Kompas.com - 15/10/2018, 21:24 WIB
Pantomim dan teater boneka bertajuk Puppetomime akan digelar di Bentara Budaya Jakarta, Selasa, 16 Oktober 2018, Pk. 19.30 WIB didahului dengan workshop seni olah tubuh Pk. 14.00 WIB. Dok. Bentara BudayaPantomim dan teater boneka bertajuk Puppetomime akan digelar di Bentara Budaya Jakarta, Selasa, 16 Oktober 2018, Pk. 19.30 WIB didahului dengan workshop seni olah tubuh Pk. 14.00 WIB.

KOMPAS.com - Kelompok teater dan pantomim Puppetomime (Babymime) asal Thailand akan membawakan garapan terkininya memadukan antara pantomim dan teater boneka bertajuk "Puppetomime".

Pentas ini akan digelar di Bentara Budaya Jakarta, Selasa, 16 Oktober 2018, Pk. 19.30 WIB didahului dengan workshop seni olah tubuh Pk. 14.00 WIB.

Kelompok trio asal Thailand ini dikenal dengan garapan pentas pantomim komikal yang selalu mencoba mengangkat persoalan sehari-hari serta kisah-kisah fantasi.

Beberapa kisah yang pernah ditampilkan antara lain “Little Child with Invisible Hands", “Daddy and the Fight Against UFO“, “The Dancing Plastics “, “The Star and The Shell-less Turtle "“The Stupid Magic“, “Cameramen“, dan “Me and My Son".

Baca juga: Kemendikbud Tetapkan 225 Warisan Budaya Takbenda

“Berbeda dengan pertunjukan sebelumnya, kali ini mereka memadukan antara pantomim dan pentas wayang. Akan ada juga dua pelakon tambahan yang tentu akan memberi nuansa baru pementasan,” ujar Ika W. Burhan, Kepala Pengelola Bentara Budaya Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dua pelakon tambahan itu antara lain Sirikarn Bunjongtad (Jae) dan Ariya Theprangsimankul. Mereka akan berkolaborasi dengan personil tetap Babymime, yakni Natthapol Khoommetha.

Natthapol Khoommetha (Ta) adalah salah satu personil dari grup pantomime Babymime terkenal di Thailand. Adapun Jae adalah seorang dalang berbakat dari Thailand sering mendapatkan penghargaan dari berbagai negara, kali ini bergabung dengan Ta menunjukan kepiawaiannya dalam bercerita dengan boneka.

Pertunjukan ini juga didukung Ariya, seorang aktor dan penari Butoh yang tertarik dengan seni tari, teater anak-anak, dan teater boneka. Sebagai bentuk kecintaannya pada teater anak-anak, Ariya mendirikan “Yellow Fox Theatre”  grup teater anak-anak di Thailand.

Adapun formasi awal Babymime terdiri dari Ratchai Rujiwipattana, Teeraphap Pornpradit dan Natthapol Khoommetha. Masing-masing memang memiliki ketertarikan mendalami seni teater dan bersama-sama telah tampil di berbagai negara, termasuk Indonesia, Singapura, serta beberapa negara lain di Asia.

“Tentu menarik untuk mengetahui proses berkarya mereka berikut elaborasi seni yang dilakukan selama ini. Karenanya, Bentara Budaya Jakarta juga menggelar sesi workshop proses kreatif bersama para penampil.

Dalam workshop ini, para peserta dapat terlibat langsung dalam proses garapan teater komikal dan pantomim ala Puppetomime,” tambah Ika W. Burhan sambil menambahkan bahwa workshop dan pentas teater ini gratis serta terbuka untuk umum.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.