FinTech Perlu Peningkatan Keamanan dan Pengawasan Pemerintah

Kompas.com - 19/10/2018, 21:08 WIB
Talkshow Founders? Meetup ke-4 yang bertajuk P2P Finance: Reimagining Inclusion in The Digital Age di Innovative Academy Hub, Kampus UGM.Dok. UGM Talkshow Founders? Meetup ke-4 yang bertajuk P2P Finance: Reimagining Inclusion in The Digital Age di Innovative Academy Hub, Kampus UGM.

KOMPAS.com - Menurut data World Bank, akses terhadap produk finansial di Indonesia masih tergolong rendah. Pemilik kartu debit di Indonesia pada tahun 2014 hanya sebesar 25.9% dari total populasi.

Oleh karena itu, inovasi teknologi di bidang finansial ( FinTech) menjadi harapan dalam mencapai inklusi keuangan Indonesia, terlebih pengguna internet di Indonesia sendiri telah mencapai lebih dari 50% total penduduk.

Meski demikian tingkat keamanan dan kenyaman bertransaksi menjadi persoalan utama untuk terus dikembangkan para pengembang teknologi ini serta mendapat pengawasan ketat dari pemerintah.

Hal ini mengemuka dalam diskusi "Talkshow Founders’ Meetup" ke-4 yang bertajuk "P2P Finance: Reimagining Inclusion in The Digital Age" di Innovative Academy Hub, Kampus UGM.

Kegiatan diinisiasi Innovative Academy UGM ini menghadirkan tiga orang pembicara, yakni Country Head of Commercial Finmas Agung Wibowo, Senior Business Development Kredit Pintar Chandra Dwi Febriana, serta Founder dan CEO Dana Bijak Markus Prommik.

Baca juga: Guru Besar UGM: 75-375 Juta Manusia Terancam Alih Profesi di Era 4.0

Dilansir dari laman resmi UGM, Agung Wibowo mengatakan produk teknologi finansial atau FinTech yang kini tengah berkembang tidak hanya melayani sektor peminjaman uang saja, namun sebaliknya masih banyak produk lainnya masih bisa dikembangkan.

“Seperti layanan peminjaman dalam bentuk barang untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga atau usaha juga merupakan bagian dari teknologi finansial yang kini tengah ramai di pasaran,” kata Agung.

Namun demikian, untuk layanan peminjaman uang perlu memperhatikan manajemen risiko. ”Kredit pintar memiliki kredit score sebagai manajemen risiko sebelum memberikan pinjaman kepada calon peminjam,” katanya.

Markus Prommik selaku founder dan CEO Danabijak mengatakan ada sembilan 9 jenis teknologi finansial yang kini tengah berkembang di Indonesia, yakni Payment, Lending, POS System, Accounting, Personal Finance and Wealth Management,Comparison, Insurtech, Crowdfunding, dan Crypto & Blockchain.

Founders’ Meetup ke-4 Innovative Academy disambut baik oleh audiens, Alda Hasani. Mahasiswi Fakultas Hukum UGM ini mengharapkan kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut untuk memberikan gambaran yang lebih jelas lagi mengenai tren terkini di dunia startup.

 “Saya bisa mendapat sedikit gambaran mengenai perkembangan bidang startup dan proyeksinya untuk masa depan,” katanya.



Terkini Lainnya

Hilang Dua Pekan di Hutan, Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Hilang Dua Pekan di Hutan, Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Bambang Widjojanto Sebut soal Rezim Korup, Sandiaga: Ini Bentuk Kekhawatiran Masyarakat

Bambang Widjojanto Sebut soal Rezim Korup, Sandiaga: Ini Bentuk Kekhawatiran Masyarakat

Megapolitan
Long Bambu, Gelegar Tradisi Ramadhan di Gunungkidul yang Berusia Ratusan Tahun

Long Bambu, Gelegar Tradisi Ramadhan di Gunungkidul yang Berusia Ratusan Tahun

Regional
Pasar Tanah Abang Kembali Menggeliat Setelah Tutup karena Rusuh 22 Mei

Pasar Tanah Abang Kembali Menggeliat Setelah Tutup karena Rusuh 22 Mei

Megapolitan
Prabowo-Sandiaga Siap Hadiri Sidang Pertama Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK

Prabowo-Sandiaga Siap Hadiri Sidang Pertama Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK

Megapolitan
Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Nasional
Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Sandiaga: Bambang Widjojanto Punya Rekam Jejak yang Baik Tangani Gugatan di MK

Sandiaga: Bambang Widjojanto Punya Rekam Jejak yang Baik Tangani Gugatan di MK

Megapolitan
Tiket Mahal, Hanya Lion Air dan Sriwijaya yang Punya Extra Flight, Itu Pun Sekali Sehari...

Tiket Mahal, Hanya Lion Air dan Sriwijaya yang Punya Extra Flight, Itu Pun Sekali Sehari...

Regional
Jenazah Bayi Kembar dengan Tali Pusar Ditemukan Mengambang di Kali

Jenazah Bayi Kembar dengan Tali Pusar Ditemukan Mengambang di Kali

Regional
Tradisi Weh Huweh di Demak, Bebas Bertukar Makanan Saat Ramadhan...

Tradisi Weh Huweh di Demak, Bebas Bertukar Makanan Saat Ramadhan...

Regional
Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Nasional
Begini Desain Masjid Karya Ridwan Kamil yang Akan Dibangun di Gaza Palestina

Begini Desain Masjid Karya Ridwan Kamil yang Akan Dibangun di Gaza Palestina

Regional
Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Nasional
Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Internasional

Close Ads X