Singapura Banyak Alihkan Penerimaan Siswa dari Basis Prestasi ke Bakat

Kompas.com - 16/11/2018, 10:42 WIB
Ilustrasi anak belajar berenang FS-StockIlustrasi anak belajar berenang

Bahkan beberapa sekolah, seperti Institusi St Joseph, telah menghapus Tes Kemampuan Umum (Akademik) dan berfokus pada bakat lain.

Seorang juru bicara untuk Raffles Institution mengatakan bahwa mereka mencari karakter dan kepemimpinan melalui jalur DSA ini tahun depan.

Tes berbasis seleksi tugas kreatif

"RI menawarkan siswa berbakat kesempatan untuk bergabung dengan sekolah terlepas dari latar belakang mereka," katanya. Ia menambahkan bahwa siswa datang dari berbagai bidang dari mata pelajaran akademik hingga musik dan olahraga.

Pengamat pendidikan dan juga dosen ekonomi Universitas Nasional Singapura, Kelvin Seah mengatakan, "Rintangannya sekarang lebih mudah untuk murid-murid ini karena fokusnya adalah pada mempertunjukkan bakat dan kekuatan mereka melalui tes berbasis seleksi seperti tugas kreatif dan eksperimen bila dibanding tes kemampuan umum."

Institut Nasional Asosiasi Pendidikan, Profesor Jason Tan mengatakan, "Tanggung jawab terletak di pundak guru sekolah dasar dan kepala sekolah untuk menginformasikan hal ini dan membantu orang tua mengidentifikasi potensi dalam diri anak-anak mereka untuk membuat pilihan sekolah."

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X