Zonasi Tahun 2019 Kemungkinan Akan Ditambah

Kompas.com - 15/09/2018, 23:11 WIB
Beberapa siswa-siswi dan guru serta kepala sekolah SDN 48 Manado tengah berfoto bersama di perpustakaan kecil sekolah, Senin (24/7/2017) siang. Sekolah ini memiliki pojok bacaan di setiap kelas. Di sini para guru menanamkan rasa malu kepada para siswanya jika tidak membaca buku.- Beberapa siswa-siswi dan guru serta kepala sekolah SDN 48 Manado tengah berfoto bersama di perpustakaan kecil sekolah, Senin (24/7/2017) siang. Sekolah ini memiliki pojok bacaan di setiap kelas. Di sini para guru menanamkan rasa malu kepada para siswanya jika tidak membaca buku.

KOMPAS.com -  Pelatihan guru untuk pemahaman Kurikulum 2013 (K-13) akan dilakukan dengan berbasis sistem zonasi pada tahun 2019. Fokusnya, pengembangan kapasitas pembelajaran di kelas.

Pelatihan sebelumnya masih dinilai belum efektif seperti yang ditargetkan pemerintah. Metode pelatihan umumnya masih terpusat, yaitu dilakukan di Jakarta atau ibu kota provinsi dan mengundang perwakilan guru dari daerah.

“Kapasitas pembelajaran terpusat pada empat kompetensi di abad ke-21 yaitu berpikir kritis dan mampu mencari jalan keluar permasalahan, inovasi dan kreativitas, komunikasi yang baik, serta kemampuan berjejaring dan berkomunikasi,” kata Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Supriano.

Baca juga: Guru Ujung Tombak Keberhasilan Implementasi Kurikulum 2013

Berdasarkan data Kemendikbud, saat ini ada 1.985 zona sekolah. Supriano, seperti dikutip dari laman resmi Dinas Pendidikan provinsi Jawa Barat mengatakan ada kemungkinan menambah zonasi untuk memastikan setiap anak bisa mendapa tsekolah dan pemerataan mutu guru berkesinambungan.

Supriano mengatakan inti dari Kurikulum 2013 adalah keaktifan siswa dalam belajar. Dari segi materi akademik serupa dengan kurikulum sebelumnya. Akan tetapi, guru yang dulu dianggap sebagai pusat pengetahuan kini bertindak sebagai fasilitator yang harus mengembangkan kreativitas siswa

Dalam pelatihan berbasis sistem zonasi, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Kelompok Kerja Guru (KKG), dan Majelis Kepala Sekolah menjadi ujung tombak. Mereka bertugas merancang pelatihan berdasarkan permasalahan nyata yang terjadi di zona mereka.


Terkini Lainnya

Ditjen Pemasyarakatan Serahkan Kartu Identitas untuk 1.103 Anak dari LPKA

Ditjen Pemasyarakatan Serahkan Kartu Identitas untuk 1.103 Anak dari LPKA

Nasional
Mau Naik MRT? Pahami Dulu Aturan dan Larangan Berikut Ini...

Mau Naik MRT? Pahami Dulu Aturan dan Larangan Berikut Ini...

Megapolitan
Kuasa Hukum Sebut Jokdri Diperiksa soal Barang Bukti dan Aliran Dana

Kuasa Hukum Sebut Jokdri Diperiksa soal Barang Bukti dan Aliran Dana

Megapolitan
Caleg Jadi Bos Komplotan Pencuri, Alasannya Butuh Duit untuk Kampanye

Caleg Jadi Bos Komplotan Pencuri, Alasannya Butuh Duit untuk Kampanye

Regional
Tak Diberi Uang Jajan, Seorang Pemuda Rusak Kios dan Ancam Bunuh Abangnya

Tak Diberi Uang Jajan, Seorang Pemuda Rusak Kios dan Ancam Bunuh Abangnya

Regional
Survei Vox Populi: Jokowi-Ma'ruf 54,1 Persen, Prabowo-Sandiaga 33,6 Persen

Survei Vox Populi: Jokowi-Ma'ruf 54,1 Persen, Prabowo-Sandiaga 33,6 Persen

Nasional
KPU Batalkan Keikutsertaan 6 Parpol Dalam Pemilu di NTT

KPU Batalkan Keikutsertaan 6 Parpol Dalam Pemilu di NTT

Regional
Akses Halte Bundaran HI ke Stasiun MRT Belum Ramah Disabilitas

Akses Halte Bundaran HI ke Stasiun MRT Belum Ramah Disabilitas

Megapolitan
Enam Anggota DPRD Babel Korban Lion Air JT 610 Tuntas di PAW

Enam Anggota DPRD Babel Korban Lion Air JT 610 Tuntas di PAW

Regional
TKN: Di Tempat Kami Enggak Ada Orang seperti Ratna Sarumpaet, Fadli Zon, Amien Rais...

TKN: Di Tempat Kami Enggak Ada Orang seperti Ratna Sarumpaet, Fadli Zon, Amien Rais...

Nasional
KPU Kepri Coret 6 Parpol karena Tak Laporan Dana Kampanye

KPU Kepri Coret 6 Parpol karena Tak Laporan Dana Kampanye

Regional
Peringati Hari Jadi Ke-484 Masjid Menara Kudus, Simbol Toleransi Umat Beragama

Peringati Hari Jadi Ke-484 Masjid Menara Kudus, Simbol Toleransi Umat Beragama

Regional
Banyak Kekerasan terhadap Pers, AJI Bentuk Komite Keselamatan Jurnalis

Banyak Kekerasan terhadap Pers, AJI Bentuk Komite Keselamatan Jurnalis

Nasional
Kuasa Hukum Bantah Jokdri Mangkir dari Panggilan Satgas Antimafia Bola

Kuasa Hukum Bantah Jokdri Mangkir dari Panggilan Satgas Antimafia Bola

Megapolitan
Trump Puas Tuduhan Dirinya Berkonspirasi dengan Rusia Tak Terbukti

Trump Puas Tuduhan Dirinya Berkonspirasi dengan Rusia Tak Terbukti

Internasional


Close Ads X