Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

Kompas.com - 18/01/2019, 23:23 WIB
Universitas Budi Luhur melakukan pelepasan 952 mahasiswa untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (17/1/2019). Dok. Universitas Budi LuhurUniversitas Budi Luhur melakukan pelepasan 952 mahasiswa untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (17/1/2019).

KOMPAS.com -  Universitas Budi Luhur melaksanakan upcara pelepasan 952 mahasiswa untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata ( KKN) pada tanggal 17 Januari 2019 di Kampus Universitas Budi Luhur, Jakarta.

KKN angkatan ke-2 mengambil tema “Mendidik Generasi Cerdas Berbudi Luhur”. Liza Dwi Ratna Dewi, Humas Universitas Budi Luhur menyampaikan KKN tahun ini akan dilaksanakan di 6 provinsi meliputi 95 lokasi, di antaranya:

  1. Propinsi DKI Jakarta: 33 titik lokasi di 17 kecamatan.
  2. Propinsi Banten: 9 titik lokasi di 2 kecamatan.
  3. Propinsi Jawa Barat: 38 titik lokasi di 11 kecamatan.
  4. Propinsi Jawa Tengah: 9 titik lokasi di 3 kecamatan.
  5. Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta: 3 titik lokasi di 1 kecamatan.
  6. Proponsi Jambi: 3 titik lokasi di 2 kecamatan.

Liza menambahkan, "Di setiap titik lokasi mahasiswa akan berada di lokasi selama 1 bulan dan akan ada 35 dosen pembimbing lapangan yang terlibat dalam kegiatan KKN ini." 

Baca juga: Mahasiswa Diminta Jangan Hanya Andalkan Ilmu di Kuliah Saja

Lebih jauh Humas Universitas menyampaikan, kegiatan yang akan dilakukan mahasiswa selama di lapangan antara lain adalah:

1. Program Citarum Harum: Terlibat dalam program pemerintah Presiden Jokowidodo untuk membersihkan Sungai Citarum dan ditargetkan selesai dalam 7 tahun. Rektor Universitas Budi Luhur Prof. Didik Sulistyanto menyatakan merasa bangga atas kepercayaan pemerintah kepada Universitas Budi Luhur terpilih sebagai koordinator sekitar 100 perguruan tinggi swasta untuk program KKN "Citarum Harum".

2. Membangun 50 panel solar sel: Program ini rencananya akan dilakukan di wilayah Karawang dan juga wilayah Pandeglang. Melalui program ini diharapkan mampu memberikan penerangan listrik bagi masyarakat yang selama ini belum menikmati listrik.

3. Suku Anak Dalam: Bekerja sama dengan Yayasan Rimbo Kito untuk menyapa Suku Anak Dalam di Kecamatan Tebo, Propinsi Jambi untuk mengembangkan sumber daya manusia yang ada di suku tersebut. Termasuk di 3 titik lokasi ini, program KKN akan membangun dan memperkenalkan “jamban” bagi masyarakat. 

4. Program Bank Sampah di 90 lokasi.

5. Rumah Cerdas Berbudi Luhur (rumah baca) di 95 kelurahan.

6. Program “melek IT” untuk membantu masyarakat secara cerdas berbudi luhur.

Dalam kegiatan ini, Ketua Yayasan Pendidikan Kasih Hanggoro menyatakan, “Kami mendukung penuh program KKN ini karena tidak saja mendidik mahasiswa Universitas Budi Luhur, tetapi juga mendidik masyarakat dalam berbagai aspek, di berbagai wilayah tanah air."

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X