Kompas.com - 10/05/2018, 14:19 WIB
Mendikbud Muhadjir Effendy melepas secara simbolis Guru Garis Depan (GGD) di kantor Kemendikbud, Selasa (12/9/2017) Mendikbud Muhadjir Effendy melepas secara simbolis Guru Garis Depan (GGD) di kantor Kemendikbud, Selasa (12/9/2017)

“Kalau ada yang sakit, harus berjaga di rumah. Jangan sampai ada suanggi yang menyelinap. Ia harus dijaga seluruh anggota keluarga,” tuturnya.

Lepas dari rangkaian upacara adat, ada juga siswa yang belum memiliki kesadaran untuk berpendidikan, utamanya yang tinggal di pegunungan.

“Guru mesti menghampiri ke rumah mereka dan bertanya kenapa tidak sekolah,” katanya.

Komitmen Guru Garis Depan

Plt. Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Hamid Muhammad, menegaskan program Guru Garis Depan terus diterapkan tahun ini.

Pelayanan pendidikan bagi masyarakat di daerah 3 T (terdepan, terluar, tertinggal) terus ditingkatkan melalui program Guru Garis Depan.

Ia mengatakan, pemerintah melakukan perubahan dalam program ini. Para guru di daerah sasaran yang memenuhi kriteria akan masuk dalam bagian program Guru Garis Depan.
 
“Kalau dulu belum memperhitungkan guru-guru yang sudah bertugas di daerah tersebut. Sekarang, akan dipertimbangkan. Minimal 50 persen dari mereka bisa ikut seleksi,” kata Hamid.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sekretaris Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, E. Nurzaman, mengatakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menyisir guru bukan PNS yang bersertifikat.

Para guru yang lulus seleksi berpeluang menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Mereka akan bertugas di Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nangroe Aceh Darussalam, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimatan Barat.

“Dengan harapan nanti yang memenuhi syarat akan menjadi CPNS,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.