Dear Pemudik, Jadilah Polisi untuk Diri Sendiri... - Kompas.com

Dear Pemudik, Jadilah Polisi untuk Diri Sendiri...

Kompas.com - 12/06/2018, 12:58 WIB
Aipda Martulis bersama rekannya dari Polda Metro Jaya berpose sebelum mengawal rombongan mudik gratis Alfamidi dari area parkir Museum Purna Bakti Pertiwi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Selasa, 12 Juni 2018.ANINGTIAS JATMIKA Aipda Martulis bersama rekannya dari Polda Metro Jaya berpose sebelum mengawal rombongan mudik gratis Alfamidi dari area parkir Museum Purna Bakti Pertiwi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Selasa, 12 Juni 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com – Musim mudik untuk merayakan Idul Fitri 1439 H telah tiba. Kepadatan di terminal, stasiun kereta, juga bandara mulai terasa. Hal inilah yang sering dimanfaatkan sejumlah oknum untuk melakukan tindak kejahatan, misalnya pencopetan.

Hal ini menjadi perhatian Aipda I Made Martulis dari Polda Metro Jaya. Dirinya mengimbau agar pemudik selalu waspada dan memproteksi diri sendiri.

“Setidaknya jadilah polisi untuk diri sendiri. Jangan lengah di tengah keramaian. (Kalau lengah) bisa jadi sasaran empuk pelaku kejahatan,” ujar Aipda Martulis saat dijumpai dalam acara Serunya Mudik Alfamidi 2018 di Museum Purna Bakti Pertiwi Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Selasa (12/6/2018).

Ada dua modus pencopetan yang sering terjadi kala musim mudik, yakni penjambretan dan pembiusan.

Untuk menghindari hal itu, Aipda Martulis menekankan agar pemudik selalu menjaga barang bawaan. Selain itu, jangan pernah menerima makanan atau minuman dari orang lain.

“Langsung tolak saja kalau ada yang memberi makanan atau minuman,” sarannya.

Kementerian Perhubungan memprediksi pemudik yang menggunakan moda transportasi umum pada musim libur Lebaran tahun ini mencapai 19,5 juta jiwa. Jumlah ini terbagi atas moda transportasi bus, kereta api, kapal laut, dan pesawat.

Sementara itu, kendaraan pribadi yang akan digunakan untuk mudik Lebaran 2018 mencapai 12,42 juta unit.


Terkini Lainnya

Hujan Diprediksi Guyur Jabodetabek Sepanjang Hari Ini

Hujan Diprediksi Guyur Jabodetabek Sepanjang Hari Ini

Megapolitan
5 Inovasi Pendidikan Tinggi untuk Hasilkan Lulusan di Industri 4.0

5 Inovasi Pendidikan Tinggi untuk Hasilkan Lulusan di Industri 4.0

Edukasi
Menaker Soroti Angka Pengangguran yang Masih Tinggi di Depok

Menaker Soroti Angka Pengangguran yang Masih Tinggi di Depok

Megapolitan
Menteri Jonan: Perpres Mobil Listrik Segera Keluar

Menteri Jonan: Perpres Mobil Listrik Segera Keluar

Regional
Rangkaian Fakta Kematian Sariman yang Tergilas Mesin Giling di Bekasi

Rangkaian Fakta Kematian Sariman yang Tergilas Mesin Giling di Bekasi

Megapolitan
BERITA POPULER JABODETABEK: Bentrokan di Tanah Abang, Surat BTP dari Penjara, hingga 800 STNK Diblokir

BERITA POPULER JABODETABEK: Bentrokan di Tanah Abang, Surat BTP dari Penjara, hingga 800 STNK Diblokir

Megapolitan
Joget Prabowo dan Pijatan Sandi di Forum Debat Dinilai Tak Etis

Joget Prabowo dan Pijatan Sandi di Forum Debat Dinilai Tak Etis

Nasional
Ada Fenomena 'Supermoon', BMKG Peringatkan Pasang Air Laut di Sejumlah Daerah

Ada Fenomena "Supermoon", BMKG Peringatkan Pasang Air Laut di Sejumlah Daerah

Regional
Amnesty: Isu HAM Hanya Jadi Kepentingan Elektoral Kedua Pasangan Capres-Cawapres

Amnesty: Isu HAM Hanya Jadi Kepentingan Elektoral Kedua Pasangan Capres-Cawapres

Nasional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang dan Kilat di Jaksel, Jakbar, dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang dan Kilat di Jaksel, Jakbar, dan Jaktim

Megapolitan
Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Regional
Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Nasional
Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Regional
Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

Regional

Close Ads X