Menemukan DNA Sukses di Era Disrupsi Teknologi - Kompas.com

Menemukan DNA Sukses di Era Disrupsi Teknologi

Kompas.com - 13/09/2018, 22:36 WIB
Enny Sampurno, Vice President Customer Development PT. Unilever Indonesia Tbk berkesempatan memberikan motivasi kepada mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam Inspiring Unileader 2018 di Auditorium Andi Hakim Nasoetion, Kampus IPB Dramaga, Bogor (7/9/2018). Dok. Kemenristekdikti Enny Sampurno, Vice President Customer Development PT. Unilever Indonesia Tbk berkesempatan memberikan motivasi kepada mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam Inspiring Unileader 2018 di Auditorium Andi Hakim Nasoetion, Kampus IPB Dramaga, Bogor (7/9/2018).

KOMPAS.com - Enny Sampurno, Vice President Customer Development PT. Unilever Indonesia Tbk memberikan motivasi kepada mahasiswa Institut Pertanian Bogor ( IPB) dalam Inspiring Unileader 2018 di Auditorium Andi Hakim Nasoetion, Kampus IPB Dramaga, Bogor (7/9/2018).

Untuk menghadapi era desrupsi ini, Enny membawakan tema "Unleash Your Potensial: DNA to Success". Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama antara Himpunan Profesi, Center of Management Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor (IPB) dan PT. Unilever Tbk.

Center of Management setiap tahun menggelar kegiatan serupa bertujuan agar mahasiswa IPB mengenal minat dan bakat. Dalam kesempatan ini PT. Unilever membuka kesempatan magang bagi mahasiswa yang hadir dan bisa langsung memberikan CV pada acara ini.

1. Mendapatkan tips dan motivasi

Ketua Departemen Manajemen IPB, Wita Juwita Ermawati, berharap narasumber dapat memberikan pengalaman serta tips-tipsnya dalam dunia usaha kepada mahasiswa IPB. Selain itu, kegiatan ini merupakan kesempatan baik bagi mahasiswa IPB mendapatkan motivasi langsung dari pimpinan PT. Unilever. 

“Dari judul pun sudah terlihat memotivasi. Banyak pengetahuan dan wawasan yang akan didapatkan oleh mahasiswa. Apakah benar setiap dari kita punya DNA kesuksesan. Sehingga yang hadir hari ini mampu mengoptimalkan potensi yang ada pada diri kita," ujar Wita seperti dikutip dari laman resmi Kemenristekdikti.

Wita menambahkan, hidup di jaman sekarang perlu trik dan strategi bagaimana kita mengoptimalkan DNA-DNA sukses dan energi untuk menyiapkan kesuksesan itu. 

Baca juga: Kemenristek: Pendidikan Jadi Penentu Daya Saing Global

Di hadapan mahasiswa IPB, Enny memulai dengan kisah masa kecilnya yang tinggal di kota Rembang dan selalu memimpikan bekerja di gedung pencakar langit. Menurutnya, semua orang harus punya mimpi.

2. Bersaing dengan teknologi

Keep dreaming some how, its happen. Saat ini dunia berubah sangat cepat, ada disruption dimana-mana. Dulu melihat berita hanya di televisi. Sekarang peristiwa di belahan dunia manapun akan dengan cepat kita dapat. Dunia sudah sangat terbuka, informasi tersedia buat siapa saja dan kapan saja,” ujarnya.

Demikian juga pekerjaan-pekerjaan teknis yang saat ini sudah mulai diambil alih oleh robot. Manusia harus punya kemampuan lebih dan teknik lain. Namun di sisi lain, dalam era teknologi ini, ada kesempatan baru. Kesempatan untuk bisa bersaing dengan digital technology dimana saja siapa saja bisa membuat produk. 

Next century, orang sukses bukan karena sekolah namun orang yang mau belajar hal baru. Learn new thing. Kalian harus berada pada beyond your technical skill dan inner game. Kunci sukses dunia usaha adalah bagaimana kita bekerja sama dengan orang lain dan dengan orang yang berbeda," jelas Enny.

3. Tidak berpatok pada uang dan promosi

“Selain itu adalah passion for high performance. Bayangkan jika tempat bekerja itu merupakan perusahaan sendiri. Owner mindset. Nah pasti yang diinginkan adalah perubahan-perubahan untuk maju," lanjut Enny.

Gaji, uang dan jabatan tidak akan cukup menjadi rewarding. Akan sangat melelahkan jika kita hanya berpatok pada promosi dan uang. Kita harus mencari kesenangan yang sustainable, tambahnya.

Kunci lainnya adalah menjaga keseimbangan antara kesejahteraan dan kesehatan. Juga terbuka terhadap perubahan, mau belajar hal baru serta mau bereksperimen. “Itu adalah kunci DNA zaman now,” ujarnya.

 


Komentar

Terkini Lainnya

Close Ads X