Wahai Mahasiswa, Waspada 7 Bahaya Mental Ini (1)

Kompas.com - 25/07/2018, 22:13 WIB
Ilustrasi mahasiswa mengerjakan tugas dengan laptop thinkstock/zhudifengIlustrasi mahasiswa mengerjakan tugas dengan laptop

KOMPAS.com - Masa perkuliahan sebentar lagi akan dimulai. Masa ini menjadi masa transisi menuntut seseorang mulai hidup mandiri dan dapat mengatur segala sesuatunya.

Termasuk juga bila harus tinggal jauh dari orangtua. Tuntutan akademik dan juga sosial dapat menimbulkan tekanan berat yang dapat mempengaruhi kesehatan mental mahasiswa.

Menurut Guy Napolitana, Kepala Departemen Perawatan di Lahey Clinic, Tufts University School of Medicine di Burlington, Amerika serikat, mengatakan 27 persen anak kuliah mengalami masalah kesehatan mental.

"Masalah emosional ini tidak muncul dan tersembunyi saat mereka masih di bangku SMA dan muncul di lingkungan yang baru ini (masa kuliah)," jelasnya.

Masalah mental apa saja yang perlu diwaspadai? Berikut beberapa masalah kesehatan mental yang rawan terjadi selama masa kuliah dan tips mengatasinya:

1. Gangguan kecemasan

Penelitian membuktikan 75 persen orang memiliki gangguan kecemasan umumnya menunjukkan berbagai gejalanya sebelum memasuki usia 22 tahun. Bahkan penelitian terbaru dilakukan pada mahasiswa di Amerika menyatakan 80 persen mahasiswa sering stres dan 13 persen lainnya sudah didiagnosis penyakit mental seperti depresi dan gangguan kecemasan.

Kecemasan berlebih dengan intensitas cukup sering tak jarang menganggu aktivitas sehari-hari. Gangguan kecemasan terdiri dari beberapa jenis mulai dari kecemasan sosial, panik, fobia, dan gangguan kecemasan umum.

Salah satu gejala gangguan kecemasan cukup serius ialah stres ekstrem dan rasa khawatir berlebih sehingga menganggu kemampuan untuk dapat berfungsi secara normal.

Jika mengalami berbagai gejala gangguan kecemasan seperti gelisah, detak jantung meningkat, gemetar, serta kesulitan mengendalikan ketakutan dan kecemasan maka segeralah pergi ke pusat kesehatan atau bimbingan kampus. Kita juga bisa segera mengonsultasikan pada orangtua untuk pergi ke terapis jika diperlukan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X