Mereka yang Akan Lari Sejauh 150 Kilometer untuk Bantu Pendidikan Ribuan Anak...

Kompas.com - 23/05/2018, 15:44 WIB
Ilustrasi lari di jalan aspal lzfIlustrasi lari di jalan aspal

KOMPAS.com - Ratusan pelari akan mengikuti Charity Run "Run to Care" yang diadakan SOS Children's Villages, sebuah yayasan nirlaba yang bergerak dalam bidang pendidikan anak.

Rencananya, sebanyak 275 orang pelari akan berlari sejauh 150 kilometer pada Jumat (10/8/2018) hingga Minggu (12/8/2018) mendatang.

Melalui kegiatan ini, akan digalang donasi yang disalurkan untuk membantu biaya pendidikan 1.300 anak di bawah asuhan SOS Children's Villages.

Ribuan anak ini tersebar di 8 daerah yaitu Banda Aceh, Medan, Lembang, Bali, Meulaboh, Semarang, Jakarta, dan Flores.

"Dari 19 Mei hingga 30 Agustus 2018, sebanyak 275 pelari ini menggalang dana melalui kitabisa.com/runtocare untuk anak-anak di SOS Children's Villages," kata Adhitya, Project Director Run to Care, kepada Kompas.com, Rabu (23/5/2018).

Rute yang akan dilalui oleh pelari yakni mulai dari Yogyakarta, Temanggung, Salatiga, Ambarawa, kemudian finish di Banyumanik, Semarang.

Pelari akan menempuh jarak 150 kilometer selama 38 jam.

Tujuan kegiatan amal ini, di antaranya, meningkatkan kualitas pendidikan anak yang meliputi pembiayaan sekolah yang layak, pembiayaan kebutuhan dasar sekolah, dan peningkatan kapasitas remaja/anak muda.

Kegiatan yang telah dimulai sejak 2016 ini, akan terbagi dalam tiga kategori yaitu individu (150 km), relay (75 km-75 km), dan team (45-30-40-45 km).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Skor PISA 2018, Ari Widowati: 'Alarm Keras' untuk Segera Lakukan Perubahan

Skor PISA 2018, Ari Widowati: "Alarm Keras" untuk Segera Lakukan Perubahan

Edukasi
10 Tanggapan 'Mas Menteri' Soal 'Rapor Merah' Skor PISA Indonesia

10 Tanggapan "Mas Menteri" Soal "Rapor Merah" Skor PISA Indonesia

Edukasi
Skor PISA Melorot, Disparitas dan Mutu Guru Penyebab Utama

Skor PISA Melorot, Disparitas dan Mutu Guru Penyebab Utama

Edukasi
Soal Skor PISA 2018, Mendikbud Nadiem: Tidak Perlu Dikemas agar Jadi Berita Positif

Soal Skor PISA 2018, Mendikbud Nadiem: Tidak Perlu Dikemas agar Jadi Berita Positif

Edukasi
Skor PISA 2018: Peringkat Lengkap Sains Siswa di 78 Negara, Ini Posisi Indonesia

Skor PISA 2018: Peringkat Lengkap Sains Siswa di 78 Negara, Ini Posisi Indonesia

Edukasi
Skor PISA 2018: Daftar Peringkat Kemampuan Matematika, Berapa Rapor Indonesia?

Skor PISA 2018: Daftar Peringkat Kemampuan Matematika, Berapa Rapor Indonesia?

Edukasi
Daftar Lengkap Skor PISA 2018: Kemampuan Baca, Berapa Skor Indonesia?

Daftar Lengkap Skor PISA 2018: Kemampuan Baca, Berapa Skor Indonesia?

Edukasi
Data Scientist Indonesia Masih Langka, Ini Kemampuan yang Wajib Dimiliki

Data Scientist Indonesia Masih Langka, Ini Kemampuan yang Wajib Dimiliki

Edukasi
Universitas dan Industri Perlu Berkolaborasi Aktif Siapkan SDM

Universitas dan Industri Perlu Berkolaborasi Aktif Siapkan SDM

Edukasi
ITB Juara 'Huawei ‘ICT Competition 2019-2020' Tingkat Nasional

ITB Juara "Huawei ‘ICT Competition 2019-2020" Tingkat Nasional

Edukasi
Mengawal Mutu Pendidikan Tanpa Mengorbankan Kemerdekaan Belajar

Mengawal Mutu Pendidikan Tanpa Mengorbankan Kemerdekaan Belajar

Edukasi
Eksistensi Platform Indonesiana, Saat Ini dan Masa Mendatang

Eksistensi Platform Indonesiana, Saat Ini dan Masa Mendatang

Edukasi
Suka K-Pop? Jurusan Sastra Korea Mungkin Cocok buat Kamu, Ini Penjelasannya

Suka K-Pop? Jurusan Sastra Korea Mungkin Cocok buat Kamu, Ini Penjelasannya

Edukasi
Hari Disabilitas, Atma Jaya: Mendorong Indonesia Ramah Disabilitas

Hari Disabilitas, Atma Jaya: Mendorong Indonesia Ramah Disabilitas

Edukasi
Soal Wacana Tiga Hari Sekolah, Bukik Setiawan: Hari Sekolah Bukan Esensi

Soal Wacana Tiga Hari Sekolah, Bukik Setiawan: Hari Sekolah Bukan Esensi

Edukasi
Close Ads X