KILAS

Ini Kunci untuk Tingkatkan Budaya Literasi Siswa

Kompas.com - 12/08/2018, 15:53 WIB
Pembukaan acara Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi tingkat nasional di Hotel Sahid Jakarta, Minggu (12/8/2018)KOMPAS.com/ AUZI AMAZIA DOMASTY Pembukaan acara Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi tingkat nasional di Hotel Sahid Jakarta, Minggu (12/8/2018)

KOMPAS.com - Kolaborasi guru dan inovasi diperlukan untuk meningkatkan antusiasme belajar murid, termasuk dalam kemampuan literasi.

Karena itu, Direktur Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) Supriano berharap para guru mau saling berbagi ilmu (transfer knowledge) dalam proses belajar-mengajar untuk mengasah kompetensi.

Hal itu dibutuhkan agar guru mampu mengajarkan literasi ke para murid, baik dalam literasi bidang teknologi, literasi media, literasi berhitung, dan literasi budaya lokal.

“Budaya literasi merupakan bekal generasi muda Indonesia untuk menghadapi persaingan global,” ujar Supriano saat membuka acara Pemilihan Guru dan Tenaga Pendidikan Berprestasi dan Berdedikasi di Hotel Sahid, Sudirman, Jakarta, Minggu (12/8/18). 

Baca juga: Pemerintah Apresiasi Profesionalisme Guru dan Tenaga Kependidikan

Acara Pemilihan Guru dan Tenaga Pendidikan Berprestasi dan Berdedikasi diikuti oleh 914 peserta yang merupakan guru dan tenaga kependidikan dari seluruh Indonesia.

Berbagai kegiatan dan inovasi yang sudah dilakukan para peserta akan dipresentasikan dalam kegiatan yang berlangsung 11 hingga 18 Agustus 2018.

Salah satu yang mengikuti kegiatan ini adalah Kepala Sekolah Daerah Khusus (Dasus) SMP Negeri 4 Cimanggu, Pandeglang, Banten, Sumarmo.

Sebagai tenaga kependidikan, Sumarmo pun menyetujui kalau budaya literasi memang penting diterapkan. 

Baca juga: Akses Literasi Guru dan Siswa Jauh dari Sempurna

“Maka dari itu, di sekolah saat di luar jam pelajaran, kami mempersilahkan murid untuk membaca di mana saja, seperti di teras atau di bawah pohon, yang penting membaca. Tak harus di kelas,” jelasnya.

Kreatif dan inovatif

Kemudian, ia bersama guru-guru di sekolahnya menerapkan kondisi kelas yang tak monoton bagi murid dengan membagi mereka menjadi kelompok-kelompok kecil pada tiap pelajaran.

“Jadi dari kelompok-kelompok tersebut akan muncul tanggung jawab, kompetisi yang sehat, dan juga kerja sama,” jelas Sumarmo. 

Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Pasar Tanah Abang Kembali Menggeliat Setelah Tutup karena Rusuh 22 Mei

Pasar Tanah Abang Kembali Menggeliat Setelah Tutup karena Rusuh 22 Mei

Megapolitan
Prabowo-Sandiaga Siap Hadiri Sidang Pertama Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK

Prabowo-Sandiaga Siap Hadiri Sidang Pertama Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK

Megapolitan
Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Nasional
Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Sandiaga: Bambang Widjojanto Punya Rekam Jejak yang Baik Tangani Gugatan di MK

Sandiaga: Bambang Widjojanto Punya Rekam Jejak yang Baik Tangani Gugatan di MK

Megapolitan
Tiket Mahal, Hanya Lion Air dan Sriwijaya yang Punya Extra Flight, Itu Pun Sekali Sehari...

Tiket Mahal, Hanya Lion Air dan Sriwijaya yang Punya Extra Flight, Itu Pun Sekali Sehari...

Regional
Jenazah Bayi Kembar dengan Tali Pusar Ditemukan Mengambang di Kali

Jenazah Bayi Kembar dengan Tali Pusar Ditemukan Mengambang di Kali

Regional
Tradisi Weh Huweh di Demak, Bebas Bertukar Makanan Saat Ramadhan...

Tradisi Weh Huweh di Demak, Bebas Bertukar Makanan Saat Ramadhan...

Regional
Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Nasional
Begini Desain Masjid Karya Ridwan Kamil yang Akan Dibangun di Gaza Palestina

Begini Desain Masjid Karya Ridwan Kamil yang Akan Dibangun di Gaza Palestina

Regional
Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Nasional
Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Internasional
Ramadhan, Ratusan Pemulung di Palopo Dapat Paket Sembako dari Polisi

Ramadhan, Ratusan Pemulung di Palopo Dapat Paket Sembako dari Polisi

Regional
Dua Kapal Perintis Berangkatkan 900 Pemudik Lewat Pelabuhan Ambon

Dua Kapal Perintis Berangkatkan 900 Pemudik Lewat Pelabuhan Ambon

Regional
Jenguk Korban Kerusuhan 22 Mei, Waketum Demokrat Minta Pengusutan Tuntas

Jenguk Korban Kerusuhan 22 Mei, Waketum Demokrat Minta Pengusutan Tuntas

Nasional

Close Ads X