Ujian Nasional, Dua Persen Siswa SMK Masih Gunakan Kertas dan Pensil - Kompas.com

Ujian Nasional, Dua Persen Siswa SMK Masih Gunakan Kertas dan Pensil

Kompas.com - 02/04/2018, 16:34 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, meninjau pelaksanaan ujian nasional jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di SMK Negeri 6 Jakarta, Senin (2/4/2018).Dok. Humas Kemendikbud Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, meninjau pelaksanaan ujian nasional jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di SMK Negeri 6 Jakarta, Senin (2/4/2018).

KOMPAS.com - Sebanyak 1.485.302 siswa Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK) mengikuti Ujian Nasional (UN) yang digelar 2 hingga 5 April 2018. Sekitar 26.240 siswa SMK atau sekira 2 persen dari total peserta UN di seluruh Indonesia masih menggunakan metode Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP).

Sementara itu, sisanya sebanyak 1.459.062 siswa SMK atau sekira 98 persen dari total peserta UN menggunakan metode Computer Based Test (CBT).

"Kami menargetkan untuk meningkatkan kualitas UN. Secara bertahap kita masukkan soal-soal yang membutuhkan penalaran tinggi atau high order thinking skills," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, saat meninjau Ujian Nasional (UN) jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di SMK Negeri 6 Jakarta, Senin (2/4/2018).

(Baca: Tahun 2018, Ujian Nasional akan Dibuat Jadi Pertanyaan Esai)

Selain SMK Negeri 6 Jakarta, Muhadjir berkunjung ke SMK Negeri 29 Jakarta pada hari pertama UN. Kedua SMK tersebut menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang terdiri dari dua sesi.

Pelaksanaan UNBK di SMK Negeri 29 Jakarta diikuti 247 peserta didik, sementara di SMK Negeri 6 Jakarta diikuti 260 peserta didik. Provinsi DKI Jakarta, ia melanjutkan, termasuk salah satu dari 17 provinsi yang 100 persen siswanya melaksanakan UNBK. "Sesuai aturan, yang tidak berkepentingan dilarang memasuki tempat ujian. Bahkan menterinya tidak bisa masuk ke dalam," ujarnya.

Muhadjir menargetkan pelaksanaan UN semakin bisa dipertanggungjawabkan tingkat kejujuran dan standarnya. "Kalau seandainya terjadi temuan selama pelaksanaan UN akan dijadikan dasar untuk melakukan perbaikan," katanya.

Baca juga: Antisipasi Listrik Padam saat Ujian Nasional, Disdik Jabar Koordinasi dengan PLN

Tak hanya di Jakarta, pelaksanaan UNBK di sejumlah daerah dilaporkan berjalan lancar. Mendikbud menyebut pihaknya belum mendengar adanya kendala yang terkait pelaksanaan UNBK maupun UNKP. Seperti tahun sebelumnya, Kemendikbud bekerja sama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan juga Telkom untuk penyelenggaraan UNBK di seluruh Indonesia.

Berdasarkan data Kemendikbud, jumlah peserta UNBK 2018 sebanyak 6.293.552 peserta. Peserta UNBK tahun ini meningkat bila dibandingkan peserta UNBK tahun lalu yakni 3.782.453 peserta. Jumlah tersebut meliputi peserta UN dari tingkat SMP maupun SMA sederajat.


Komentar
Close Ads X