Kompas.com - 01/05/2018, 12:07 WIB
Ujian Sekolah Berstandar Nasional tingkat Sekolah Dasar akan dilaksanakan 2-5 Mei 2018. https://www.instagram.com/kemdikbud.riUjian Sekolah Berstandar Nasional tingkat Sekolah Dasar akan dilaksanakan 2-5 Mei 2018.

KOMPAS.com - Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) akan dimulai serentak 3-5 Mei 2018. Mata pelajaran yang menjadi materi USBN meliputi: Matematika, IPA, dan Bahasa Indonesia.

Ada beberapa perbedaan pada pelaksanaan USBN SD 2018 dibanding tahun sebelumnya:

1. Komposisi soal

Tahun ini USBN akan mengubah format dengan menyertakan 10 persen soal uraian selain soal pilihan ganda yang biasa digunakan.

Selain USBN, ada pula Ujian Sekolah (US) yang akan diikuti siswa. Lima mata pelajaran yang diujikan dalam US yaitu: Pendidikan Agama, PPKN, IPS, Seni Budaya, serta Penjaskes (Pendidikan Jasmani Kesehatan).

Kemendikbud mendorong guru-guru di sekolah untuk membuat soal US juga dengan kombinasi antara pilihan ganda dan esai seperti USBN.

Secara teknis, dalam ujian berbasis komputer peserta dapat mengerjakan soal-soal berbentuk pilihan ganda menggunakan komputer, baik untuk USBN maupun US. Adapun untuk soal esai akan dikerjakan siswa pada kertas esai secara manual. 

2. Pembuatan soal

Pola pembuatan soal ujian juga turut mengalami perubahan. Tahun lalu, 25 persen soal disiapkan oleh pusat dan 75 persen soal dibuat oleh guru serta dikoordinasikan oleh dinas pendidikan provinsi.

Tahun ini 20 persen hingga 25 persen soal disiapkan oleh pusat, sedangkan 75 persen hingga 80 persen disiapkan oleh guru yang tergabung dalam kelompok kerja guru (KKG). 

Untuk ujian sekolah, seratus persen soal disiapkan sekolah berdasarkan kisi-kisi nasional yang disiapkan oleh pusat.

3. Bahan pertimbangan seleksi SMP

USBN tingkat SD memang tidak dijadikan sebagai standar kelulusan. Namun untuk tahun ini, hasil ujian tetap akan digunakan sebagai salah satu pertimbangan penerimaan peserta didik baru selain ketentuan zonasi berdasarkan jarak.

Selain digunakan sebagai bahan pertimbangan masuk ke jenjang selanjutnya, hasil USBN juga digunakan Kemendikbud untuk pemetaan kualitias mutu pendidikan sekolah dalam rangka peningkatan kualitas.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X