KILAS

Strategi Jitu Kemendikbud agar Guru Mendapat Tunjangan Profesi

Kompas.com - 06/04/2018, 17:07 WIB
Seorang Guru Garis Depan Sahril Anci (baris depan, kanan) yang bertugas di SMP Negeri Momi Waren Kabupaten Manokwari Selatan mengikuti Seminar Nasional Membangun Pendidikan Karakter melalui Keteladanan Guru Pendidikan Dasar dalam peringatan Hari Guru Nasional 2017 di Hotel Ambara Jakarta, 23-26 November 2017. KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDISeorang Guru Garis Depan Sahril Anci (baris depan, kanan) yang bertugas di SMP Negeri Momi Waren Kabupaten Manokwari Selatan mengikuti Seminar Nasional Membangun Pendidikan Karakter melalui Keteladanan Guru Pendidikan Dasar dalam peringatan Hari Guru Nasional 2017 di Hotel Ambara Jakarta, 23-26 November 2017.

“Jika pemerintah daerah belum melakukan rekonsiliasi dengan Kemenkeu, maka dana transfer ke kas daerah masing masing bisa tertahan hingga laporan pertanggungjawaban dilaporkan,” katanya.

(Baca juga: Peringatan Hari Guru Kali Ini Tanpa Hura-hura)

Kemendikbud juga membutuhkan data-data realisasi penyaluran tunjangan oleh pemerintah daerah, sebagai dasar acuan untuk perencanaan  kebutuhan tahun berikutnya. “Jika daerah terlambat mengirimkan laporan, maka penganggaran kebutuhan untuk daerah   berpotensi tidak akurat,” ujarnya.

Bagi guru PNS pemerintah daerah, alokasi dana tunjangan profesi guru sudah tersedia di kas daerah sejak awal tahun anggaran. Besarnya, ia melanjutkan, tentu sesuai dengan usulan yang dimasukkan pemerintah daerah ke pemerintah pusat.

Pemerintah pusat, melalui Kementerian Keuangan, mentransfer dana tersebut ke kas pemerintah daerah masing-masing.

Sementara itu, pembayaran tunjangan profesi bagi guru bukan PNS masuk ke dalam anggaran Kemendikbud. Oleh karenanya, dana tunjangan profesi akan langsung dikirim Kemendikbud ke rekening masing-masing guru. “Itu dilakukan apabila para guru bukan PNS sudah memenuhi ketentuan atau persyaratan yang ditetapkan,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.