor Indonesia?

Edukasi
Data Scientist Indonesia Masih Langka, Ini Kemampuan yang Wajib Dimiliki

Data Scientist Indonesia Masih Langka, Ini Kemampuan yang Wajib Dimiliki

Edukasi
Universitas dan Industri Perlu Berkolaborasi Aktif Siapkan SDM

Universitas dan Industri Perlu Berkolaborasi Aktif Siapkan SDM

Edukasi
ITB Juara 'Huawei ‘ICT Competition 2019-2020' Tingkat Nasional

ITB Juara "Huawei ‘ICT Competition 2019-2020" Tingkat Nasional

Edukasi
Mengawal Mutu Pendidikan Tanpa Mengorbankan Kemerdekaan Belajar

Mengawal Mutu Pendidikan Tanpa Mengorbankan Kemerdekaan Belajar

Edukasi
Eksistensi Platform Indonesiana, Saat Ini dan Masa Mendatang

Eksistensi Platform Indonesiana, Saat Ini dan Masa Mendatang

Edukasi
Suka K-Pop? Jurusan Sastra Korea Mungkin Cocok buat Kamu, Ini Penjelasannya

Suka K-Pop? Jurusan Sastra Korea Mungkin Cocok buat Kamu, Ini Penjelasannya

Edukasi
Hari Disabilitas, Atma Jaya: Mendorong Indonesia Ramah Disabilitas

Hari Disabilitas, Atma Jaya: Mendorong Indonesia Ramah Disabilitas

Edukasi
Soal Wacana Tiga Hari Sekolah, Bukik Setiawan: Hari Sekolah Bukan Esensi

Soal Wacana Tiga Hari Sekolah, Bukik Setiawan: Hari Sekolah Bukan Esensi

Edukasi
Close Ads X