Kompas.com - 25/09/2018, 21:25 WIB
Ilustrasi kuliah di Belanda Jacob Ammentorp LundIlustrasi kuliah di Belanda

Untuk itu Ina berharap agar anak dan orangtua dapat duduk bersama dalam memilih pendidikan yang tepat untuk anak. "Jangan memilih hanya karena kemampuan finasial atau karena ekspektasi orangtua saja," imbau Ina.

Nilai inflasi pendidikan Indonesia tinggi

Dalam kesempatan sama, Karin Zulkarnaen dari Allianz Life Indonesia menekankan pentingnya orangtua untuk melakukan perencanaan keuangan dalam pendidikan anak.

"Nilai inflasi pendidikan di Indonesia sangat tinggi mencapai angka 15% pertahun sedangkan di luar negeri rata-rata hanya 3%. Hal ini disebabkan karena tingkat persaingan yang tinggi dalam pendidikan," ungkap Karin.

Sedangkan, tambah Karin, angka peningkatan gaji hanya berada di angka 5%. Ini tentu saja menimbulkan gap yang sangat tinggi," tambahnya.

Untuk itu Karin mengimbau agar orangtua untuk mulai berani berhitung untuk besaran pendidikan nantinya. "Meski masih dalam bentuk perkiraan atau prediksi hal itu akan membantu orangtua dalam membuat perencanaan keuangan," ujarnya.

Melalui perencanaan tersebut, orangtua dapat memilih beragam program investasi keuangan yang tepat dalam mencapai target biaya pendidikan tersebut. "Tentunya orangtua tetap harus realistis sesuai kemampuannya dalam memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak," tutup Karin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X