Ini Materi yang Diuji bila Kamu Tertarik Masuk UI

Kompas.com - 10/01/2019, 19:54 WIB
Para peserta ujian SBMPTN berbasis komputer (UTBK) di salah satu panitia lokal Jakarta Kampus UI Depok (8/5/2018)Dok. Kompas.com Para peserta ujian SBMPTN berbasis komputer (UTBK) di salah satu panitia lokal Jakarta Kampus UI Depok (8/5/2018)

KOMPAS.com - Dalam rangka sosialisasi informasi kepada calon mahasiswa, Universitas Indonesia ( UI) menggelar Konferensi Pers Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru UI Tahun 2019 pada Selasa (8/1/2019) di Gedung Pusat Administrasi UI kampus Depok.

Seleksi masuk UI dibagi menjadi dua kategori, yakni jalur undangan dan jalur tulis. Jalur undangan adalah seleksi masuk tanpa ujian tulis. Hanya sekolah yang diundang yang dapat mendaftarkan siswa melalui jalur ini.

Jika sekolah tidak mendapat undangan, maka siswa dari sekolah tersebut tidak dapat mendaftar di jalur undangan.

Jalur tulis adalah seleksi masuk dengan mengikuti ujian tulis. Siapa saja dapat mendaftar untuk mengikuti ujian tulis. Berikut materi yang diujikan dalam seleksi mahasiswa baru UI 2019:

1. Jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN)

Baca juga: Catat dan Persiapkan, Ini Jadwal Seleksi Masuk UI 2019

  • TKA (Tes Kompetensi Akademik): materi rumpun Saintek dan Soshum.
  • TPS (Tes Potensi Skolastik): tes kemampuan kognitif, logika, nalar, dan kemampuan umum.

2. Simak UI (Jalur Mandiri)

  • Kemampuan IPA: Matematika IPA, Biologi, Kimia, Fisika.
  • Kemampuan IPS: Ekonomi, Sejarah, Geografi, Sosiologi.
  • Kemampuan Dasar: Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris.
  •  Esai

3. Simak Kelas Khusus Internasional (KKI)

  • Natural Sciences: Mathemathic for natural sciences, Biology, Physic, Chemsitry.
  • Social Sciences: Basic Mathemathic, Economics, Indonesian and World History, Geography, Sociology.
  • Khusus KKI Kedokteran akan mengikuti tes tambahan SJT (Social Judgement Test) dan wawancara.



Terkini Lainnya

Hilang Dua Pekan di Hutan, Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Hilang Dua Pekan di Hutan, Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Bambang Widjojanto Sebut soal Rezim Korup, Sandiaga: Ini Bentuk Kekhawatiran Masyarakat

Bambang Widjojanto Sebut soal Rezim Korup, Sandiaga: Ini Bentuk Kekhawatiran Masyarakat

Megapolitan
Long Bambu, Gelegar Tradisi Ramadhan di Gunungkidul yang Berusia Ratusan Tahun

Long Bambu, Gelegar Tradisi Ramadhan di Gunungkidul yang Berusia Ratusan Tahun

Regional
Pasar Tanah Abang Kembali Menggeliat Setelah Tutup karena Rusuh 22 Mei

Pasar Tanah Abang Kembali Menggeliat Setelah Tutup karena Rusuh 22 Mei

Megapolitan
Prabowo-Sandiaga Siap Hadiri Sidang Pertama Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK

Prabowo-Sandiaga Siap Hadiri Sidang Pertama Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK

Megapolitan
Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Nasional
Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Sandiaga: Bambang Widjojanto Punya Rekam Jejak yang Baik Tangani Gugatan di MK

Sandiaga: Bambang Widjojanto Punya Rekam Jejak yang Baik Tangani Gugatan di MK

Megapolitan
Tiket Mahal, Hanya Lion Air dan Sriwijaya yang Punya Extra Flight, Itu Pun Sekali Sehari...

Tiket Mahal, Hanya Lion Air dan Sriwijaya yang Punya Extra Flight, Itu Pun Sekali Sehari...

Regional
Jenazah Bayi Kembar dengan Tali Pusar Ditemukan Mengambang di Kali

Jenazah Bayi Kembar dengan Tali Pusar Ditemukan Mengambang di Kali

Regional
Tradisi Weh Huweh di Demak, Bebas Bertukar Makanan Saat Ramadhan...

Tradisi Weh Huweh di Demak, Bebas Bertukar Makanan Saat Ramadhan...

Regional
Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Nasional
Begini Desain Masjid Karya Ridwan Kamil yang Akan Dibangun di Gaza Palestina

Begini Desain Masjid Karya Ridwan Kamil yang Akan Dibangun di Gaza Palestina

Regional
Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Nasional
Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Internasional

Close Ads X