Kedokteran UI Luncurkan Aplikasi "Keselamatan Pasien di Puskesmas"

Kompas.com - 07/01/2019, 21:29 WIB
KUI Luncurkan Aplikasi Android Keselamatan Pasien di Puskesmas Dok. UIKUI Luncurkan Aplikasi Android Keselamatan Pasien di Puskesmas

KOMPAS.com - Tim peneliti Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas (IKK) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ( UI) meluncurkan aplikasi Android, “ Aplikasi Keselamatan Pasien di Puskesmas (AKPP)”.

Aplikasi ini telah diluncurkan di Google Play Store 16 November dan merupakan hasil penelitian dari tim Fakultas Kedokteran UI (FKUI) tentang “Perangkat Lunak Patient Safety Berbasis Smartphone untuk Puskesmas”.

Aplikasi ini dibuat dan dikembangkan 5 orang dokter FKUI, yaitu Herqutanto, Boy Sabarguna, Levina Chandra Khoe, Ajeng Pramastuty, dan Rafli Filano.

“Kami sebagai tim peneliti ingin mengembangkan sebuah tool untuk membantu Puskesmas membangun kebiasaan budaya keselamatan pasien,” ujar Herqutanto selaku ketua tim seperti dikutip dari laman resmi UI.

Sasaran utama aplikasi ini adalah para staf Puskesmas. “Dengan mengunduh, menggunakan dan mengimplementasikan aplikasi ini di Puskesmas, diharapkan para staf dapat lebih baik dalam menerapkan standar keselamatan pasien, sehingga dapat mengurangi kematian karena kesalahan medis,” tambah Herqutanto.

Baca juga: Mahasiswa UI Buat Inovasi Platform Berdonasi Tanpa Uang

Dalam aplikasi ini, staf Puskesmas akan selalu diingatkan melalui aplikasi tentang semua indikator yang diperlukan untuk sebuah standar keselamatan pasien sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) nomor 46 tahun 2015.

Selain itu, staf Puskesmas juga dapat mengunggah dokumen ke aplikasi ini dan mengunduhnya kembali kapanpun mereka butuhkan di masa mendatang.

Staf juga dapat memantau perkembangannya sendiri (self-assessment) sesuai dengan daftar indikator keamanan. Mereka juga dapat menerima umpan balik dalam hal skor akreditasi, baik dalam hal indikator, ataupun skor total.

Selain itu, staf Puskesmas yang merupakan user aplikasi ini akan memperoleh saran serta usulan perbaikan secara otomatis apabila nilai skor belum mencapai sempurna.

Untuk mendukung penggunaan aplikasi ini, FKUI telah melakukan sosialisasi terhadap 30 praktisi medis dari berbagai Puskesmas di Jakarta, yang secara langsung mengunduh aplikasi tersebut.

Walaupun aplikasi ini baru mencakup keselamatan pasien, dan belum meliputi seluruh kriteria akreditasi, aplikasi ini telah mendapatkan pujian dari komunitas medis karena menggambarkan standar akreditasi keselamatan pasien dengan baik.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X