Di OKK UI, Susi Pudjiastuti Imbau Mahasiswa Harus Berintegritas

Kompas.com - 18/08/2018, 20:11 WIB
OKK UI 2018 menyelenggarakan seminar bertema ?Mengoptimalkan Potensi Indonesia.? dan mengundang Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (13/5/2018). Dok. UIOKK UI 2018 menyelenggarakan seminar bertema ?Mengoptimalkan Potensi Indonesia.? dan mengundang Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (13/5/2018).

KOMPAS.com - Bertempat di Balairung UI, panitia Orientasi Kehidupan Kampus (OKK) Universitas Indonesia (UI) 2018 menyelenggarakan seminar dengan tema “Mengoptimalkan Potensi Indonesia.”

Hadir sebagai pembicara Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Susi Pudjiastuti memulai pembicaraan dengan suara khas sekaligus menyampaikan topik pembahasan mengenai potensi besar kemaritiman yang dimiliki oleh Indonesia.

1. Kritik kebijakan berfokus daratan saja

Data yang dijelaskan bahwa Indonesia memiliki pulau sebanyak 17.504 dan 111 diklasifikasikan sebagai pulau terluar, selain itu panjang laut Indonesia mencapai 97.000 km dan nomor 2 terpanjang di dunia.

Berlanjut mengenai zona ekonomi eksklusif yang dimiliki Indonesia yaitu 5.800.000 km2 dan sumber daya manusia yang menempati posisi nomor 5 di dunia.

Dikutip dari laman resmi UI, melalui data tersebut Menteri Susi mengkritik kebijakan selama 7 tahun terakhir Indonesia hanya berkonsentrasi pada kebijakan yang berfokus pada daratan saja

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Mahasiswa UI Temukan Metode Deteksi Cadangan Minyak yang Lebih Efisien

"Padahal sebanyak 71 persen luas wilayah Indonesia merupakan laut, belum ditambah sungai dan danau sekitar 5-10 persen dan hanya 29 persen sisanya adalah daratan," jelasnya.

2. Kebijakan tegas tanpa kompromi

Visi Indonesia yang ingin menjadi poros maritim dunia melalui pidato presiden diwujudkan oleh Menteri Susi dengan kebijakan yang tegas dan tanpa kompromi agar rakyat Indonesia dapat menikmati kesejahteraan yang berasal dari laut.

Oleh karena itu melalui Undang-Undang yang dibuat, muncul kebijakan yang cukup populer yaitu dengan menenggelamkan kapal-kapal pencuri asing dan hal itu merupakan bentuk pelaksanaan penegakkaan hukum atas landasan kedaulatan Indonesia.

Hasil dari kebijakan tersebut diantaranya ekspor perikanan tangkap naik, neraca perdagangan ikan Indonesia nomor 1 di Asia Tenggara dan lapangan pekerjaan kembali terbuka di bidang perikanan, kelautan dan kemaritiman.

Terakhir melalui sesi tanya jawab, beliau berpesan kepada mahasiswa baru harus memiliki keinginan untuk terus belajar dan bekerja keras serta harus memiliki integritas dalam berbagai hal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.