Kompas.com - 21/07/2018, 18:08 WIB
Penghargaan siswa berprestasi dan pengabdian guru dalam peringatan ulang tahun BPK Penabur Jakarta (20/7/2018) Dok. BPK Penabur JakartaPenghargaan siswa berprestasi dan pengabdian guru dalam peringatan ulang tahun BPK Penabur Jakarta (20/7/2018)

KOMPAS.com - Dalam peringatan 68 tahun BPK Penabur, Ketua BPK Penabur Jakarta Adri Lazuardi menyampaikan sebanyak 503 peserta didik lulusan BPK Penabur Jakarta berhasil diterima Perguruan Tinggi Negeri (PTN). 

Adri menambahkan, 3 PTN menjadi pilihan favorit siswa yaitu Universitas Indonesia (UI) sebanyak 153 orang, Institut Teknologi Bandung (ITB) sebanyak 131 dan Universitas Padjajaran (Unpad) sebanyak 43 orang.

1. PTN melirik sekolah swasta

"PTN mulai melihat sekolah swasta memiliki potensi peserta didik yang bagus. Diterimanya siswa siswi ini adalah jawaban bahwa BPK Penabur mampu hasilkan lulusan sekolah untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah negeri," ujar Adri.

Ini jadi momentum bagi BPK Penabur Jakarta untuk berkmbang bagi Bangsa dan negara Indonesia,tambahnya.

2. Siswa berprestasi

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada siswa berprestasi. Di antaranya Hendrikus Hansen Witarsa dan Christopher Matthew, peraih medali emas di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika di Padang (1-7/7/2018). Keduanya terdaftar sebagai siswa SMK Penabur.

Baca juga: Jakarta Raih Juara Umum OSN 2018

Hendrikus mengatakan sempat tidak percaya jika memperoleh medali emas dalam ajang tersebut. Upaya dan latihan keras jadi modal Hendrikus dalam pertarungan Olimpiade tersebut.

"Persaingannya ketat. Tapi saya bersyukur karena diberi pelatihan dan akhirnya saya bisa mengerjakan soal dengan baik," kata Hendrikus di Aula SPK Penabur, Kelapa Gading, Jakarta (20/7/2018).

3. Penghargaan guru

Siswa berprestasi lain, Christopher, mengaku kerja keras jadi kunci keberhasilannya. Dia juga berharap rekan-rekannya mengikuti jejak dirinya.

"Saya harap teman yang belum berhasil jangan patah semangat. Tahun lalu saya tidak dapat tapi ternyata sekarang bisa. Jangan berhenti belajar aja," tutur dia.

Ia pun tidak lupa berterima kasih kepada guru yang telah membimbingnya.

Adri Lazuardi menyampaikan, dalam ulang tahun ke-68, sekolah juga memberikan penghargaan kepada guru yang sudah mengabdi dan mengajar.

"Kita beri penghargaan baik yang peroleh emas, perak dan perunggu dalam ajang nasional dan di beberapa negara. Kami juga beri apresiasi para guru dan karyawan yang memiliki masa kerja 10 tahun atas dedikasi melayani di BPK penabur Jakarta," tutup Adri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X