Kompas.com - 02/10/2018, 20:19 WIB
Peserta FIKSI (Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia) 2018, di Yogyakarta, 1-6 Oktober 2018 Dok. FIKSI 2018Peserta FIKSI (Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia) 2018, di Yogyakarta, 1-6 Oktober 2018

KOMPAS.com - Sebanyak 172 peserta mewakili 24 provinsi berhasil masuk dalam babak final ajang FIKSI 2018 (Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia) di Yogyakarta. Jumlah ini merupakan hasil penyisihan dari 1.429 peserta dari 34 provinsi.

Ajang yang berlangsung 1-6 Oktober 2018 ini diharapkan dapat menjadi wadah ekspresi anak Indonesia yang memiliki beragam keunikan bakat untuk berani mandiri dalam bidang ekonomi khususnya kewirausahaan.

Melalui program ini, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Kemendikbud memberi kesempatan pada generasi milenial mendapatkan pembinaan menjadi entreprenuer yang mampu bersaing secara global.

Ada 6 bidang usaha diperlombakan dalam FIKSI tahun ini meliputi: kriya (craft), desain grafis, fashion, games dan aplikasi, boga dan jenis usaha lainnya.

Inovasi kreatif generasi milenial

Seluruh peserta hari ini (2/10/2018) mempresentasikan inovasi wirausaha mereka di hadapan para juri. Tidak hanya dalam bentuk narasi atau fiksi, mereka memaparkan inovasi atas kreasi yang sudah mereka ciptakan atau hasilkan.

Salah satu yang menarik dari bidang fashion adalah produk sepatu berbahan dasar enceng gondok. Produk yang diberi nama "Alkisna" ini merupakan karya SMA Taruna Nusantara Musyaffa Teguh dan Cintya Sarah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: FIKSI 2018, Menuju SMA Hebat lewat Inovasi Kewirausahaan

"Selain berbahan dasar alami dari enceng gondok sepatu ini didesain sedemikian rupa sehingga dapat digunakan sebagai sneakers (sepatu kets) dan sloop (selop)," jelas Teguh. Inovasi ini mereka ciptakan lantaran sebagai anak muda mereka cukup mahal bila harus membeli 2 jenis sepatu tersebut.

"Maka kami menciptakan "Alkisna" agar anak muda dapat tampil gaya tanpa mengeluarkan biaya yang mahal," ungkap Teguh.

Mengangkat kearifan lokal

Peserta FIKSI (Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia) 2018, di Yogyakarta, 1-6 Oktober 2018Dok. FIKSI 2018 Peserta FIKSI (Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia) 2018, di Yogyakarta, 1-6 Oktober 2018

Produk dan budaya lokal juga banyak menjadi perhatian peserta FIKSI 2018. Misal Sambal Buranan "Sambar" kreasi Nali Rateh dan Sri Indriyani, siswa IPA dari SMA Sukodadi Lamongan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.