Unair Sabet Tiga Juara APPS 2018 di Jepang

Kompas.com - 08/09/2018, 23:47 WIB
Tri Wahyudi, Wildhani Alfianna, dan Wanda Brilianty, delegasi UNAIR dari Fakultas Farmasi tengah berfoto di depan poster ciptaan mereka. Dok. Pribadi TriwahyudiTri Wahyudi, Wildhani Alfianna, dan Wanda Brilianty, delegasi UNAIR dari Fakultas Farmasi tengah berfoto di depan poster ciptaan mereka.

KOMPAS.com - Tiga delegasi Universitas Airlangga ( Unair) dari Fakultas Farmasi (FF) berhasil meraih 3 juara pada event Asia Pacific Pharmaceutical Symposium (APPS) di Showa University, Fujiyoshida, Jepang.

APPS merupakan acara tahunan diselenggarakan Asia Pacific Regional Office (APRO). APRO sendiri adalah bagian dari IPSF yang bertugas melaksanakan semua program IPSF di wilayah regional Asia Pasifik.

APPS bertujuan memberi kesempatan bagi mahasiswa farmasi regional Asia Pasifik agar dapat saling berinteraksi dan berbagi pengetahuan tentang pengembangan dan pendidikan ilmu farmasi.

Tri Wahyudi, mahasiswa FF angkatan 2017 menjadi delegasi untuk Unair bersama dua rekannya. Keduanya adalah Wildhani Alfianna angkatan 2015 dan Wanda Brilianty angkatan 2017.

“Dari lomba tersebut kita berhasil memenangkan tiga kategori,” ungkapnya seperti dilansir dari laman resmi Unair (7/8/2018). Dari beberapa cabang, delegasi Unair berhasil meraih Most Favourite Poster in Pharmaceutical Poster Competition APPS 2018 yang diraih oleh tim bulan Agustus lalu.

Baca juga: Pembalut Pendeteksi Kanker Antar Mahasiswa ITB Raih Juara Inovasi

Selain itu, juga berhasil meraih 1st Winner of Advance Patient Counseling Event dan 1st Winner of Clinical Skill Event Jeopardy keduanya berhasil diraih Wildhani Alfanna.

Gelaran APPS ke-17 itu dihadiri 370 mahasiswa farmasi Asia Pasifik. Para peserta disuguhi berbagai acara seperti educational simposium, workshop, field trip, public health awarness campaign, theme social events, dan competition.

“Kompetisinya antara lain cinical event, patient counseling event, industrial case competition, dan pharmaceutical poster competition,” tambahnya.

Perihal kompetisi poster, Tri mengaku tidak menyangka akan mendapat beberapa juara. Hal itu lantaran dari 14 finlis hanya timnya yang tidak memakai penelitian tanpa percobaan laboratorium. Di samping itu, hanya timnya mengangkat topik meliputi kesehatan masyarakat dan farmasi komunitas.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X