Anak-anak Minta 4 Hal Ini agar Mereka Bahagia...

Kompas.com - 04/12/2018, 07:07 WIB
Ilustrasi anak kecil Ilustrasi anak kecil

KOMPAS.com - Kesehatan emosional sebagai seorang anak menjadi dasar untuk hidup yang lebih baik di masa dewasa. Namun, survei di Inggris justru menunjukan anak-anak dan remaja saat ini justru berada di titik kebahagiaan terendah dalam hidup mereka sejak 2010 .

Tim peneliti, HAPPEN (Health and Attainment of Pupils in a Primary Education Network) atau jaringan pendidikan siswa sekolah dasar, meneliti bagaimana meningkatkan kesehatan emosional dan kebahagiaan anak.

Mereka tidak menggunakan data dan statistik atau menanyakan para ahli apa yang menurut mereka paling baik, namun langsung berbicara pada sekitar 2.000 anak berusia 9-11 tahun dari jaringan sekolah dasar di South Wales, Inggris.

Peneliti mengajukan pertanyaan kepada anak-anak apa yang akan mereka ubah di daerah mereka untuk membuat diri mereka, teman-teman dan keluarga mereka lebih bahagia.

Baca juga: Ini Kendala Penanganan Masalah Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Jadi, apa yang paling diinginkan anak-anak? 4 Hal ini adalah ide paling umum yang diajukan anak-anak dari hasil survei tersebut:

1. "Beri kami lebih banyak tempat bermain..."

"... anak-anak di tempatku berlari mengelilingi tempat parkir dan jalan setiap hari."

Kurang dari 20% anak-anak menginginkan lebih banyak taman atau ruang hijau, atau untuk memperbaiki taman yang ada. Banyak taman di Inggris saat ini berada di titik krisis karena menurunya sumber daya dalam pengelolaan.

Beberapa alokasi pendanaan lebih ditujukan untuk taman yang lebih besar, sehingga mengabaikan pentingnya area lingkungan lokal yang lebih kecil. Padahal justru area lokal bermain lokal ini menjadi tempat utama di mana mereka bertemu dan bermain dengan teman-teman.

2. "Ciptakan fasilitas lokal di mana kami bisa beraktifitas..."

"Buka gym untuk anak-anak."
"Buka lebih banyak klub olahraga di daerah ini."

Lagi, sekitar 20% jawaban berasal dari anak-anak menginginkan fasilitas olahraga yang dapat mereka datangi dan cocok untuk kelompok usia mereka. Mereka menginginkan klub olahraga yang lebih spesifik, seperti bola basket dan sepak bola, atau meminta lebih banyak tempat kegiatan yang lebih bebas seperti taman skate.

Menyediakan lebih banyak fasilitas lokal tidak hanya dapat membantu meningkatkan tingkat aktivitas anak yang sedang menurun, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan/kebahagiaan secara keseluruhan .

3. "Bersihkan jalanan..."

"Hentikan untuk meninggalkan sisa rokok dan botol minuman di jalanan."
"Akan lebih baik jika tidak ada sampah dan kotoran di mana-mana."

Survei tahun 2018 dilakukan badan amal lingkungan Keep Wales Tidy menunjukkan sampah terkait rokok banyak ditemukan di hampir 80% jalanan Welsh dan sampah minuman di 43% jalanan Welsh.

Survei ini juga menyorot permasalahan sampah di mana 20% dari tanggapan survei berasal dari anak-anak meminta lingkungan lebih bersih, serta polusi lebih sedikit dan lebih banyak pohon.

4. "Buat jalan lebih aman..."

"Pagar agar anak-anak bisa bermain dengan aman tanpa ditabrak mobil."

Hampir 10% dari respon survei bicara soal keselamatan di jalan. Anak-anak berkomentar tentang perlunya jalan yang lebih aman di sekitar sekolah dan rumah.

Ini termasuk permintaan untuk lebih sedikit mobil di jalan, batas kecepatan, penyeberangan zebra dan lebih banyak petugas penyeberangan sekolah.

Telah ada inisiatif di Inggris yang berfokus membuat jalan-jalan lebih ramah anak. Namun, ini baru sebagian kecil, dan masih dibutuhkan tindakan pada tingkat kebijakan untuk membuat jalan lebih aman bagi anak-anak.

Melihat hasil survei, tim peneliti menemukan benang merah: anak-anak hanya ingin ruang yang aman untuk bermain dan aktif. Apa yang mereka minta bukan hal besar.

Saat ini, anak-anak berada di bawah tekanan yang sangat besar untuk mencapai target akademis dan hidup di dunia yang berfokus pada belajar demi menghadapi ujian.

Ini membuat bermain bukan menjadi prioritas. Padahal bermain sangat dibutuhkan agar anak mempelajari berbagai keterampilan dan kecakapan yang tidak dapat diajarkan di sekolah.

Nampaknya masyarakat perlu memberi perhatian lebih serius dalam menghargai dan membangun masa anak-anak yang lebih baik. Kita perlu memberikan tempat lebih tinggi untuk kebahagiaan anak dengan lebih dekat dan mendengarkan mereka.

Dan tidak kalah penting, menggunakan ukuran mereka tentang arti bahagia bagi mereka.


Terkini Lainnya

BNN: Sepanjang 2018, 2 Juta Mahasiswa dan 1,5 Juta Pekerja Terlibat Narkoba

BNN: Sepanjang 2018, 2 Juta Mahasiswa dan 1,5 Juta Pekerja Terlibat Narkoba

Megapolitan
Mahasiswa Universitas Timor Tewas Ditikam Temannya saat Sedang Berdiskusi

Mahasiswa Universitas Timor Tewas Ditikam Temannya saat Sedang Berdiskusi

Regional
Sisihkan Gajinya Bagi Siswa Miskin, Guru di Kenya Ini Menang Hadiah Rp 14 Miliar

Sisihkan Gajinya Bagi Siswa Miskin, Guru di Kenya Ini Menang Hadiah Rp 14 Miliar

Internasional
Datangi Polda Metro, Joko Driyono Kembali Jalani Pemeriksaan Pagi Ini

Datangi Polda Metro, Joko Driyono Kembali Jalani Pemeriksaan Pagi Ini

Megapolitan
Anies Jajal Halte Transjakarta Bundaran HI yang Terintegrasi dengan Stasiun MRT

Anies Jajal Halte Transjakarta Bundaran HI yang Terintegrasi dengan Stasiun MRT

Megapolitan
Bayi Prabowo Lebih Agresif Saat Menyusui daripada Bayi Sandiaga (2)

Bayi Prabowo Lebih Agresif Saat Menyusui daripada Bayi Sandiaga (2)

Regional
KPU Fasilitasi Kampanye Peserta Pemilu di Media Massa

KPU Fasilitasi Kampanye Peserta Pemilu di Media Massa

Nasional
BPN Prabowo-Sandiaga Luncurkan Aplikasi Kawal Suara Pemilu 2019

BPN Prabowo-Sandiaga Luncurkan Aplikasi Kawal Suara Pemilu 2019

Nasional
Begini Cara TM Ragunan Mengembangbiakkan Harimau Sumatera

Begini Cara TM Ragunan Mengembangbiakkan Harimau Sumatera

Megapolitan
KPK Lakukan Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Maluku

KPK Lakukan Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Maluku

Nasional
Peserta Pemilu Dilarang Beri Uang Transportasi untuk Kampanye Terbuka

Peserta Pemilu Dilarang Beri Uang Transportasi untuk Kampanye Terbuka

Regional
Di Gunung Tidar, Gubernur Ganjar dan Warga Gelar Slametan Puser Bumi

Di Gunung Tidar, Gubernur Ganjar dan Warga Gelar Slametan Puser Bumi

Nasional
Plt Bupati Cianjur Sarankan Kotak Suara Pemilu Dibuat Transparan

Plt Bupati Cianjur Sarankan Kotak Suara Pemilu Dibuat Transparan

Regional
Kisah Pilu Taufik, Malaikat Kecil Penyelamat Turis Malaysia yang Jadi Tulang Punggung Keluarga (1)

Kisah Pilu Taufik, Malaikat Kecil Penyelamat Turis Malaysia yang Jadi Tulang Punggung Keluarga (1)

Regional
[POPULER MEGAPOLITAN] Anies Berterima Kasih ke Sutiyoso hingga Ahok | Cerita Sutiyoso soal Mimpi MRT

[POPULER MEGAPOLITAN] Anies Berterima Kasih ke Sutiyoso hingga Ahok | Cerita Sutiyoso soal Mimpi MRT

Megapolitan


Close Ads X