7 Langkah Mencegah Anak Kecanduan Game Jelang Masuk Sekolah

Kompas.com - 11/07/2018, 22:07 WIB
IlustrasiSHUTTERSTOCK Ilustrasi

KOMPAS.com - Banyak orangtua melonggarkan aturan bermain game pada saat liburan sekolah anak.

Waktu bermain game anak saat liburan, entah bermain game  konsol, game komputer, ataupun game online di handphone, cenderung untuk tidak lagi dibatasi. Namun hati-hati, hal ini justru dapat membuat anak terlanjur jadi kecanduan.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) kini menggolongkan kecanduan main game sebagai gangguan mental.

Pakar psikologi dan juga Direktur Lembaga Psikologi Daya Insani Jakarta, Sani B Hermawan, memberikan beberapa tips agar anak tidak kecanduan game online:

1. Pendampingan

Orang tua perlu melakukan pendampingan. Melarang membuka internet bukanlah solusi tepat. Dampingi saat anak saat bermain online dan jelasnya mana konten negatif dan positif.

2. Letakkan komputer di ruang umum

Meletakkan komputer baik PC maupun laptop di ruang tamu misalnya dapat memberikan kesan terbuka. Cara ini akan mampu mengontrol sekaligus melihat aktivitas anak selama bermain online.

3. Tentukan dan batasi waktu

Lakukan batas waktu bermain online. Sediakan waktu khusus untuk bermain online. Pembatasan waktu online juga untuk belajar mendisiplinkan anak.

Baca juga: Hati-hati Anak Kecanduan Game Saat Liburan dan Jadi Gangguan Mental

4. Perhatikan tingkah laku

Oramgtua perlu perhatikan bila ditemukan tingkah laku tak wajar. Jika tingkah laku anak sudah diluar batas kewajaran dan orang tua sudah merasa tidak mampu lagi maka persoalan ini harus dikonsultasikan kepada ahlinya.

Halaman:


Terkini Lainnya

Keluarga Korban Kerusuhan 21-22 Mei Mohon Perlindungan ke LPSK

Keluarga Korban Kerusuhan 21-22 Mei Mohon Perlindungan ke LPSK

Megapolitan
Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

Internasional
Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Nasional
Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Nasional
Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Megapolitan
Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Regional
Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Nasional
Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Megapolitan
Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Regional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

Internasional
MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

Nasional
Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Regional
Warga di Probolinggo Tolak Pembangunan Gedung Kremasi

Warga di Probolinggo Tolak Pembangunan Gedung Kremasi

Regional
[POPULER MEGAPOLITAN]: Mantan Kapolda Mengaku Tak Tahu Apa Salahnya I Kivlan Akui Terima 4.000 Dollar Singapura untuk Aksi Supersemar I Penumpang Expander Korban Kecelakaan Cipali Satu Keluarga

[POPULER MEGAPOLITAN]: Mantan Kapolda Mengaku Tak Tahu Apa Salahnya I Kivlan Akui Terima 4.000 Dollar Singapura untuk Aksi Supersemar I Penumpang Expander Korban Kecelakaan Cipali Satu Keluarga

Megapolitan
Kejati Jatim Usut Dugaan Penyalahgunaan Aset Negara Triliunan Rupiah di Surabaya

Kejati Jatim Usut Dugaan Penyalahgunaan Aset Negara Triliunan Rupiah di Surabaya

Regional

Close Ads X