Kompas.com - 20/10/2018, 22:44 WIB
Menristekdikti pada acara Seminar dan Lokakarya Implementasi Pembelajaran Daring PTNU di Gedung PBNU (17/10/2018). Dok. KemeristekdiktiMenristekdikti pada acara Seminar dan Lokakarya Implementasi Pembelajaran Daring PTNU di Gedung PBNU (17/10/2018).

KOMPAS.com - Dalam rangka menjawab tantangan era revolusi industri 4.0, Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) melakukan upaya transformasi digital. Hal ini sejalan dengan harapan Kemenristekdikti agar segala aspek kehidupan kampus berubah dengan menerapkan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi (TIK)/

“Saya mendorong PTNU untuk bekerjasama dan melibatkan Universitas Terbuka dalam peningkatan sistem pembelajaran daring ini, agar PTNU tidak tertinggal dan dapat mencapai akreditasi A dalam kurun waktu 5 tahun kedepan,” ujar Menristekdikti saat sambutan pada acara Seminar dan Lokakarya Implementasi Pembelajaran Daring PTNU di Gedung PBNU (17/10/2018).

Baca juga: 1.680 Mahasiswa Universitas Tadulako Palu Kuliah di Unhas Makassar

Dikutip dari laman resmi Kemenristekdikti, Menristek mengatakan dalam mengimplementasikan PJJ, perguruan tinggi harus mempersiapkan infrastruktur jaringan, sarana dan prasarana, tim atau unit khusus pengembang e-learning di perguruan tinggi, sekelompok dosen yang memiliki kemampuan dalam mengembangkan dan melaksanakan pembelajaran daring.

Sedangkan untuk mahasiswanya yang harus dibenahi adalah kesiapan belajar mandiri mahasiswa. Karena dalam pembelajaran daring lebih banyak mengadopsi istilah self-directed learning.

Selain itu Nasir mengingatkan di dalam proses pembelajaran sistem PJJ, kurikulum, materi ajar, proses pembelajaran, dan bahan ujian harus dalam bentuk standar berkualitas untuk didistribusikan lintas ruang dan waktu dengan memanfaatkan TIK.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Universitas Terbuka (UT) memiliki kapasitas dan teruji kapabilitasnya dalam menyediakan layanan pendidikan tinggi dengan modus PJJ yang mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat di seluruh Indonesia bahkan sampai di luar Negeri.

Karena itu sudah amat tepat PTNU melakukan kerja sama dengan UT untuk meningkatkan mutu pembelajaran daring di PTNU. Rektor Universita Terbuka Ojat Darojat berterimakasih karena UT sebagai pionir PJJ diikutsertakan dalam pengembangan sistem pembelajaran daring yang akan dikembangkan di PTNU.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X