Perkuat Nasionalisme, Kemendikbud "Gelar Karya Film Pelajar 2018" - Kompas.com

Perkuat Nasionalisme, Kemendikbud "Gelar Karya Film Pelajar 2018"

Kompas.com - 21/11/2018, 22:56 WIB
Acara puncak GKFP dilaksanakan tanggal 22-24 November 2018 di Plasa Insan Berprestasi Kemendikbud, Senayan Jakarta.Dok. Kemendikbud Acara puncak GKFP dilaksanakan tanggal 22-24 November 2018 di Plasa Insan Berprestasi Kemendikbud, Senayan Jakarta.

KOMPAS.com - Sebagai salah satu upaya menguatkan jiwa nasionalisme pelajar Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mengadakan acara "Gelar Karya Film Pelajar" (GKFP) 2018.

Acara puncak GKFP dilaksanakan tanggal 22-24 November 2018 di Plasa Insan Berprestasi Kemendikbud, Senayan Jakarta.

Kepala Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud (Pusbangfilm) Maman Wijaya mengatakan kegiatan GKFP bertujuan meningkatkan perkembangan film khususnya fiksi dan dokumenter, membangun rasa cinta tanah air, peduli budaya bangsa melalui media film.

Ia menambahkan, GKFP juga bertujuan mengembangkan nilai-nilai pembelajaran bagi masyarakat luas melalui film.

“Tahun lalu kegiatan ini kita sebut Lomba Film Pelajar. Tahun ini kita beri nama Gelar Karya Film Pelajar agar nuansa lomba berkurang, karena tujuannya menanamkan jiwa nasionalisme,” kata Maman Wijaya dalam acara bersama media di Perpustakaan Kemendikbud Jakarta, Senin (19/11/2018).

Maman menambahkan, tahun ini peserta yang mengirimkan karya film sebanyak 314 siswa, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Dari 314 karya ini, melalui seleksi administrasi dan seleksi substansi akan dipilih 12 finalis.

Baca juga: Cara Pelajar Menyemangati Pelari di Borobudur Marathon 2018

 

Selanjutnya tanggal 22 November 2018 akan dipilih kembali dewan juri sebanyak 6 pemenang.

Kepala Pusbangfilm mengatakan Kemendikbud akan memberikan beasiswa S1 program studi perfilman untuk juara 1 sampai juara 3.

“Selain hadiahnya itu berupa uang yang memang sudah diumumkan, juga ada penawaran beasiswa yang disediakan kalau memang mau diambil,” kata Maman.

Salah satu juri GKFP 2018, Anggi Frisca mengapresiasi kreativitas para pelajar yang telah mengirimkan karya filmnya. “Yang menarik kan karena ini pelajar ya, pelajar yang mungkin lebih murni secara ide tanpa berpikir secara teknis. Teknisnya gimana akan jadi nomor dua lah, jadi bagaimana melihat konten atau ide-ide liarnya,” kata Anggi Frisca.

Salah satu pemenang lomba tahun sebelumnya juga hadir dalam acara tersebut. Taufik, salah satu pemenang lomba karya film pelajar tahun 2017, berharap para pemenang tahun ini bisa lebih baik dari tahun kemarin.

“Semoga ke depannya lebih baik lagi, bukan hanya membuat filmnya tapi lebih memahami isi filmnya itu,” tutup Taufik yang bercita-cita ingin menjadi sutradara tersebut.



Close Ads X