Raih 31 Emas, Indonesia Lampaui Target di ASEAN School Games 2018 - Kompas.com

Raih 31 Emas, Indonesia Lampaui Target di ASEAN School Games 2018

Kompas.com - 27/07/2018, 15:10 WIB
Foto bersama atlet pelajar Indonesia saat upacara penghormatan renang.Dok. Washinton Foto bersama atlet pelajar Indonesia saat upacara penghormatan renang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim pelajar Indonesia menempati urutan kedua dalam ajang komepetisi olahraga bagi pelajar, ASEAN School Games (ASG) 2018,yang berlangsung pada 20-26 Juli 2018, di Selangor, Malaysia.

Indonesia mengikuti 8 dari 10 cabang olahraga yang dipertandingkan pada ASG 2018 ini.

Cabang olahraga yang diikuti Indonesia pada perhelatan ASG 2018, antara lain atletik, renang, sepak takraw, bulu tangkis, bola voli, basket, senam (dua disiplin), dan squash.

Informasi soal prestasi para pelajar Indonesia ini diunggah oleh akun Twitter, @bulutangkisRI.

Ajang olahraga ini diikuti oleh pelajar di Indonesia yang berusia di bawah 18 tahun.

Kementerian Pendidikan dan Olahraga (Kemenpora) menetapkan target total 26 medali emas.

Hasil yang didapatkan ternyata melebihi target. Para atlet muda Indonesia berhasil mendapatkan 31 medali emas.

Apresiasi Kemenpora

Dihubungi Kompas.com, Asisten Deputi Pembibitan dan IPTEK Olahraga, Washinton, memberikan apresiasi kepada para atlet atas perolehan target melebihi yang telah ditentukan.

"Kita mengapresiasi senam artistik meraih emas 4 atau melebihi target. Atletik juga cukup cemerlang dengan target lebih," kata Washinton, kepada Kompas.com, Jumat (27/7/2018).

"Bulutangkis juga luar biasa kali ini, karena menghadapi tuan rumah yang tahun lalu mendominasi di ASG Singapura.  Sehingga dapat menutupi cabor (cabang olahraga) lain yang tidak mencapai target," lanjut dia.

Tidak hanya itu, Indonesia juga menjadi juara umum untuk cabang olahraga bulutangkis dan renang pada ASG 2018.

Prestasi lainnya adalah, cabang olahraga atletik memecahkan 6 rekor dan cabang renang memecahkan 5 rekor baru.

"Di atletik ada 6 rekor pecah, dan di renang ada 5 rekor," ujar Washinton.

Prediksi target

Prediksi target yang ditentukan ini berdasarkan pada analisis data dari tahun sebelumnya.

Namun, kesulitan dalam penentuan target ini adalah memprediksi atlet yang diturunkan setiap negara.

"Prediksi target berdasarkan analisis data tahun sebelumnya. Sementara yang sulit diprediksi adalah atlet pelajar yang diturunkan oleh masing-masing negara yang setiap tahun berubah karena sudah tidak lagi pelajar," ujar Washinton.

Berikut daftar target dan pencapaian kontingen Indonesia pada ajang ini:

1. Atletik

  • Target: 5 medali emas
  • Hasil: 8 medali emas.

2. Badminton

  • Target: 2 medali emas
  • Hasil: 4 medali emas.

3. Basket

  • Target: 1 medali emas
  • Hasil: tidak mencapai target 

4. Senam artistik

  • Target: 1 medali emas
  • Hasil: 4 medali emas.

5. Squash

  • Target: 1 medali emas
  • Hasil: tidak mencapai target

6. Renang

  • Target: 15 medali emas
  • Hasil: 15 medali emas.

7. Bola voli

  • Target: 1 medali emas
  • Hasil: tidak mencapai target


Terkini Lainnya

Kasus Novel Belum Tuntas, Jokowi Bilang 'Masa Dikit-dikit Saya Ambil Alih'

Kasus Novel Belum Tuntas, Jokowi Bilang "Masa Dikit-dikit Saya Ambil Alih"

Nasional
Pengerjaan Gorong-gorong Tol Kali Buaran Tunggu Dana Hibah DKI Cair

Pengerjaan Gorong-gorong Tol Kali Buaran Tunggu Dana Hibah DKI Cair

Megapolitan
Pimpinan Banggar Klaim Semua Fraksi Dukung Dana Kelurahan

Pimpinan Banggar Klaim Semua Fraksi Dukung Dana Kelurahan

Nasional
Pesan Gus Ipul: Santri Jangan hanya Pintar Mengaji...

Pesan Gus Ipul: Santri Jangan hanya Pintar Mengaji...

Regional
Sejumlah Wilayah Jabodetabek Diprediksi Akan Diguyur Hujan Hari Ini

Sejumlah Wilayah Jabodetabek Diprediksi Akan Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Kisah Bocah 3,5 Tahun yang Tewas Setelah Terjebak di Dalam Mobil

Kisah Bocah 3,5 Tahun yang Tewas Setelah Terjebak di Dalam Mobil

Megapolitan
Polisi Selamatkan 12 TKI Ilegal yang Diberangkatkan Lewat Jalur Tak Resmi

Polisi Selamatkan 12 TKI Ilegal yang Diberangkatkan Lewat Jalur Tak Resmi

Regional
Banyak Orangtua di Palembang Tolak Vaksin MR, Baru 180 Ribu Anak Divaksinasi

Banyak Orangtua di Palembang Tolak Vaksin MR, Baru 180 Ribu Anak Divaksinasi

Regional
Peringatan Hari Santri Nasional di Kudus: Ada Tirakatan, Ziarah dan Santap Nasi Urap

Peringatan Hari Santri Nasional di Kudus: Ada Tirakatan, Ziarah dan Santap Nasi Urap

Regional
Ketua Banggar Sebut Dana Saksi Sulit Masuk ke APBN

Ketua Banggar Sebut Dana Saksi Sulit Masuk ke APBN

Nasional
BERITA POPULER: Masalah Dana Hibah untuk Bekasi dan PKL Difasilitasi Duduki Trotoar

BERITA POPULER: Masalah Dana Hibah untuk Bekasi dan PKL Difasilitasi Duduki Trotoar

Megapolitan
Peluang Wirausaha Terbuka Lebar, Gubernur NTT Tawarkan Guru Honorer Beralih Profesi

Peluang Wirausaha Terbuka Lebar, Gubernur NTT Tawarkan Guru Honorer Beralih Profesi

Regional
Begini Kondisi Pos Relawan Penjaga Perlintasan di Lokasi Tabrakan Kereta Vs Pajero di Surabaya

Begini Kondisi Pos Relawan Penjaga Perlintasan di Lokasi Tabrakan Kereta Vs Pajero di Surabaya

Regional
Rusia Kecam Legalisasi Ganja oleh Kanada

Rusia Kecam Legalisasi Ganja oleh Kanada

Internasional
BERITA POPULER JABODETABEK: Polemik Hibah DKI untuk Bekasi, PKL Difasilitasi Duduki Trotoar, hingga Ratna Sarumpaet Diperiksa

BERITA POPULER JABODETABEK: Polemik Hibah DKI untuk Bekasi, PKL Difasilitasi Duduki Trotoar, hingga Ratna Sarumpaet Diperiksa

Megapolitan

Close Ads X