Kompas.com - 19/10/2018, 19:55 WIB
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengunjungi para mahasiswa terdampak bencana Lombok (18/10/2018) di Bandara Zaenuddin Abdul Majid Lombok, NTB. Dok. KemenristekdiktiPresiden Republik Indonesia Joko Widodo mengunjungi para mahasiswa terdampak bencana Lombok (18/10/2018) di Bandara Zaenuddin Abdul Majid Lombok, NTB.

KOMPAS.com - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengunjungi para mahasiswa terdampak bencana Lombok (18/10/2018) di Bandara Zaenuddin Abdul Majid Lombok, NTB. Mahasiswa penerima bantuan pendidikan terdampak gempa bumi Lombok dikunjungi sebanyak 800 mahasiswa. 

Dalam pengarahannya Presiden menyampaikan bahwa Presiden hadir dalam rangka meningkatkan semangat para mahasiswa untuk terus belajar dan bekerja keras dalam menghadapi tantangan revolusi 4.0 agar dapat bersaing dan mampu berkompetisi dengan baik di dunia.

“Tantangan revolusi 4.0 kedepan semakin berat dan akan terjadi perubahan yang cepat, untuk itu mahasiswa harus mempersiapkan diri dengan cara belajar dan bekerja keras sehingga kompetisi kita semakin baik” kata Joko Widodo seperti dilansir dari laman resmi Kemenristekdikti.

Baca juga: Kemendikbud Alokasikan Rp 246,5 Miliar untuk Bencana Palu-Donggala

Hadir dalam kesempatan itu Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ristekdikti Prof. Intan Ahmad menyampaikan laporan bahwa Kemenristekdikti telah memberikan bantuan pendidikan mahasiswa terdampak gempa Lombok melalui skema Bidikmisi dan Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) kepada 5.144 mahasiswa.

“Kementerian Ristekdikti semula telah menyiapkan bantuan dana pendidikan bagi mahasiswa terdampak dengan skema bidikmisi dan skema PPA kepada 5000 akan tetapi ternyata yang membutuhkan sebanyak 5.144, maka sejumlah itu mahasiswa yang akan diberikan bantuan pendidikan” jelas Intan Ahmad.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengunjungi para mahasiswa terdampak bencana Lombok (18/10/2018) di Bandara Zaenuddin Abdul Majid Lombok, NTB. Dok. Kemenristekdikti Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengunjungi para mahasiswa terdampak bencana Lombok (18/10/2018) di Bandara Zaenuddin Abdul Majid Lombok, NTB.

Jumlah tersebut terdiri dari 2.195 mahasiswa penerima bantuan melalui skema bidikmisi dan 2.949 mahasiswa skema PPA.

Para mahasiswa bantuan tersebut meliputi 4.275 mahasiswa sedang studi di Universitas Mataram dan 34 mahasiswa berasal dari PTS di NTB serta 869 mahasiswa asal NTB yang studi di luar NTB yang tersebar di 74 PTS atau PTN di seluruh Indonesia.

Terdata sampai tanggal 17 Oktober 2018, jumlah mahasiswa yang sudah menerima dalam bentuk tabungan sebanyak 3.357 mahasiswa dan sebanyak 1.787 mahasiswa sedang proses pencairan yang akan diterima mahasiswa pada akhir Oktober 2018.

Selain bantuan berupa biaya pendidikan, Kemenristekdikti juga telah membantu kelancaran keberlangsungan proses pembelajaran yang dilakukan secara  untuk perguruan tinggi di NTB.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X