KILAS

Guru Mesti Mampu Ajak Murid Berpikir Kritis

Kompas.com - 13/08/2018, 07:03 WIB
Acara pembukaan Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi di Hotel Sahid Jakarta, Minggu (12/8/2018)KOMPAS.com/ AUZI AMAZIA DOMASTY Acara pembukaan Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi di Hotel Sahid Jakarta, Minggu (12/8/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) resmi membuka acara Pemilihan Guru dan Tenaga Pendidikan Berprestasi dan Berdedikasi, Minggu (12/8/18) di Hotel Sahid, Sudirman, Jakarta. 

Pada acara tersebut, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Supriano mengatakan guru mesti memiliki kapasitas untuk menyiapkan siswa agar mampu menghadapi tantangan di masa depan.

“Negara yang bisa bersaing harus menguasai teknologi, budaya, dan industri. Ini menjadi tantangan. Karena itu harus dibangkitkan dari para guru,” jelas Supriano. 

Salah satu hal yang penting agar siswa dapat menghadapi tantangan itu adalah kompetensi berpikir kritis. 

Baca juga: Guru Dituntut Ikuti Perkembangan Zaman

“Anak-anak dibuka keinginannya, dibuka kesempatan untuk menyampaikan hal-hal yang ingin mereka kemukakan, jangan ditutupi. Berpikir kritis dan rasional ini yang harus dibuka dalam proses pembelajaran," ujarnya.

Untuk itu, guru pun harus bisa menjadi inspirator bagi para murid agar mereka semakin semangat belajar.

Guru berprestasi

Untuk mengapreasiasi para guru dan tenaga kependidikan, Kemendikbud melalui Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan menggelar Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi.

Kegiatan ini berlangsung dari 11-18 Agustus 2018 di Jakarta. Acara ini diikuti oleh 914 peserta yang merupakan guru dan tenaga kependidikan dari seluruh Indonesia. 

Acara pembukaan Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi tingkat nasional di Hotel Sahid Jakarta, Minggu (11/8/2018)KOMPAS.com/ AUZI AMAZIA DOMASTY Acara pembukaan Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi tingkat nasional di Hotel Sahid Jakarta, Minggu (11/8/2018)

Para peserta pendidik yang datang merupakan perwakilan yang telah lolos seleksi dari tiap provinsi. 

Pada tahap selanjutnya, peserta akan dibagi menurut satuan pendidikan, yaitu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). 

Setiap peserta akan mengikuti tiga macam seleksi, yaitu Tes Potensi Akademik (TPA), wawasan kependidikan, presentasi karya tulis ilmiah, penilaian dokumen portofolio, dan wawancara. 

Penetapan pemenang oleh tim penilai akan dilaksanakan pada 15 Agustus 2018.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Hilang Dua Pekan di Hutan, Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Hilang Dua Pekan di Hutan, Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Bambang Widjojanto Sebut soal Rezim Korup, Sandiaga: Ini Bentuk Kekhawatiran Masyarakat

Bambang Widjojanto Sebut soal Rezim Korup, Sandiaga: Ini Bentuk Kekhawatiran Masyarakat

Megapolitan
Long Bambu, Gelegar Tradisi Ramadhan di Gunungkidul yang Berusia Ratusan Tahun

Long Bambu, Gelegar Tradisi Ramadhan di Gunungkidul yang Berusia Ratusan Tahun

Regional
Pasar Tanah Abang Kembali Menggeliat Setelah Tutup karena Rusuh 22 Mei

Pasar Tanah Abang Kembali Menggeliat Setelah Tutup karena Rusuh 22 Mei

Megapolitan
Prabowo-Sandiaga Siap Hadiri Sidang Pertama Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK

Prabowo-Sandiaga Siap Hadiri Sidang Pertama Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK

Megapolitan
Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Nasional
Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Sandiaga: Bambang Widjojanto Punya Rekam Jejak yang Baik Tangani Gugatan di MK

Sandiaga: Bambang Widjojanto Punya Rekam Jejak yang Baik Tangani Gugatan di MK

Megapolitan
Tiket Mahal, Hanya Lion Air dan Sriwijaya yang Punya Extra Flight, Itu Pun Sekali Sehari...

Tiket Mahal, Hanya Lion Air dan Sriwijaya yang Punya Extra Flight, Itu Pun Sekali Sehari...

Regional
Jenazah Bayi Kembar dengan Tali Pusar Ditemukan Mengambang di Kali

Jenazah Bayi Kembar dengan Tali Pusar Ditemukan Mengambang di Kali

Regional
Tradisi Weh Huweh di Demak, Bebas Bertukar Makanan Saat Ramadhan...

Tradisi Weh Huweh di Demak, Bebas Bertukar Makanan Saat Ramadhan...

Regional
Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Nasional
Begini Desain Masjid Karya Ridwan Kamil yang Akan Dibangun di Gaza Palestina

Begini Desain Masjid Karya Ridwan Kamil yang Akan Dibangun di Gaza Palestina

Regional
Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Nasional
Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Internasional

Close Ads X