"Tim Kartini" UGM Raih Juara Kompetisi ICT di Korea Selatan

Kompas.com - 07/01/2019, 21:50 WIB
Tim Kartini UGM berhasil meraih juara pertama kompetisi 2018 UNESCO-UNITWIN ICT & Leadership Advanced Workshop and International Competition di Sookmyung Women?s University, Korea Selatan (10-15/12/2018).Dok. UGM Tim Kartini UGM berhasil meraih juara pertama kompetisi 2018 UNESCO-UNITWIN ICT & Leadership Advanced Workshop and International Competition di Sookmyung Women?s University, Korea Selatan (10-15/12/2018).

KOMPAS.com - Delegasi mahasiswi Universitas Gadjah Mada ( UGM) yang tergabung dalam tim Kartini Gama berhasil meraih juara pertama kompetisi "2018 UNESCO-UNITWIN ICT & Leadership Advanced Workshop and International Competition" yang berlangsung 10-15 Desember 2018 lalu di Sookmyung Women’s University, Korea Selatan.

Tim Kartini Gama terdiri dari 7 anggota yang berasal dari berbagai fakultas dan terbagi dalam tim ICT dan tim leadership. Tim ICT beranggotakan Teya Titiang Tiana (Fakultas ISIPOL), Christina Dwi Kusumaningtyas (Fakultas Pertanian), Rizka Dwi Amalia (Fakultas Geografi).

Sementara tim leadership terdiri dari Anisa Dian Larasati (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Hanin Banurukmi (Fakultas Ilmu Budaya), Nurisa Fajri Wijayanti (Fakultas Geografi), dan Linda Oktavianingsih (Fakultas Biologi).

Kompetisi lanjutan

Teya mengatakan kompetisi diselenggarakan Sookmyung Women’s University dan Asia Pasific Women’s Information Network Center (APWINC) UNESCO-UNITWIN program bekerja sama dengan Pusat Studi Wanita (PSW) UGM.

Baca juga: UGM Kirim Relawan Bantu Korban Tsunami di Lampung Selatan

 

Ini merupakan kompetisi lanjutan dari 2017 Sookmyung UNESCO-UNITWIN program: Women’s Empowerment through ICT Skills and Leadership Education yang dilaksanakan di Yogyakarta awal tahun 2018 dan sepenuhnya didanai Kementerian Pendidikan Korea Selatan.

“Kompetisi diikuti 39 orang yang merupakan tim terpilih dari Universitas Gadjah Mada, Life University, Royal University of Phnom Penh, National University of Laos, dan Souphanouvong University,” ungkapnya dalam rilis UGM (7/1/2018).

Selain mengikuti kompetisi, seluruh peserta mendapatkan pelatihan dan bimbingan dari para ahli dalam bidang ICT dan kepemimpinan. Tim ICT mendapatkan pelatihan tentang "Arduino dan Raspberry Pi" diampu Prof. Todd Holoubek di Seoul Innovation Center.

Ragam pelatihan

Sedangkan tim leadership mendapat kuliah umum tentang "Female Leadership, Personality Type Test and Career Mapping dan Design Thinking" oleh Myonghee Kim, Swookyung Suh, dan Yeunkeum Chang.

Tak hanya itu, disebutkan Teya, seluruh peserta juga memperoleh special lecture tentang "Believe in Your Potentials" oleh Hyungjin Lee dan "Entrepreneurship for Future Talent" oleh Miran Kim (APEC Best Award Grand-Prix Winner).

Disamping itu, peserta juga berkesempatan melakukan kunjungan ke kantor Amazon di Korea, mempelajari tentang budaya Korea dan praktik membuat langsung gelang tradisional Korea di Korea Style Hub, serta menikmati pertunjukan musik di NH Art Hall.

Di akhir kegiatan, setiap tim diminta menyampaikan ide tentang pemberdayaan perempuan yang dapat diterapkan di level pemerintah, sekolah, keluarga, individual serta komunitas lokal maupun internasional dengan menggunakan ICT.

Perlindungan tenaga kerja wanita

“Tim UGM berhasil meraih best winner dengan mengangkat ide perlindungan tenaga kerja wanita,” sebutnya.

Teya menjelaskan timnya mengembangkan prototipe inovasi teknologi bernama HER (Helper Bracelet for Migrant Worker) yang dirangkai menggunakan ARDUINO KIT. HER merupakan rancangan alat yang didesain untuk membantu para Tenaga Kerja Wanita yang bekerja di sektor domestik yang sangat rentan terhadap tindak kekerasan dan pelecehan.

“Pengembangan prototipe ini terinsipirasi dari banyaknya kasus kematian dan ketidakadilan yang menimpa TKW Indonesia selama mereka bekerja di luar negeri,” jelasnya.

Mereka berharap ide dan desain dari alat ini dapat dikembangkan lebih lanjut untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan di negara-negara berkembang yang selaras dengan Sustainable Development Goals nomor 5 tentang Gender Equality dan juga nomor 8 tentang Decent Work and Economic Growth.



Terkini Lainnya

Presiden China Berangkat ke Korut untuk Bertemu Kim Jong Un

Presiden China Berangkat ke Korut untuk Bertemu Kim Jong Un

Internasional
Minta Dipekerjakan Sebagai Sopir dan Operator, Warga Hentikan Proyek Tol Aceh

Minta Dipekerjakan Sebagai Sopir dan Operator, Warga Hentikan Proyek Tol Aceh

Regional
Jokowi Bertolak ke Surabaya, Kondangan hingga Bagikan Sertifikat

Jokowi Bertolak ke Surabaya, Kondangan hingga Bagikan Sertifikat

Nasional
Sidang MK Hari Ini, KPU Akan Hadirkan 15 Saksi dan 2 Ahli

Sidang MK Hari Ini, KPU Akan Hadirkan 15 Saksi dan 2 Ahli

Nasional
Ahli Prabowo-Sandi Sebut Ada 27 Juta 'Ghost Voters' Dalam Pemilu 2019

Ahli Prabowo-Sandi Sebut Ada 27 Juta 'Ghost Voters' Dalam Pemilu 2019

Nasional
Demi Sekolah, Anak-anak di Pedalaman Flores Harus Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai

Demi Sekolah, Anak-anak di Pedalaman Flores Harus Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai

Regional
Ahli 02: Di Situng, Suara Prabowo-Sandi Turun, Jokowi-Ma'ruf Selalu Naik

Ahli 02: Di Situng, Suara Prabowo-Sandi Turun, Jokowi-Ma'ruf Selalu Naik

Nasional
Gempa 6,3 SR Guncang Sarmi Papua, Warga Sempat Panik Keluar Rumah

Gempa 6,3 SR Guncang Sarmi Papua, Warga Sempat Panik Keluar Rumah

Regional
Kejanggalan PPDB 2019 di Bandung, 8 Siswa Pendaftar SMA Favorit Beralamat Sama

Kejanggalan PPDB 2019 di Bandung, 8 Siswa Pendaftar SMA Favorit Beralamat Sama

Regional
Masuk Ancol Gratis Saat HUT DKI, Ini Aktivitas yang Bisa Dilakukan

Masuk Ancol Gratis Saat HUT DKI, Ini Aktivitas yang Bisa Dilakukan

Megapolitan
Fakta Rekonstruksi Pembunuhan Sadis di Cianjur, Berawal dari Knalpot Bising hingga Korban Kebal Dibacok

Fakta Rekonstruksi Pembunuhan Sadis di Cianjur, Berawal dari Knalpot Bising hingga Korban Kebal Dibacok

Regional
7 Fakta Polemik Sistem Zonasi PPDB 2019, Desak Jokowi Copot Mendikbud hingga Sejumlah Sekolah Kekurangan Siswa

7 Fakta Polemik Sistem Zonasi PPDB 2019, Desak Jokowi Copot Mendikbud hingga Sejumlah Sekolah Kekurangan Siswa

Regional
Pembunuhan Khashoggi, Pakar PBB Minta Putra Mahkota Saudi Disanksi

Pembunuhan Khashoggi, Pakar PBB Minta Putra Mahkota Saudi Disanksi

Internasional
Kasus Dugaan Korupsi, Jaksa Agendakan Periksa Kepala Satpol PP Maluku

Kasus Dugaan Korupsi, Jaksa Agendakan Periksa Kepala Satpol PP Maluku

Regional
Berbekal Dokumen RDP DPR, Pihak Sjamsul Nursalim Sebut Kasus BLBI Tak Bisa Diselidiki

Berbekal Dokumen RDP DPR, Pihak Sjamsul Nursalim Sebut Kasus BLBI Tak Bisa Diselidiki

Nasional

Close Ads X