Kompas.com - 29/05/2018, 21:00 WIB
Ilustrasi Indonesia Mengajar Dok. Indonesia MengajarIlustrasi Indonesia Mengajar

KOMPAS.com - Indonesia Mengajar telah bekerja selama 8 tahun di 28 Kabupaten dari Aceh (Aceh Singkil dan Aceh Utara) hingga Papua (Fakfak, Kepulauan Yapen dan Pegunungan Bintang). Ibu Pertiwi kembali memanggil putra putri terbaik bangsa untuk belajar dan bekerja di pelosok Indonesia bersama masyarakat melalui Program Pengajar Muda.

Indonesia Mengajar, secara resmi membuka pendaftaran Pengajar Muda Angkatan 17 pada hari Jumat, 25 Juni 2018.

Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar merupakan gerakan inisiatif masyarakat yang memiliki misi untuk menumbuhkan gerakan pendidikan aktif memajukan pendidikan di berbagai penjuru Indonesia.

"Anak-anak muda di lingkaran ini gelisah atas sesuatu di luar diri kita. Tentang anak-anak Indonesia, desa-desa terpencil, guru sekolah dan para pengabdi pendidikan di ujung negeri. Saya yakin di luar sana banyak pemuda pemudi yang sama gelisahnya atas isu ini. Maka dari itu, kami membuka kesempatan menjadi Pengajar Muda Angkatan XVII untuk mendapatkan pengalaman satu tahun yang tak terlupakan di sekolah kepemimpinan kami," kata Haiva Muzdaliva Managing Director Indonesia Mengajar.

 

Baca juga: PPDB Online, Masuk SD Tidak Wajib 'Calistung'

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengajar Muda selama satu tahun akan tinggal bersama masyarakat di satu desa, dan mengajar di satu Sekolah Dasar (SD). Ruang kerja Pengajar Muda tidak hanya mengajar di SD tetapi juga masuk ke masyarakat bersama-sama mengusahakan kemajuan pendidikan di daerah.

Satu tahun kehadiran di pelosok-pelosok Indonesia tentunya bukan sekadar pengabdian, melainkan menjadi sebuah kesempatan meningkatkan kapasitas diri, karena akan bertemu berbagai hal yang tak terbayangkan.

Tantangan masyarakat, geografis, hingga tantangan mengalahkan diri sendiri. 'Global competence with grassroot understanding' adalah semangat program ini.

Mengirimkan guru-guru yang memiliki pengetahuan global, dan akan memiliki pemahaman akar rumput setelah menjalani proses satu tahun menempa diri di penempatan.

Sekolah kepemimpinan ini terbuka bagi siapa saja yang telah lulus Strata Satu (S1) dari segala jurusan, baik baru lulus maupun telah pernah bekerja.

Selain itu, ruang pengembangan diri ini juga terbuka bagi anak-anak muda yang sudah pernah terjun di bidang pengabdian masyarakat dan masih ingin membuka diri mencari tantangan-tantangan baru di bagian Indonesia lainnya.

Pendaftaran dibuka pada 25 Mei hingga 25 Juni 2018. Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran Pengajar Muda XVII dapat dilihat di www.indonesiamengajar.org.

Sejak didirikan tahun 2010, Indonesia Mengajar telah merekrut 795 Pengajar Muda yang terpilih dari 111.156 aplikan.

Tak hanya mengajar, Pengajar Muda juga turut terlibat dalam pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan kesadaran masyarakat ikut bekerja memajukan pendidikan di daerahnya masing-masing.

Gerakan sosial pendidikan ini telah meluas, tak hanya di daerah penempatan tapi juga kota-kota besar di Indonesia melalui kegiatan yang diorganisir secara mandiri oleh jutaan relawan yang peduli pada pendidikan Indonesia, seperti Kelas Inspirasi, Ruang Berbagi Ilmu dan gerakan lainnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.