Kompas.com - 01/05/2018, 19:28 WIB
Suasana program motivasi jelang pelaksanaan USBN di SD Kemurnian 1, Jakarta (1/5/2018) Dok. Bright Life IndonesiaSuasana program motivasi jelang pelaksanaan USBN di SD Kemurnian 1, Jakarta (1/5/2018)

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menetapkan pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SD akan berlangsung 3 - 5 Mei 2018. Tiga materi akan diujikan pada USBN tahun ini yakni matematika, bahasa Indonesia dan IPA.

Selain aspek akademis, orangtua juga perlu mempersiapkan mental anak agar siap menghadapi USBN.

Trainer, motivator remaja dan pendiri Bright Life Indonesia Danang Kurniawan memberikan beberapa tips kepada Kompas.com mengenai 5 hal yang dapat dilakukan orangtua dalam menyiapkan mental anak.

1. Fokus pada cita-cita

Salah satu hal yang membuat anak khawatir adalah ketika mereka salah fokus. Banyak anak menjadi cemas kemudian 'salah fokus' pada soal yang sulit, hasil ujian jelek, dan kegagalan, jelas Danang.

Ajak anak untuk kembali fokus pada tujuan dan cita-cita mereka. Misal, SMP pilihan atau cita-cita mereka. Ajak anak-anak miliki tujuan dan cita-cita dan jadikan hal itu sebagai fokus dalam benak mereka, sarannya.

Minta anak-anak untuk berani membayangkan diri meraih cita-cita tersebut.

2. Bangun keberanian

Beri penjelasan bahwa setelah menjalani pendidikan selama 6 tahun maka mereka akan siap menghadapi USBN. Tidak ada lagi alasan untuk takut apalagi untuk mundur, tambahnya.

Buat mereka berani menghadapi USBN 'hanya' sebagai proses untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi. 

3. Jangan bebani nilai

Meraih nilai terbaik tentu menjadi keinginan setiap anak dalam mengikuti ujian. Namun lebih baik jika orangtua memotivasi anak untuk memberikan yang terbaik. Beri dorongan pada anak untuk mengerahkan segala kemampuan yang dimiliki.

Nilai bagus itu adalah bonus bagi mereka yang mempersiapkan diri dengan baik, terang Danang. Beban nilai justru akan membuat anak semakin cemas.

4. Tetap tenang

Persiapan yang baik akan membuat anak-anak tenang. Sesulit apapun soal yang muncul, ingatkan anak untuk mengerjakan dengan tenang.
 
Mulailah dari soal yang paling mudah, sarannya. Saat anak dihinggapi rasa panik, cara paling mudah untuk menenangkan diri adalah dengan menarik nafas panjang dan memikirkan hal-hal yang positif.
 

5. Menumbuhkan kegembiraan

Minta anak untuk bisa membayangkan keberhasilannya atau minta mereka untuk memikirkan hal-hal yang membuat mereka gembira. Bangun pula suasana yang gembira agar anak dapat mempersiapkan USBN tanpa stress. 

6. Berdoa dan menjaga stamina

Berdoa dapat memberikan ketenangan ketika menghadapi USBN. Cukup istirahat, menjaga kesehatan dan makan makanan sehat bergizi akan mendukung anak dalam mempersiapkan USBN.

USBN tingkat SD memang tidak dijadikan sebagai syarat mutlak kelulusan. Namun untuk tahun ini, hasil ujian tetap akan digunakan sebagai salah satu pertimbangan penerimaan peserta didik baru di tingkat SMP selain ketentuan zonasi berdasarkan jarak.


Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X