Budaya Penelitian Siswa, Melawan Stigma "Generasi Cuek dan Instan"

Kompas.com - 08/11/2018, 11:02 WIB
Prestasi membanggakan diraih William siswa SMA Laurensia, Tangerang - Banten, berhasil meraih 3 kategori penghargaan sekaligus ajang  Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) LIPI 2018. Dok. Pribadi/WilliamPrestasi membanggakan diraih William siswa SMA Laurensia, Tangerang - Banten, berhasil meraih 3 kategori penghargaan sekaligus ajang Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) LIPI 2018.

KOMPAS.com - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI) telah memberikan penghargaan remaja berprestasi dalam Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR), National Young Inventor Awards (NYIA), dan Youth Science and Innovation Fair (YSIF) 2018 (4/11/2018).

Prestasi membanggakan diraih William siswa SMA Laurensia, Tangerang - Banten, berhasil meraih 3 kategori penghargaan sekaligus. WIlliam berhasil meraih penghargaan:

  1. Juara Pertama Lomba Karya Ilmiah Remaja bidang Ilmu Pengetahuan Teknik
  2. Gold medal IYSIF for Engineering Sciences
  3. Special Award on Computational Research 

Semua penghargaan tersebut diperoleh William atas hasil penelitiannya bidang penerbangan "Studi Analisis Eksperimental dan Komputasional Modifikasi Angle Of Wingtip Ujung Airfoil Bac 449/450/451 terhadap Wingtip Vortex yang Dihasilkan."

Selain minat di bidang kedirgantaraan, saat dihubungi Kompas.com William (6/11/2018) menyampaikan pemilihan subyek penelitiannya didasarkan pada kebutuhan akan riset ini di masa mendatang.

Tidak membatasi diri dan berkomitmen

"Saya merasa bahwa masa depan itu akan berkaitan dengan penerbangan/dirgantara. Dengan begitu, dibutuhkan sesuatu yang dapat mengurangi pemakaian bahan bakar agar emisi yang dihasilkan tidak merusak bumi," jelasnya.

Baca juga: Menuju Indonesia 4.0 dan Membangun Budaya Penelitian Generasi Milenial

William memulai proyek penelitian ini sejak awal masuk di kelas X SMA Laurensia didampingi Gregorius Bryan, guru Fisika yang menjadi pendamping penelitian. Menurut Bryan, budaya penelitian telah terintegrasi dalam proses pembelajaran di sekolah.

"Pendampingan untuk penelitian memang sudah menjadi program belajar atau mata pelajaran (mapel) di sekolah dengan nama mapel Proyek Penelitian," kata Bryan. 

Bryan menambahkan, kepada William dan siswa lain ia selalu mengimbau agar para siswa memiliki pola pikir luas dan tidak membatasi diri.

"Kalau ingin belajar, jangan melihat cakupan penelitian apakah itu penelitian untuk SMA, S1, S2, dan seterusnya. Selain itu, siswa juga selalu saya ajak untuk berkomitmen serius dalam menekuni penelitiannya," jelas Bryan.

Melawan stigma 'generasi instan dan cuek'

Kemenangan William dan siswa lain dalam ajang ini seolah hendak memupus stigma generasi milenial yang kerap dipandang sebagai generasi instan dan cuek pada lingkungan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X