Tim Robotika MAN 2 Menangi Kejuaraan Robot Dunia di Thailand

Kompas.com - 03/12/2018, 17:03 WIB
Tim Robotika dari MAN 2 Jakarta berhasil menorehkan prestasi sebagai Juara 1 di kategori Humanoid Robot Mission di IYRV 2018 di Bangkok, Thailand.Instagram: Mohammad Idza Faizzurahim Tim Robotika dari MAN 2 Jakarta berhasil menorehkan prestasi sebagai Juara 1 di kategori Humanoid Robot Mission di IYRV 2018 di Bangkok, Thailand.

KOMPAS.com - Belum lama ini tim robotika dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Jakarta berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang International Youth Robot Competition (IYRC) 2018 pada 30 November-1 Desember 2018 di Chulalongkorn University, Bangkok, Thailand.

Tim MAN 2 Jakarta ini terdiri dari Mohammad Idza Faizzurahim (16), Andika Novriatama (18), dan Muchtar Yahya (17).

Adapun, dalam ajang IYRC 2018 tim ini hanya mengikuti empat kategori dan dua kategori ini yang berhasil menorehkan prestasi.

Sementara, empat kategori yang mereka ikuti, antara lain Save the Forest, Marine Transporter, Humanoid Robot Mission, dan Creative Science Project.

"Untuk Humanoid Robot Mission itu Andika raih juara 1, lalu Creative Science Project itu ada saya dan Yahya dapet peringkat ke-8," ujar Mohammad Idza Faizzurahim atau Idza saat dihubungi Kompas.com pada Senin (3/12/2018).

Idza mengungkapkan, ia dan Yahya mengikuti lomba kategori Creative Science Project dengan membuat konsep robotika yang bisa menjadi alat penanggulangan banjir, seperti kondisi sebelum, sesaat, dan sesudah teradinya banjir.

"Kami mengambil kasus di Kota Jakarta yang memang menjadi salah satu kota yang sering kali terjadi banjir," ujar Idza.

Sementara, mereka hanya mengikuti 4 kategori dikarenakan ada ketentuan usia yang disyaratkan untuk tiap kategori.

Kejuaraan IYRC 2018

Dalam ajang kejuaraan robotika ini, mereka didampingi oleh pelatih tim Robotika MAN 2 Jakarta, Mawarizkar Radya dan Ikhlas Muhammad Alwan.

Perlu diketahui, IYRC merupakan ajang kejuaraan di bidang robotika internasional yang diselenggarakan tiap tahun.

Untuk tahun ini, IYRC 2018 diikuti oleh 30 negara, seperti Israel, Kazakhstan, India, Malaysia, China, Vietnam, Singapura, Korea Selatan, Myanmar, dan Indonesia.

Total keseluruhan peserta dalam ajang ini sekitar 1.200 orang yang terbagi dalam sejumlah kategori.

Selain itu, sistem penilaian atau penjurian yang berlaku di IYRC 2018 ternyata berbeda-beda tergantung dari kategori yang dipilih.

"Untuk kategori Humanoid Robot Mission itu menggunakan sistem poin dan waktu, kalau Creative Science Project itu yang dinilai metode presentasi, seberapa menarik ide yang diangkat, dan komponen robot yang digunakan," ujar Idza.

Menurut Idza, dalam perlombaan IYRC 2018, mereka menganggap tim lawan paling tangguh berasal dari Malaysia.

"Karena memang mereka (Malaysia) memakai komponen robotik yang sangat banyak jumlahnya, sehingga mendukung penuh proyek yang mereka buat," ujar Idza.

Persiapan yang dilakukan

Untuk mengikuti kejuraan dunia seperti IYRC ini, tentunya tim robotika dari MAN 2 Jakarta ini melakukan beberapa persiapan.

Idza mengatakan, mereka melakukan persiapan seperti latihan rutin di Rumah Robot di Tangerang Selatan.

"Persiapannya kurang lebih selama sebulan mulai dari latihan, uji coba, pembelian bahan, pembuatan video, materi presentasi, pembuatan website, dan komponen pendukung lainnya," ujar Idza.


Terkini Lainnya

BNN: Sepanjang 2018, 2 Juta Mahasiswa dan 1,5 Juta Pekerja Terlibat Narkoba

BNN: Sepanjang 2018, 2 Juta Mahasiswa dan 1,5 Juta Pekerja Terlibat Narkoba

Megapolitan
Mahasiswa Universitas Timor Tewas Ditikam Temannya saat Sedang Berdiskusi

Mahasiswa Universitas Timor Tewas Ditikam Temannya saat Sedang Berdiskusi

Regional
Sisihkan Gajinya Bagi Siswa Miskin, Guru di Kenya Ini Menang Hadiah Rp 14 Miliar

Sisihkan Gajinya Bagi Siswa Miskin, Guru di Kenya Ini Menang Hadiah Rp 14 Miliar

Internasional
Datangi Polda Metro, Joko Driyono Kembali Jalani Pemeriksaan Pagi Ini

Datangi Polda Metro, Joko Driyono Kembali Jalani Pemeriksaan Pagi Ini

Megapolitan
Anies Jajal Halte Transjakarta Bundaran HI yang Terintegrasi dengan Stasiun MRT

Anies Jajal Halte Transjakarta Bundaran HI yang Terintegrasi dengan Stasiun MRT

Megapolitan
Bayi Prabowo Lebih Agresif Saat Menyusui daripada Bayi Sandiaga (2)

Bayi Prabowo Lebih Agresif Saat Menyusui daripada Bayi Sandiaga (2)

Regional
KPU Fasilitasi Kampanye Peserta Pemilu di Media Massa

KPU Fasilitasi Kampanye Peserta Pemilu di Media Massa

Nasional
BPN Prabowo-Sandiaga Luncurkan Aplikasi Kawal Suara Pemilu 2019

BPN Prabowo-Sandiaga Luncurkan Aplikasi Kawal Suara Pemilu 2019

Nasional
Begini Cara TM Ragunan Mengembangbiakkan Harimau Sumatera

Begini Cara TM Ragunan Mengembangbiakkan Harimau Sumatera

Megapolitan
KPK Lakukan Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Maluku

KPK Lakukan Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Maluku

Nasional
Peserta Pemilu Dilarang Beri Uang Transportasi untuk Kampanye Terbuka

Peserta Pemilu Dilarang Beri Uang Transportasi untuk Kampanye Terbuka

Regional
Di Gunung Tidar, Gubernur Ganjar dan Warga Gelar Slametan Puser Bumi

Di Gunung Tidar, Gubernur Ganjar dan Warga Gelar Slametan Puser Bumi

Nasional
Plt Bupati Cianjur Sarankan Kotak Suara Pemilu Dibuat Transparan

Plt Bupati Cianjur Sarankan Kotak Suara Pemilu Dibuat Transparan

Regional
Kisah Pilu Taufik, Malaikat Kecil Penyelamat Turis Malaysia yang Jadi Tulang Punggung Keluarga (1)

Kisah Pilu Taufik, Malaikat Kecil Penyelamat Turis Malaysia yang Jadi Tulang Punggung Keluarga (1)

Regional
[POPULER MEGAPOLITAN] Anies Berterima Kasih ke Sutiyoso hingga Ahok | Cerita Sutiyoso soal Mimpi MRT

[POPULER MEGAPOLITAN] Anies Berterima Kasih ke Sutiyoso hingga Ahok | Cerita Sutiyoso soal Mimpi MRT

Megapolitan


Close Ads X