Asik, Vokasi UI Luncurkan "English Public Speaking" Gratis! - Kompas.com

Asik, Vokasi UI Luncurkan "English Public Speaking" Gratis!

Kompas.com - 14/11/2018, 17:50 WIB
Program Vokasi Komunikasi (Vokom) UI dan Agora Speakers International meluncurkan layanan Klub Public Speaking dalam Bahasa Inggris secara gratis. Dok. Vokasi UI Program Vokasi Komunikasi (Vokom) UI dan Agora Speakers International meluncurkan layanan Klub Public Speaking dalam Bahasa Inggris secara gratis.

KOMPAS.com - Bertempat di Auditorium Vokasi UI, Depok, Program Vokasi Komunikasi (Vokom) UI dan Agora Speakers International meluncurkan layanan Klub Public Speaking dalam Bahasa Inggris secara gratis yang pertama di kampus di Indonesia yaitu Vokom UI Agora Speakers Club.

Kegiatan ini dibuka Ketua Program Studi Vokom, Devie Rahmawati dan Duta Besar Agora Speakers International, Michael Otto Nicholson (12/11/2018).

Dalam peluncuran ini, lebih dari 300 peserta hadir mengikuti kelas percobaan.

Devie menyampaikan, berdasarkan studi kualitatif dilakukan Vokom UI selama 6 bulan bersama 55 pelaku industri menemukan bahwa modalitas sosial untuk mampu bertahan di industri sebagai karyawan maupun menjadi pemilik usaha ialah kemampuan menyampaikan gagasan yang tepat dan cermat

"Its not only about What to Say, tetapi juga How to Say,” ujar Devie Rahmawati, yang juga merupakan kordinator peminatan penyiaran.

Ketua Program Studi Vokom, Devie Rahmawati dan Duta Besar Agora Speakers International, Michael Otto Nicholson membuka Klub Public Speaking dalam Bahasa Inggris secara gratis pertama di kampus Indonesia yaitu Vokom UI Agora Speakers Club.(12/11/2018).Dok. Vokasi UI Ketua Program Studi Vokom, Devie Rahmawati dan Duta Besar Agora Speakers International, Michael Otto Nicholson membuka Klub Public Speaking dalam Bahasa Inggris secara gratis pertama di kampus Indonesia yaitu Vokom UI Agora Speakers Club.(12/11/2018).

Hasil studi Vokom relevan dengan temuan Prezi, sebuah perusahaan global yang menyebutkan 70% responden penelitian mereka di kalangan bisnis menyatakan kemampuan presentasi merupakan faktor krusial untuk meraih kesuksesan karir.

“Latihan berbicara di depan umum bukan hanya sekedar berbicara. Peserta juga akan dilatih untuk mendengar, memberikan respon terhadap peserta lain dengan cara yang benar dan baik," imbuh Devie, pengajar tetap hubungan masyarakat.

Baca juga: Ehm, Reza Rahadian Mengajar di Vokasi UI, Ngajar Apa?

Ia menambahkan, peserta juga akan dilatih menjadi pemimpin ketika mereka secara bergilir menjadi kordinator pertemuan diskusi,“ 

“Klub ini terbuka untuk semua kalangan, bukan hanya mahasiswa, dosen ataupun karyawan di program vokasi UI. Kami akan membuka kelas rutin setiap hari Jumat pukul 09.00 – 10.30 sepanjang tahun," jelasnya.

Setelah tiga bulan, para peserta dari mahasiswa akan didorong mengajar masyarakat sekitar sebagai bagian dari pengabdian masyarakat, lanjutnya.

Program Vokasi Komunikasi (Vokom) UI dan Agora Speakers International meluncurkan layanan Klub Public Speaking dalam Bahasa Inggris secara gratis. Dok. Vokasi UI Program Vokasi Komunikasi (Vokom) UI dan Agora Speakers International meluncurkan layanan Klub Public Speaking dalam Bahasa Inggris secara gratis.

“Pengajar kelas ini akan terdiri dari komunitas Internasional di Jakarta dan lokal yang akan mengajarkan di antaranya: dramatization, story telling, body language, achieving charisma, presentation software, persuasive skills, critical thinking and debating, educational speeches, humorous speeches dan speaking for entrepreneurs and business," kata Devie.

Ia menyampaikan, pihaknya juga mempersiapkan kelas bagi para jurnalis cetak, elektronik dan online.

Agora Speakers International ialah sebuah organisasi non profit dunia berpusat di Madrid, Spanyol. Komunitas ini sudah memiliki jaringan di lebih dari 50 negara.

Sistem pembelajaran mereka memadukan kemampuan online dan offline. Setiap materi dapat diunduh secara gratis dan terbuka melalui website. Sehingga seluruh peserta pertemuan dapat membaca pengetahuan tentang teknik berbicara di depan umum kapanpun dan di manapun.


Terkini Lainnya

Terdampak Gangguan Layanan PDAM, 25.000 Pelanggan Krisis Air

Terdampak Gangguan Layanan PDAM, 25.000 Pelanggan Krisis Air

Regional
Fahri Hamzah Bilang Jokowi Bantu Prabowo Kampanyekan Gerindra dalam Debat

Fahri Hamzah Bilang Jokowi Bantu Prabowo Kampanyekan Gerindra dalam Debat

Nasional
Pipa Terdampak Proyek LRT, Suplai Air di Sejumlah Wilayah DKI Akan Terganggu

Pipa Terdampak Proyek LRT, Suplai Air di Sejumlah Wilayah DKI Akan Terganggu

Megapolitan
Belum Isi LHKPN, M Taufik Minta Sekretariat DPRD DKI Bikin Bimbingan

Belum Isi LHKPN, M Taufik Minta Sekretariat DPRD DKI Bikin Bimbingan

Megapolitan
Penumpang Dirampok saat Kereta Berhenti 10 Menit akibat Masalah Sinyal

Penumpang Dirampok saat Kereta Berhenti 10 Menit akibat Masalah Sinyal

Internasional
Cerita Yusril di Balik Keputusan Presiden Jokowi Bebaskan Abubakar Ba'asyir

Cerita Yusril di Balik Keputusan Presiden Jokowi Bebaskan Abubakar Ba'asyir

Nasional
Bareskrim Tangkap Seorang WNA Penyelundup Sabu Melalui Pakaian dan Handuk

Bareskrim Tangkap Seorang WNA Penyelundup Sabu Melalui Pakaian dan Handuk

Nasional
Uu Minta Kader PPP Angkat Tangan dan Angkat Kaki Saat Kampanye

Uu Minta Kader PPP Angkat Tangan dan Angkat Kaki Saat Kampanye

Regional
Hidayat Nur Wahid Nilai Capres Tak Perlu Diminta Saling Apresiasi Usai Debat

Hidayat Nur Wahid Nilai Capres Tak Perlu Diminta Saling Apresiasi Usai Debat

Nasional
Vietnam Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Kedua Kim Jong Un dan Trump

Vietnam Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Kedua Kim Jong Un dan Trump

Internasional
Segera Bebas, Keluarga Fokus Rawat Abu Bakar Ba'asyir di Rumah

Segera Bebas, Keluarga Fokus Rawat Abu Bakar Ba'asyir di Rumah

Regional
Pemkot Jakbar Akan Hapus Ratusan Loksem Bermasalah

Pemkot Jakbar Akan Hapus Ratusan Loksem Bermasalah

Megapolitan
Moratorium Galian C Jadi Solusi Tepat Selamatkan Lingkungan di Kota Tasik

Moratorium Galian C Jadi Solusi Tepat Selamatkan Lingkungan di Kota Tasik

Regional
Komnas HAM: Kedua Pasangan Capres-Cawapres Belum Paham Konsep HAM

Komnas HAM: Kedua Pasangan Capres-Cawapres Belum Paham Konsep HAM

Nasional
Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu atas Dugaan Kampanye Terselubung

Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu atas Dugaan Kampanye Terselubung

Nasional

Close Ads X