Kompas.com - 19/11/2018, 18:11 WIB
Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) menggagas Posyandu Remaja pertama di Kota Tangerang Selatan. Dok. Vokasi UIProgram Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) menggagas Posyandu Remaja pertama di Kota Tangerang Selatan.

KOMPAS.com - Umumnya Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) ditujukan bagi anak usia dini atau balita (bawah lima tahun).Namun, Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) menggagas "Posyandu Remaja" pertama di Kota Tangerang Selatan.

Program ini digagas oleh Dosen Vokasi UI Badra Al Aufa dengan menggandeng Dinas Kesehatan Tangerang Selatan dan Forum Anak Kota Tangerang Selatan.

Saat ini sudah ada tiga Posyandu Remaja yang telah beroperasi sejak Agustus 2018 dan akan terus bertambah. Hal ini merupakan pengamalan salah satu tridharma perguruan tinggi yaitu pengabdian masyarakat.

"Kegiatan ini diawali dengan pembentukan kader pada Agustus lalu. Adapun sasaran utama Posyandu ini adalah remaja usia 10-18 tahun. Saya melihat dibutuhkan pula pelayanan kesehatan berkesinambungan yang menyentuh seluruh tahapan siklus hidup manusia," ujar Badra Al Aufa seperti dikutip dari rilis yang diterima Kompas.com (19/11/2018)

Posyandu Remaja memberikan pelayanan melalui tahapan yaitu Registrasi, Antropometri (pengukuran tensi darah, tinggi badan, berat badan, bersifat umum), dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE).

Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) menggagas Posyandu Remaja pertama di Kota Tangerang Selatan. Dok. Vokasi UI Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) menggagas Posyandu Remaja pertama di Kota Tangerang Selatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Dalam pelaksanaan tugasnya para kader akan didampingi petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Tangsel. Masing-masing posyandu diharapkan mampu menjaring 50 remaja.

Tiga Posyandu Remaja yang sudah beroperasi adalah Posyandu Kelurahan Serua, Sawah Baru, dan Cempaka Putih, Tangerang Selatan.

Tidak hanya sosialisasi tindakan kesehatan saja namun juga dikombinasikan dengan permainan kesehatan.

Posyandu Remaja juga memfasilitasi remaja memahami permasalahan kesehatan remaja, penyuluhan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif), menemukan alternatif pemecahan masalah, membentuk kelompok dukungan remaja, memperluas jangkauan Puskesmas, terutama bagi remaja daerah yang memiliki keterbatasan akses.

Diharapkan upaya pengabdian masyarakat yang dijalankan Dosen Vokasi UI ini dapat mendukung program Pemerintah di dalam menjalankan pendekatan pelayanan kesehatan yang terintegrasi dan berkesinambungan (continuum of care) sesuai dengan Rencana Strategis Menteri Kesehatan RI tahun 2015-2019.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.