Ternyata Begini "Data Science" Memprediksi Penggunaan Kartu Prabayar

Kompas.com - 11/01/2019, 15:53 WIB
Meet Up ke-6 DQLab membahas tema Data Science: Memprediksi Perilaku Pelanggan Kartu Pra-bayar di 3 Bulan Pertama.Dok. DQLab Meet Up ke-6 DQLab membahas tema Data Science: Memprediksi Perilaku Pelanggan Kartu Pra-bayar di 3 Bulan Pertama.

KOMPAS.com - Pendapat industri telekomunikasi merupakan tulang punggung dunia digital modern rasanya akan sangat sulit untuk terbantahkan. Bagaimana tidak, di zaman serba digital ini hampir setiap aktivitas komunikasi dilakukan melalui smartphone.

Aktifitas chatting, browsing, social media, voice call, hingga video call akan tercatat dan terekam sehingga menghasilkan milyaran data.

 

Beberapa waktu lalu industri telekomunikasi tanah air sempat dihebohkan dengan adanya regulasi yang mengharuskan pengguna melakukan registrasi prabayar.

Sebenarnya ada sisi positif dapat ditarik dari regulasi ini. Data pelanggan dapat menjadi lebih valid serta dapat mengurangi efek kejahatan (cyber security).

Registrasi juga dapat menyehatkan industri dengan mengurangi para pemakai yang suka berpindah-pindah (swinger or rotational churner), serta mengurangi biaya produksi pembuatan kartu.

 

Walaupun positif, tidak semua pengguna smartphone mau berpindah ke kartu prabayar.

Lalu, bagaimana sebenarnya perilaku pengguna kartu prabayar berdasarkan data? Bagaimana pula data dapat menunjukkan seberapa besar pengguna dapat bertahan (survival status) dalam penggunaan kartu prabayar?

Memprediksi perilaku pengguna prabayar

 

Implementasi ilmu data science ternyata dapat digunakan memprediksi apakah pengguna akan tetap berlangganan kartu prabayar 90 hari setelah mengaktivasi kartu tersebut.

Vincent Adhi Handara, praktisi data dcientist dari salah satu perusahaan asuransi terkemuka di Indonesia menjelaskan metode yang dapat digunakan memprediksi perilaku pelanggan kartu prabayar tersebut.

 

Untuk mengetahuinya, ada serangkaian tahapan atau proses dilalui oleh pengguna.

Mari kita ibaratkan bahwa terdapat empat titik yaitu titik A, B, C dan D. Titik A adalah waktu pengaktifan kartu prabayar oleh pelanggan. Titik A ke C adalah masa 90 hari semenjak pengaktifan kartu prabayar. Titik A ke B adalah masa 14 hari penggunaan kartu prabayar semenjak pengaktifan kartu.

dari pengguna kartu prabayar.

Halaman Berikutnya
Halaman:


Terkini Lainnya

Pasar Tanah Abang Kembali Menggeliat Setelah Tutup karena Rusuh 22 Mei

Pasar Tanah Abang Kembali Menggeliat Setelah Tutup karena Rusuh 22 Mei

Megapolitan
Prabowo-Sandiaga Siap Hadiri Sidang Pertama Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK

Prabowo-Sandiaga Siap Hadiri Sidang Pertama Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK

Megapolitan
Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Nasional
Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Sandiaga: Bambang Widjojanto Punya Rekam Jejak yang Baik Tangani Gugatan di MK

Sandiaga: Bambang Widjojanto Punya Rekam Jejak yang Baik Tangani Gugatan di MK

Megapolitan
Tiket Mahal, Hanya Lion Air dan Sriwijaya yang Punya Extra Flight, Itu Pun Sekali Sehari...

Tiket Mahal, Hanya Lion Air dan Sriwijaya yang Punya Extra Flight, Itu Pun Sekali Sehari...

Regional
Jenazah Bayi Kembar dengan Tali Pusar Ditemukan Mengambang di Kali

Jenazah Bayi Kembar dengan Tali Pusar Ditemukan Mengambang di Kali

Regional
Tradisi Weh Huweh di Demak, Bebas Bertukar Makanan Saat Ramadhan...

Tradisi Weh Huweh di Demak, Bebas Bertukar Makanan Saat Ramadhan...

Regional
Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Nasional
Begini Desain Masjid Karya Ridwan Kamil yang Akan Dibangun di Gaza Palestina

Begini Desain Masjid Karya Ridwan Kamil yang Akan Dibangun di Gaza Palestina

Regional
Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Nasional
Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Internasional
Ramadhan, Ratusan Pemulung di Palopo Dapat Paket Sembako dari Polisi

Ramadhan, Ratusan Pemulung di Palopo Dapat Paket Sembako dari Polisi

Regional
Dua Kapal Perintis Berangkatkan 900 Pemudik Lewat Pelabuhan Ambon

Dua Kapal Perintis Berangkatkan 900 Pemudik Lewat Pelabuhan Ambon

Regional
Jenguk Korban Kerusuhan 22 Mei, Waketum Demokrat Minta Pengusutan Tuntas

Jenguk Korban Kerusuhan 22 Mei, Waketum Demokrat Minta Pengusutan Tuntas

Nasional

Close Ads X