Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/10/2018, 13:37 WIB

KOMPAS.com - Melalui ajang "The Reader Fest 2018", Gramedia.com mendekatkan literasi baca kepada masyarakat dengan cara berbeda. 

Bertajuk "Selebrasi Literasi dan Musik dalam Festival", festival ini berlangsung 1 - 7 Oktober 2018 dan mengambil lokasi di Gedung Tjipta Niaga, Kota Tua, Jakarta. "The Readers Fest 2018" dimulai dari Pk. 09.00 - 21.00 WIB setiap hari dan dibuka secara gratis untuk umum.

"Ingin lebih sukses, kamu bisa membaca buku-buku dari pemimpin dunia,. Ingin lebih pintar, kamu bisa membaca buku pelajaran atau ensiklopedia umum. Intinya kita ingin meningkatkan minat baca di Indonesia melalui pesan lebih dengan membaca," ujar Lingga Wastu, VP of Digital Marketing yang juga merangkap Event Director dari perhelatan ini.

Tidak hanya diskon buku

Diharapkan para pengunjung yang datang ke acara ini, tidak hanya bisa mendapatkan buku-buku yang diminati dengan diskon yang sangat besar, tetapi dapat juga terinspirasi dan terhibur dengan kehadiran para pengisi acara tersebut.

Maman Suherman, penggiat literasi, dalam kesempatan yang sama menyampaikan meski jumlah buta aksara semakin kecil namun minat baca orang Indonesia masih sangat rendah.

Baca juga: 6 Fakta Seru dan Asik The Reader Fest 2018

"Saat ini tinggal 2.07% saja penduduk Indonesia yang belum bebas buta aksara. Angka ini menggembirakan, namun minat baca masih sangat rendah. Sebuah survei menyatakan orang Indonesia hanya membaca rata-rata 2-3 buku perorang dalam. Sangat jauh bila dibandingkan dengan Finlandia yang rata-rata membaca hingga 30 buku pertahun," ungkap Maman.

Mendekatkan buku yang berjarak

Gramedia.com menggelar acara festival buku terbesar di Indonesia bertajuk The Readers Fest 2018 Festival ini berlangsung 1 - 7 Oktober 2018 mengangkat tema ?Selebrasi Literasi dan Musik dalam Festival?.Dok. Kompas.com Gramedia.com menggelar acara festival buku terbesar di Indonesia bertajuk The Readers Fest 2018 Festival ini berlangsung 1 - 7 Oktober 2018 mengangkat tema ?Selebrasi Literasi dan Musik dalam Festival?.

Ia menambahkan, karena budaya baca di Indonesia masih menganggap buku sebagai benda mati. "Buku berjarak dengan pembaca," tegasnya.

Karenanya, Maman memberikan apresiasi pada Kompas.com yang mencoba mendekatkan buku dengan cara berbeda. 

Festival ini menjadi seru dan asik karena menggabungkan bazar buku, talkshow, workshop, dan pagelaran musik. Festival dihadiri belasan bintang tamu mulai dari penulis hingga sederet musisi ternama Indonesia.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+