Tim Debat Indonesia Raih Posisi 28 Dunia dalam WSDC 2018 Kroasia

Kompas.com - 29/07/2018, 14:40 WIB
Tim Debat Indonesia meraih posisi 28 dunia pada World School Debating Championship (WSDC) 2018.Dok. Kemdikbud.ri Tim Debat Indonesia meraih posisi 28 dunia pada World School Debating Championship (WSDC) 2018.

KOMPAS.com - Tim Debat Indonesia berhasil meraih posisi 28 besar dunia dalam ajang World School Debating Championship (WSDC) atau kejuaraan debat (bahasa Inggris) tingkat dunia tahun 2018 di Zagreb, Kroasia, tanggal 17 -27 Juli 2018. 

Tim Indonesia diwakili oleh Muhammad Zufar Farhan Zuhdi (Kelas XII, SMAN 8 Yogyakarta), Kelly Laurecia (Kelas XI, SMAK 1 Penabur Jakarta), Evelyn Mulyono (Kelas XII, SMAK Immanuel Pontianak), Cassia Tandiono (Kelas X SPH Kemang Village), dan Swanny Wijaya (Kelas XI SMA Sutomo 1 Medan). 

1. Urutan 4 EFL

Para peserta tiba kembali ke Tanah Air, Sabtu (28/7) pukul 15.45 WIB, dan disambut langsung oleh Kasubdit Peserta Didik, Direktorat Pembinaan SMA, Suharlan dengan pengalungan bunga.

Selama perdebatan, tim Indonesia berhasil mengumpulkan 4 poin kemenangan dan 12 ballots juri. Hasil ini lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu (2 poin, 10 juri).

Baca juga: Jurnalis Kompas.com Raih Juara Kontes Infografis pada Workshop Visualisasi

Dengan system power pairing baru diterapkan di WSDC tahun ini, tim Indonesia berhasil menempati posisisi 28 besar dunia. Secara tim, Indonesia berada di urutan ke 4 EFL (English as a Foreign Language) category  atau kategori negara dengan bahasa Inggris sebagai bahasa asing.

2. Bersaing ketat dengan Malaysia

Tim Indonesia berhadapan dengan New Zealand, Argentina, Slovenia, Armenia, Bosnia, Malaysia, Lutvia, dan Philipina.

Menurut Muhammad Zufar Farhan Zuhdi, yang merupakan satu-satunya siswa pria dari Indonesia, lawan dirasa cukup alot dihadapi adalah Malaysia. Mengangkat topik tentang penggunaan teknologi robot dalam kegiatan militer sempat membuat perdebatan seru dan menegangkan.

Kendala utama yang paling dirasa secara teknis memang tidak ada. Tapi kesiapan mental dan modal bahasa memang sangat mempengaruhi. .

Dalam ajang ini, tim Indonesia harus bersaing dengan 66 negara, (60 peserta, 6 pengamat) dan berhasil melewati 8 babak penyisihan. 



Terkini Lainnya

Fakta Penangkapan Pria dalam Video Hoaks 'Server KPU Diatur'

Fakta Penangkapan Pria dalam Video Hoaks "Server KPU Diatur"

Nasional
Viral Video Tabrakan Beruntun Bus dengan Truk Tangki di Padang

Viral Video Tabrakan Beruntun Bus dengan Truk Tangki di Padang

Regional
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung MK Saat Sidang Hari Ini

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung MK Saat Sidang Hari Ini

Megapolitan
Mulai Banyak Dilirik, 4 Kampus Ini Buka Prodi Kekinian “Big Data”

Mulai Banyak Dilirik, 4 Kampus Ini Buka Prodi Kekinian “Big Data”

Edukasi
LTMPT: Penerimaan Jalur SBMPTN 2019 Tergantung 6 Hal Ini

LTMPT: Penerimaan Jalur SBMPTN 2019 Tergantung 6 Hal Ini

Edukasi
Titik Terang Penyebab Korban Tewas Saat Kerusuhan 21-22 Mei...

Titik Terang Penyebab Korban Tewas Saat Kerusuhan 21-22 Mei...

Nasional
Ini Identitas 3 Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 yang Baru Ditemukan

Ini Identitas 3 Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 yang Baru Ditemukan

Regional
Keluarga Korban Kerusuhan 21-22 Mei Mohon Perlindungan ke LPSK

Keluarga Korban Kerusuhan 21-22 Mei Mohon Perlindungan ke LPSK

Megapolitan
Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

Internasional
Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Nasional
Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Nasional
Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Megapolitan
Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Regional
Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Nasional
Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Megapolitan

Close Ads X