Kompas.com - 01/10/2018, 20:32 WIB
Mobil Nogogeni V karya mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meraih peringkat pertama ajang Jatim Otomotif Festival (JOFEST) 2018. Dok. KemenristekdiktiMobil Nogogeni V karya mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meraih peringkat pertama ajang Jatim Otomotif Festival (JOFEST) 2018.

KOMPAS.com - Mobil "Nogogeni V" karya mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meraih peringkat pertama ajang Jatim Otomotif Festival (JOFEST). Mobil buatan tim Nogogeni ITS menang pada kategori Inovasi Alternatif Kendaraan Bermotor.

Penghargaan ini diterima dari GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) di bidang auto-aftermarket industri di Jawa Timur, Senin (15/9) di Surabaya.

Ahmad Ibad Maulana, Ketua tim Nogogeni 2018/2019 menuturkan untuk bisa mendapat penghargaan tersebut tim telah melewati dua tahap. Tahap pertama ialah penjurian mengenai spesifikasi, kelebihan, dan inovasi.

 

“Kami mempresentasikan kelebihan mobil kami. Selanjutnya tahap kedua dilaksanakan penilaian tertutup,” terang mahasiswa angkatan 2015 dilansir dari laman Kemeristekdikti.

Bahan bakar listrik

Inovasi yang dikembangkan Nogogeni V sendiri terletak pada bahan bakar yakni energi listrik. Inovasi penggunaan listrik ini menjadi penting mengingat listrik dewasa ini menjadi alternatif bahan bakar utama menggantikan bahan bakar fosil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ini 10 Universitas yang Menghasilkan Pendiri Startup Terbanyak

 

“Nogogeni V mampu meraih efisiensi listrik sebesar 125,1 km/kwh,” ucap mahasiswa Departemen Mesin Industri.

 

Uniknya, kontrol pada mobil ini dirakit langsung oleh mahasiswa sendiri. Untuk pembuatan tim membutuhkan waktu sekitar 6 bulan. Selain mengikuti lomba, ajang ini juga dimanfaatkan untuk memamerkan karya kepada pengunjung, termasuk orang-orang penting di bidang otomotif nasional maupun internasional.

Sapu bersih penghargaan

“Kegiatan seperti ini memberikan dampak positif bagi Nogogeni karena dapat menjadi wadah branding untuk menarik minat investor,” ujar Ibad.

Penghargaan inovasi yang diraih Nogogeni bukanlah hal baru. Produk keluaran 2011 yang pernah diapresiasi oleh Dahlan Iskan ini telah secara kontinu diperbarui selama tujuh generasi dalam rangka penyempurnaannya.

Kedepannya, Nogogeni yang berfokus pada kategori etanol dan listrik .

Pada perlombaan ini, ITS sapu bersih penghargaan di bidang inovasi alternatif. Selain Nogogeni V yang menduduki peringkat pertama, ITS juga meraih peringkat dua oleh tim ITS Sapuangin dan peringkat tiga oleh tim ITS Antasena.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.