Perkuat Pendidikan Karakter, WVI Luncurkan Buku Panduan PPK

Kompas.com - 25/01/2019, 14:21 WIB
Direktur Nasional WVI dan SArie Budhiman (Staf Ahli Mendikbud Bidang Pembangunan Karakter) dalam peluncuran buku Panduan Penguatan Pendidikan Karakter di Gedung Kemendikbud, Jakarta (22/1/2018). Dok. Wahana Visi IndonesiaDirektur Nasional WVI dan SArie Budhiman (Staf Ahli Mendikbud Bidang Pembangunan Karakter) dalam peluncuran buku Panduan Penguatan Pendidikan Karakter di Gedung Kemendikbud, Jakarta (22/1/2018).

KOMPAS.com - Perkembangan teknologi dan pengaruh globalisasi menjadi sebuah keniscayaan yang terelakkan saat ini. Kemampuan memecahkan masalah, beradaptasi, berkolaborasi, mengembangkan kreativitas dan inovasi serta kepemimpinan menjadi sederat kompetensi yang dibutuhkan di era perubahan cepat ini.

Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) sebagai model pembelajaran yang bertumpu pada kekayaan kearifan lokal tetap dipandang mampu menjadi solusi alternatif mempersiapkan generasi emas di Indonesia tahun 2045.

Wahana Visi Indonesia (WVI), yayasan kemanusiaan fokus anak, berupaya mendukung pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Salah satunya melalui program pendidikan karakter kontekstual di 18 wilayah dampingan WVI di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Indonesia.

Upaya dan pengalaman WVI sejak tahun 2009 berkecimpung di program pendidikan karakter kontekstual telah berhasil mendokumentasikan berbagai modul pelatihan dan buku panduan untuk para guru.

Baca juga: Pendidikan Karakter Antikorupsi Diharap Sentuh Ruang Keluarga dan Kelas

Peluncuran buku PPK dari WVI ini dilakukan pada 22 Januari 2019 di Gedung Kemendikbud, Jakarta.

Rujukan penggiat PPK 

 

“Berdasarkan pengalaman kami di lapangan, WVI berinisiatif memformulasikan strategi penerapan pendidikan karakter kontekstual ke dalam versi yang lebih generik. Diharapkan buku Panduan Praktis Penguatan Pendidikan Karakter Kontekstual ini dapat menjadi salah satu rujukan bagi penggiat pendidikan dalam penerapan penguatan pendidikan karakter di skala nasional terutama di wilayah 3T,” ujar Mega Indrawati selaku Education Team Leader WVI.

Mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), turut hadir dan menjadi narasumber yakni Arie Budhiman, Staf Ahli Mendikbud Bidang Pembangunan Karakter.

Disampaikan Arie, PPK merupakan salah satu prioritas pemerintah saat ini. Untuk itu,  Kemendikbud memberikan apresiasi kepada semua  pihak yang secara aktif memberikan kontribusi terhadap implementasi PPK utamanya di daerah 3T.

“Kami mengapresiasi komitmen dan konsistensi WVI dalam implementasi PPK di wilayah 3T hingga akhirnya buku Panduan Praktis PPK Kontekstual yang dibuat berdasarkan pengalaman langsung dari sekolah, para guru, dan masyarakat dapat rampung dan dipublikasikan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X