ASEAN Mulai Lirik Pendidikan Vokasi SMK Indonesia

Kompas.com - 02/11/2018, 19:38 WIB
Mendikbud Muhadjir Effendy dalam Pertemuan Menteri-Menteri Pendidikan ASEAN atau Association of Southeast Asian Nations Education Ministers Meeting (ASED), di Nay Pyi Taw, Myanmar, Rabu (31/10/2018). Dok. KemendikbudMendikbud Muhadjir Effendy dalam Pertemuan Menteri-Menteri Pendidikan ASEAN atau Association of Southeast Asian Nations Education Ministers Meeting (ASED), di Nay Pyi Taw, Myanmar, Rabu (31/10/2018).

KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia fokus pada pengembangan dan penguatan pendidikan vokasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Muhadjir Effendy dalam Pertemuan Menteri-Menteri Pendidikan ASEAN atau Association of Southeast Asian Nations Education Ministers Meeting (ASED), di Nay Pyi Taw, Myanmar, Rabu (31/10/2018).

"Indonesia dengan penduduk terbesar ke-4 di dunia dengan struktur populasi yang relatif muda, berusaha untuk mendapatkan manfaat dengan meningkatkan kualitas tenaga kerja yang terampil melalui pendidikan berkualitas," disampaikan Mendikbud Muhadjir Effendy di dalam forum ASED ke-10.

Dalam menghadapi revolusi industri keempat, di mana unsur digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam dunia usaha dan industri, penting bagi Indonesia menyiapkan generasi muda terampil.

Terutama lulusan sekolah menengah agar mampu memasuki dunia kerja semakin kompetitif dan sangat bervariasi sesuai dengan perkembangan zaman yang dinamis.

Desain kurikulum vokasi

"Meningkatnya pasokan tenaga kerja terampil dengan kualifikasi dan kompetensi di tingkat ASEAN pasti akan menentukan desain pengembangan dan membawa pendidikan vokasi ke arah yang lebih baik, di tingkat pendidikan menengah maupun pendidikan tinggi," kata Mendikbud seperti dilansir dari laman Kemendikbud.

Baca juga: Vokasi UI Ajak Orang Muda Cintai Produk Lokal

Muhadjir mengungkapkan bahwa saat ini strategi Indonesia dalam menyiapkan tenaga terampil lulusan Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK) beralih pada kebutuhan industri atau demand side.

Dengan demikian, penyusunan kurikulum dan peran serta industri sebagai calon pengguna, semakin ditingkatkan. Hal ini berlaku baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional. 

Diharapkan lulusan SMK semakin siap menghadapi dunia profesional di era keterbukaan pasar kerja dan revolusi industri keempat.

ASEAN lirik pendidikan vokasi

"Karena itu kurikulum 60 persen ditentukan dunia usaha. Kemudian proses belajar mengajar juga lebih banyak pada praktik di dunia usaha dan dunia industri," ujar Mendikbud.

Sistem pendidikan kini diterapkan di Indonesia, menurut Mendikbud, telah sesuai ASEAN Work Plan on Education 2016-2020, di mana pendidikan vokasi tercakup di dalamnya. Dan saat ini rata-rata negara ASEAN telah mengembangkan pendidikan vokasi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

61 Jurusan Soshum UPI Berikut Daya Tampung di SBMPTN 2020 dan Peminat 2019

61 Jurusan Soshum UPI Berikut Daya Tampung di SBMPTN 2020 dan Peminat 2019

Edukasi
Daya Tampung SBMPTN 2020 UPI, Ini 29 Jurusan Saintek Berikut Peminat di 2019

Daya Tampung SBMPTN 2020 UPI, Ini 29 Jurusan Saintek Berikut Peminat di 2019

Edukasi
Tingkatkan Keselamatan, Sekolah Bisa Kerja Sama dengan Organisasi Pencinta Alam dan Instruktur Profesional

Tingkatkan Keselamatan, Sekolah Bisa Kerja Sama dengan Organisasi Pencinta Alam dan Instruktur Profesional

Edukasi
Indonesia Punya 718 Bahasa Ibu, Jangan Sampai Punah!

Indonesia Punya 718 Bahasa Ibu, Jangan Sampai Punah!

Edukasi
Siswa SMPN 1 Turi Hanyut, Sekolah Mesti Punya Pengetahuan Manajemen Perjalanan dan Risiko

Siswa SMPN 1 Turi Hanyut, Sekolah Mesti Punya Pengetahuan Manajemen Perjalanan dan Risiko

Edukasi
Penyesuaian Model Kompetensi Guru Sesuai Perkembangan Zaman Perlu Dilakukan

Penyesuaian Model Kompetensi Guru Sesuai Perkembangan Zaman Perlu Dilakukan

Edukasi
Festival Sains dan Budaya 2020, Menggebrak Stigma Peringkat Bawah PISA Siswa Indonesia

Festival Sains dan Budaya 2020, Menggebrak Stigma Peringkat Bawah PISA Siswa Indonesia

Edukasi
Menjadi Manusia Waskita: Mari Kita Bicara tentang Kehilangan (Bagian II)

Menjadi Manusia Waskita: Mari Kita Bicara tentang Kehilangan (Bagian II)

Edukasi
Menjadi Manusia Waskita (Bagian I)

Menjadi Manusia Waskita (Bagian I)

Edukasi
Mendikbud Nadiem Segera Lakukan Investigasi Lapangan Musibah Susur Sungai SMPN 1 Turi

Mendikbud Nadiem Segera Lakukan Investigasi Lapangan Musibah Susur Sungai SMPN 1 Turi

Edukasi
Kwarnas: Musibah di SMPN 1 Turi Itu Kegiatan Sekolah atau Pramuka?

Kwarnas: Musibah di SMPN 1 Turi Itu Kegiatan Sekolah atau Pramuka?

Edukasi
Musibah Susur Sungai, Mendikbud Nadiem Ingatkan Sekolah Utamakan Keselamatan Siswa

Musibah Susur Sungai, Mendikbud Nadiem Ingatkan Sekolah Utamakan Keselamatan Siswa

Edukasi
Mendikbud Nadiem Sampaikan Bela Sungkawa atas Musibah Susur Sungai SMP Sleman

Mendikbud Nadiem Sampaikan Bela Sungkawa atas Musibah Susur Sungai SMP Sleman

Edukasi
Kejadian di SMPN 1 Turi, Kwarnas Gerakan Pramuka Sampaikan Ini...

Kejadian di SMPN 1 Turi, Kwarnas Gerakan Pramuka Sampaikan Ini...

Edukasi
Orangtua, Ini 5 Cara Kenali Minat dan Bakat Anak sejak Dini

Orangtua, Ini 5 Cara Kenali Minat dan Bakat Anak sejak Dini

Edukasi
Close Ads X