Kompas.com - 30/10/2018, 08:00 WIB

KOMPAS.com - Tidak banyak orang menolak anggapan bahwa pendidikan menjadi kunci dalam menentukan keberhasilan sebuah negara. Namun pada kenyataannya, pengalokasian anggaran pendidikan bisa sangat berbeda antara negara satu dengan lainnya.

World Economic Forum (WEF) telah merilis laporan tahunan "The Organization for Economic Cooperation and Development" (OECD) (25/10/2018) terkait bidang pendidikan dari 36 negara anggota.

Di antara tolak ukur dalam penilaian tersebut adalah eksplorasi berapa banyak uang yang dihabiskan untuk pendidikan oleh masing-masing negara ini. 

5 negara dana pendidikan terbesar

Pada 2015, total pengeluaran rata-rata untuk pendidikan negara-negara OECD, diukur dari proporsi total pengeluaran pemerintah, adalah 11% . 

Angka terendah adalah negara Yunani dengan total belanja sektor pendidikan 6%. Hanya lima negara yang menghabiskan lebih dari 15% untuk pendidikan: Brasil, Chili, Meksiko, dan Selandia Baru. 

Baca juga: Menkeu: Anggaran Pendidikan Indonesia-Vietnam Sama, Kualitas Beda

 

Chili menempati posisi ke-3 dengan belanja pendidikan sebanyak 16% dan Selandia Baru berada di peringkat ke-2 dengan total anggaran pendidikan sebesar 19%. Kosta Rika menempati total anggaran belanja tertinggi dengan angka lebih dari 30%.

Dalam data tersebut, Inggris menduduki posisi ke-13, Amerika Serikat di posisi ke-17 dan Belanda di peringkat ke-20. Negara Finlandia yang dianggap memiliki pendidikan terbaik "hanya" menempati posisi ke-22 dengan alokasi anggaran pendidikan di bawah 15% dari total belanja negara. 

Meski Indonesia tercantum sebagai patner OECD sayangnya tidak ditemukan data pengeluaran alokasi anggaran pendidikan Indonesia di tahun tersebut.

Anggaran pendidikan Indonesia

Melansir data laman resmi Sekretariat Negara, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2018 telah mengalokasikan dana pendidikan sebesar Rp 444, 131 triliun.

Kementerian Agama (Kemenag) memperoleh alokasi terbesar yaitu Rp 52,681 triliun, disusul oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sebesar Rp 40,393 triliun, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) sebesar Rp40,092 triliun.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.