Khusus di Jakarta, Besok Ada Pameran Gratis Cari Beasiswa ke Belanda! - Kompas.com

Khusus di Jakarta, Besok Ada Pameran Gratis Cari Beasiswa ke Belanda!

Kompas.com - 08/11/2018, 17:27 WIB
Pelajar Indonesia yang tertarik kuliah ke Belanda mendatangi pameran pendidikan Dutch Placement Day 2016 di Erasmus Huis, Jakarta, Jumat (4/11/2016). Pameran pendidikan adalah salah satu media yang dapat dimanfaatkan untuk mencari informasi tentang perkuliahan di luar negeri, termasuk soal beasiswa.KOMPAS.com/CAHYU CANTIKA Pelajar Indonesia yang tertarik kuliah ke Belanda mendatangi pameran pendidikan Dutch Placement Day 2016 di Erasmus Huis, Jakarta, Jumat (4/11/2016). Pameran pendidikan adalah salah satu media yang dapat dimanfaatkan untuk mencari informasi tentang perkuliahan di luar negeri, termasuk soal beasiswa.

JAKARTA, KOMPAS.com - Antusiasme masyarakat Surabaya terhadap informasi pendidikan di luar negeri, khususnya Belanda, bisa dilihat dari ratusan pendaftar Dutch Placement Day 2018 di Tunjungan Plaza, Selasa (6/11/2018) lalu.

Apa sih menariknya kuliah di Belanda sehingga 800 orang yang terdiri dari pelajar atau lulusan SMA, mahasiswa, karyawan, orang tua murid, bahkan praktisi akademis dan peneliti Surabaya mau datang ke pameran pendidikan ini? 

Alasan pertama adalah kualitas pendidikan tingginya. Belanda berhasil mempertahankan reputasinya di tingkat dunia.

Tercatat sembilan perguruan tinggi riset Belanda berada di 200 besar rangking the World University dan Belanda menduduki peringkat 4 terbaik dalam kualitas pendidikan secara umum.

Kedua, tak perlu repot mempersiapkan belajar bahasa Belanda secara khusus untuk menempuh ilmu di Belanda. Sampai saat ini tercatat lebih dari 2.100 program studi internasional yang pengajaran sepenuhnya dilaksanakan dalam bahasa Inggris.

"Calon mahasiswa hanya perlu memenuhi kemampuan Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan ujian IELTS atau TOEFL. Ingat, lebih dari 90 persen masyarakat Belanda itu bisa berbahasa Inggris sehingga pelajar Indonesia tak akan kesulitan dalam kehidupan sehari-hari di sana," ujar Koordinator Promosi Pendidikan Nuffic Neso Indonesia, Inty Dienasari, kepada Kompas.com, Kamis (8/11/2018).

Inty menambahkan, selain kemampuan akademik, motivasi yang tepat juga perlu dipertimbangkan untuk melanjutkan studi di Belanda. Untuk itu, khusus pada DPD 2018 ini Nuffic Neso Indonesia juga mengundang orang tua, guru, serta para siswa untuk mengikuti seminar bertema "Generasi Getas dan Tantangan Masa Depan".

"Jadi, di sini pelajar bisa lebih mengeksplorasi kemampuan diri dan menentukan tujuan studinya dengan memahami tantangan masa depan yang akan dia hadapi nanti. Bukan cuma sampai mengetahui motivasi diri untuk mewujudkan mimpi bisa studi ke luar negeri, tapi motivasi yang tepat juga harus dapat dituangkan dalam tulisan yang menarik untuk perguruan tinggi yang jadi tujuan mereka," kata Inty.

Contohnya melalui motivation statement. Inimerupakan salah satu persyaratan yang menentukan berhasil atau tidaknya pelajar meyakinkan pihak universitas bahwa dialah kandidat yang bernilai untuk studi.

"Apalagi program beasiswa juga mensyaratkan adanya penulisan esai yang mencerminkan kemampuan dan motivasi kandidatnya. Tulisan ini wajib ditulis dalam Bahasa Inggris jika ditujukan untuk universitas Belanda, dan bahkan menjadi faktor penentu yang kuat untuk melamar program beasiswa seperti StuNed, OTS, OKP, LPDP, dan lainnya," papar Inty.

Pameran pendidikan Dutch Placement Day 2016 digelar di Erasmus Huis, Jakarta, pada Jumat (4/11/2016). Dok. Nuffic Neso Indonesia Pameran pendidikan Dutch Placement Day 2016 digelar di Erasmus Huis, Jakarta, pada Jumat (4/11/2016).
Giliran di Jakarta

Setelah anak-anak Surabaya mendapat kesempatan pertama hadir pada DPD 2018, kini giliran anak-anak Jakarta. Karena besok, Jumat (9/11/2018), DPD 2018 juga dilaksanakan di Perpustakaan Nasional RI, Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Baca:  Malu Berburu Beasiswa? Jangan Mengaku Jadi Arek Suroboyo...

Menariknya, sebagai penyelenggara pameran ini Nuffic Neso Indonesia mengundang para alumni perguruan tinggi Belanda untuk ikut ambil bagian dalam acara DPD 2018. Para alumni inilah yang akan memberikan seminar mengenai kiat sukses menuliskan surat motivasi (how to write a motivation letter) dan bekerja sama dengan Kaplan Edupac untuk menyelenggarakan IELTS Try out.

"Ini kesempatan yang ditawarkan untuk membantu pelajar agar bisa memprediksi tingkat kemampuan bahasa Inggris mereka, mengingat salah satu syarat pendaftaran ke universitas Belanda adalah menunjukan hasil ujian IELTS atau TOEFL iBT," kata Inty.

Menurut Inty, nilai IELTS minimal yang diminta perguruan tinggi Belanda adalah 6. Namun, sangat banyak universitas yang meminta nilai IELTS minimal 6.5 untuk program S-1 dan S-2, bahkan minimal 7 untuk S-3.

Untuk itulah, menurut Inty, kesempatan besar ini jangan sampai dilewatkan anak-anak Jakarta. Pasalnya, pada pameran yang digelar setiap tahun oleh Neso Indonesia ini akan banyak informasi bisa digali oleh pelajar yang berniat studi ke Belanda.

"Khusus tahun ini ada 27 institusi pendidikan tinggi Belanda yang datang ke Indonesia untuk mengikuti rangkaian pameran DPD dan European Higher Education Fair di berbagai kota. Dengan hadir di sini pelajar bisa mencari informasi dari universitasnya langsung, mulai tentang program studi yang ditawarkan, biaya selama kuliah, cara pendaftaran, dan persiapan apa saja yang perlu dilakukan untuk mendaftar ke perguruan tinggi. Gratis, tidak ada biaya apapun dikenakan selama pameran," ujar Inty.

Tertarik? Informasi DPD 2018 bisa diakses di www.nesoindonesia.or.id/daftardpd2018.


EditorLatief

Terkini Lainnya


Close Ads X