Brandzview
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Jenius

Siapkan Pendidikan Anak yang Berkualitas

Kompas.com - 25/04/2018, 10:04 WIB
Ilustrasi pendidikan untuk anak-anak ThinkstockIlustrasi pendidikan untuk anak-anak
|

KOMPAS.com - Segudang prestasi telah disumbangkan oleh siswa-siswi Indonesia di ajang internasional. Contoh paling hangat datang dari 14 siswa SMP dan SMA di kongres ke-11 Ilmuwan Muda Se-Asia Tenggara pada 26 Februari-2 Maret 2018 lalu.

Dalam kongres yang diadakan dua tahun sekali itu Clianta Maritza Dahayu, Dara Nuri Fadiyah dan 12 pelajar lainnya berhasil meloloskan berbagai proyek dan penelitian di bidang sains dan matematika.

Adapun tujuan pelaksanaan kongres yang diselenggarakan oleh Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) adalah untuk memajukan para ilmuwan muda se-Asia Tenggara.

Keikutsertaan dan keberhasilan 14 pelajar tersebut pun membuktikan bahwa anak-anak Indonesia mampu bersaing dengan negara lainnya di bidang pendidikan.

Pertanyaannya sekarang, bagaimana caranya supaya anak-anak Indonesia yang lain juga bisa berprestasi hingga ke kancah internasional seperti Clianta, Dara, dan 12 pelajar yang lain?

Memilih sekolah yang tepat

Ilustrasi pendidikan untuk anak-anakThinkstock Ilustrasi pendidikan untuk anak-anak
Salah satu caranya adalah dengan mendukung perkembangan anak lewat pendidikan yang tepat. Maksudnya di sini Anda sebagai orangtua, diharapkan bisa memilih sekolah yang terbaik bagi sang buah hati.

Nah, berikut adalah beberapa tips memilih sekolah berkualitas dan tepat yang dirangkum dari Kompas.com.

1. Perhatikan visi misi sekolah

Baca dan pelajari visi misi calon sekolah anak Anda, apakah sudah sesuai dengan pandangan pendidikan di keluarga dan harapan Anda sebagai orangtua?

2. Kualitas tenaga pengajar

Di sekolah guru mempunyai peran amat vital untuk keberhasilan proses belajar mengajar.

Maka dari itu, pastikan guru yang mengajar di sekolah tidak hanya pintar, tetapi juga bisa menyampaikan materi pelajaran dengan baik dan mudah dicerna oleh murid.

Untuk memastikannya, Anda bisa bertanya ke orangtua murid atau siswa yang sedang menempuh pendidikan di calon sekolah buah hati Anda.

3. Kondisi sekolah dan lingkungan sekitar

Datanglah ke sekolah tersebut, perhatikan kelengkapan sarana dan prasarananya, seperti perpustakaan, laboratorium, tempat ibadah, dan lapangan olahraga.

Apakah fasilitas tersebut cukup untuk mendukung proses belajar-mengajar bagi anak Anda atau tidak?

Jangan lupa, pantau pula kondisi lingkungan yang ada di sekeliling sekolah. Pastikan sekolah berada di wilayah aman dari tindak kejahatan dan narkoba.

4. Kurikulum

Tiga kriteria sebelumnya menjadi tak berarti apa-apa bila sekolah tidak mempunyai kurikulum atau silabus yang baik.

Salah satu indikator kurikulum baik adalah silabus yang tidak hanya berfokus pada akademis semata, tapi juga perkembangan keterampilan dan karakter anak.

5. Finasial

Pikirkan matang-matang kemampuan finansial Anda untuk membayar segala biaya yang dibutuhkan, baik uang pangkal maupun uang bulanan sekolah.

Pastikan Anda memiliki sumber dana yang cukup untuk konsisten membayar ke depannya. Memang untuk mendapat sekolah berkualitas butuh biaya yang tidak sedikit.

Ilustrasi biaya pendidikanThinkstock Ilustrasi biaya pendidikan
Oleh sebab itu, Anda sebagai orangtua harus pintar-pintar menyisihkan penghasilan untuk diinvestasikan sebagai modal pendidikan anak.

Deposito bisa menjadi salah satu pilihan, karena portofolio ini berisiko rendah, dan menguntungkan.

Negara melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjamin keberadaan dana nasabah deposito maksimal sebesar Rp 2 miliar.

Nah, soal pembuatan dan mengecek deposito pun sudah tak serumit seperti dahulu yang mengharuskan nasabah ke bank.

Kini, sudah ada produk deposito yang menawarkan kemudahan membuat dan mengakses melalui ponsel pintar. Maxi Saver dari Jenius contohnya.

Jenius merupakan aplikasi finansial dari Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN). Lewat layanan ini, mengatur keuangan dan mengalokasikan pengeluaran secara bersamaan bisa langsung dilakukan di ponsel pintar.

Anda pun bisa mengunduh aplikasinya di sini dan mulai membuat rekening Jenius kapan saja, di mana saja. Adapun, Maxi Saver merupakan salah satu fitur yang ada di dalam Jenius.

Fitur tersebut adalah layanan deposito dengan suku bunga optimal per tahunnya dengan pilihan tenor 1 - 12 bulan dan penempatan nilai pokok mulai dari Rp10.000.000.

Cara mengaktifkan fitur itu pun mudah karena bisa dilakukan langsung dari dalam aplikasi Jenius di smartphone Anda, kapan, dan di mana saja. Alhasil dana tabungan reguler bisa lebih mudah dialihkan ke deposito Maxi Saver.

Dengan begitu, Anda bisa mempersiapkan tabungan biaya pendidikan anak dengan aman dan menguntungkan.

Peluang anak mendapatkan sekolah dan guru yang berkualitas sehingga bisa berprestasi mancanegara seperti Clianta, Dara, dan 12 pelajar di atas bukan lagi mustahil.

Selamat mencoba!


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemendikbud Buka Lowongan Magang Mahasiswa, Ini Posisi dan Syarat

Kemendikbud Buka Lowongan Magang Mahasiswa, Ini Posisi dan Syarat

Edu
[POPULER EDUKASI] Cara Daftar dan Syarat Peroleh Kuota Gratis Kemendikbud | Indofood Banyak Buka Lowongan Lulusan SMA, D3, dan S1 | Pahami Syarat Peroleh Kuota Belajar yang Cair di Maret 2021

[POPULER EDUKASI] Cara Daftar dan Syarat Peroleh Kuota Gratis Kemendikbud | Indofood Banyak Buka Lowongan Lulusan SMA, D3, dan S1 | Pahami Syarat Peroleh Kuota Belajar yang Cair di Maret 2021

Edu
Jumlah Anggaran Turun, Subsidi Kuota Gratis Kemendikbud Menipis

Jumlah Anggaran Turun, Subsidi Kuota Gratis Kemendikbud Menipis

Edu
4 Kampus Terbaik Indonesia Bidang 'Engineering-Technology' QS WUR 2021

4 Kampus Terbaik Indonesia Bidang "Engineering-Technology" QS WUR 2021

Edu
Pola Pikir Mahasiswa Indonesia, Growth Mindset atau Fixed Mindset?

Pola Pikir Mahasiswa Indonesia, Growth Mindset atau Fixed Mindset?

Edu
Satu Tahun Pandemi, Sekolah Bukan Satu-satunya Tempat Belajar

Satu Tahun Pandemi, Sekolah Bukan Satu-satunya Tempat Belajar

Edu
I3L School of Business Raih Tim Terbaik dan Dosen Terbaik Ajang X-Culture Internasional

I3L School of Business Raih Tim Terbaik dan Dosen Terbaik Ajang X-Culture Internasional

Edu
Seleksi Guru ASN PPPK 2021, Materi dan Latihan Soal di ayogurubelajar.kemdikbud.go.id

Seleksi Guru ASN PPPK 2021, Materi dan Latihan Soal di ayogurubelajar.kemdikbud.go.id

Edu
Unej Beli Dua Alat GeNose untuk Screening Covid-19 di Kampus

Unej Beli Dua Alat GeNose untuk Screening Covid-19 di Kampus

Edukasi
Novel Serangkai, Beri Ruang Untuk Rasa Kehilangan

Novel Serangkai, Beri Ruang Untuk Rasa Kehilangan

Edu
30 PTN Paling Banyak Diincar di SNMPTN 2021, Ada Pilihanmu?

30 PTN Paling Banyak Diincar di SNMPTN 2021, Ada Pilihanmu?

Edu
'Overheard Jakarta', Sekelumit Kisah dari Warga Ibu Kota Jakarta

"Overheard Jakarta", Sekelumit Kisah dari Warga Ibu Kota Jakarta

Edukasi
Panduan Belajar dari Rumah di TVRI SD Kelas 1-6, Kamis 4 Maret 2021

Panduan Belajar dari Rumah di TVRI SD Kelas 1-6, Kamis 4 Maret 2021

Edukasi
Tanpa Tes Tertulis, Universitas Pertamina Buka Seleksi Nilai Rapor

Tanpa Tes Tertulis, Universitas Pertamina Buka Seleksi Nilai Rapor

Edu
Ini Persiapan dan Tahapan Program Guru Belajar dan Berbagi Kemendikbud

Ini Persiapan dan Tahapan Program Guru Belajar dan Berbagi Kemendikbud

Edu