Untar Gairahkan Kembali Robotika Indonesia lewat KRI - Kompas.com

Untar Gairahkan Kembali Robotika Indonesia lewat KRI

Kompas.com - 14/05/2018, 09:55 WIB
Kompetisi Robot Seni Tari Indonesia menjadi salah satu ajang yang dilombakan dalam Kompetisi Robot Indonesia (KRI) 2018Dok. Kompas.com Kompetisi Robot Seni Tari Indonesia menjadi salah satu ajang yang dilombakan dalam Kompetisi Robot Indonesia (KRI) 2018

KOMPAS.com - Robot dengan pakaian tari khas Jawa Timur itu terlihat atraktif dan menjadi pusat perhatian di tengah Kompetisi Robot Indonesia (KRI) 2018. 

Diiringi dengan lagu daerah, robot humanoid atau robot yang menyerupai gerakan manusia itu bergerak lincah mengikuti irama lagu. Sorak-sorai penonton dari masing-masing regu kian menyemarakan Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) yang menjadi bagian KRI 2018 yang diadakan di Universitas Tarumanegara (Untar) Jakarta.  

Untar untuk kali kedua menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kontes Robot Indonesia (KTI) 2018 untuk regional II pada 12 Mei 2018.

"Penyelenggaraan dan keiikutsertaan mahasiswa Untar dalam KRI menunjukan kesiapan Untar untuk masuk dalam era revolusi industri 4.0," ungkap Rektor Untar Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan.

Kepada Kompas.com Agustinus menyampaikan, sebagai peserta dan tuan rumah Untar memiliki tujuan untuk menyukseskan penyelenggaraan secara profesional sekaligus bertanding secara sportif untuk meraih juara.

Baca juga: 7 Hal yang Dapat Dilakukan Sekolah Hadapi Bahaya Terorisme

KRI regional II di Jakarta tahun ini diikuti oleh 44 Universitas yang terdiri lebih dari 50 tim.

"Tahun ini Untar dipercaya kembali menjadi tuan rumah KRI untuk kedua kali setelah sukses penyelenggaran tahun 2014. Tahun ini menjadi istimewa karena jumlah tim yang berpartisipasi mencapai 95 tim," ujar Harto Tanujaya, Dekan Fakultas Teknik Untar.

Tim robotik Untar tengah menyiapkan kompetisi robot humanoid sepakbola dalam KRI 2018Dok. Humas Untar Tim robotik Untar tengah menyiapkan kompetisi robot humanoid sepakbola dalam KRI 2018

Pelaksanaan lomba terbagi menjadi 5 divisi yakni; Kontes robot pemadam api, kontes robot seni tari, kontes robot sepakbola humanoid, kontes sepakbola beroda dan kontes robot lempar bola. 

Sofian dan Rizki merupakan salah satu tim dari Universitas Pendidikan Indonesia yang mengikuti KRI ini.  "Kami menyiapkan sejak bulan Februari," jelas Sofian dari UPI. UPI sendiri mengikuti 4 ketegori lomba dalam KRI kali ini. "Pelaksanaan lebih memuaskan dibandingkan tahun sebelumnya. Lancar sampai saat ini," ujar Rizki.

Ayu dan Lili peserta dari Politeknik Ujung Pandang sudah datang menyiapkan lomba sejak Rabu pekan lalu (9/5/2018). Politeknik Ujung Pandang mengikuti semua cabang lomba dan mengirim 20 mahasiswa. "Sudah kami siapkan sejak bulan Desember lalu," jelas Ayu kepada Kompas.com saat ditanya perihal persiapan KRI. 

KRI merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia dalam menghadapi era revolusi 4.0," jelas Direktur Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan Profesor Intan Ahmad dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang turut hadir dalam KRI 2018 ini.

"Teknologi yang nyata tersebut harus dibuat sedemikian rupa agar menjadi menarik, dinamis dan tidak membosankan," tambahnya.

 


Terkini Lainnya

Singapura Juga akan Terapkan Sistem Zonasi

Singapura Juga akan Terapkan Sistem Zonasi

Edukasi
Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Minta Bunga KUR Turun Tahun Ini

Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Minta Bunga KUR Turun Tahun Ini

Megapolitan
Kapal Tugboat Tenggelam di Perairan Kepri, 5 ABK Selamat

Kapal Tugboat Tenggelam di Perairan Kepri, 5 ABK Selamat

Regional
Begini Tahapan Tilang ETLE hingga STNK Kendaraan Diblokir

Begini Tahapan Tilang ETLE hingga STNK Kendaraan Diblokir

Megapolitan
Cerita Ayah yang Anaknya Tewas Tersetrum di Kandang Ayam Saat Kejar Layang-layang

Cerita Ayah yang Anaknya Tewas Tersetrum di Kandang Ayam Saat Kejar Layang-layang

Regional
Hujan Diprediksi Guyur Jabodetabek Sepanjang Hari Ini

Hujan Diprediksi Guyur Jabodetabek Sepanjang Hari Ini

Megapolitan
5 Inovasi Pendidikan Tinggi untuk Hasilkan Lulusan di Industri 4.0

5 Inovasi Pendidikan Tinggi untuk Hasilkan Lulusan di Industri 4.0

Edukasi
Menaker Soroti Angka Pengangguran yang Masih Tinggi di Depok

Menaker Soroti Angka Pengangguran yang Masih Tinggi di Depok

Megapolitan
Menteri Jonan: Perpres Mobil Listrik Segera Keluar

Menteri Jonan: Perpres Mobil Listrik Segera Keluar

Regional
Rangkaian Fakta Kematian Sariman yang Tergilas Mesin Giling di Bekasi

Rangkaian Fakta Kematian Sariman yang Tergilas Mesin Giling di Bekasi

Megapolitan
BERITA POPULER JABODETABEK: Bentrokan di Tanah Abang, Surat BTP dari Penjara, hingga 800 STNK Diblokir

BERITA POPULER JABODETABEK: Bentrokan di Tanah Abang, Surat BTP dari Penjara, hingga 800 STNK Diblokir

Megapolitan
Joget Prabowo dan Pijatan Sandi di Forum Debat Dinilai Tak Etis

Joget Prabowo dan Pijatan Sandi di Forum Debat Dinilai Tak Etis

Nasional
Ada Fenomena 'Supermoon', BMKG Peringatkan Pasang Air Laut di Sejumlah Daerah

Ada Fenomena "Supermoon", BMKG Peringatkan Pasang Air Laut di Sejumlah Daerah

Regional
Amnesty: Isu HAM Hanya Jadi Kepentingan Elektoral Kedua Pasangan Capres-Cawapres

Amnesty: Isu HAM Hanya Jadi Kepentingan Elektoral Kedua Pasangan Capres-Cawapres

Nasional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang dan Kilat di Jaksel, Jakbar, dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang dan Kilat di Jaksel, Jakbar, dan Jaktim

Megapolitan

Close Ads X