[HOAKS] Surat Permintaan Data Siswa Berprestasi dan Penyaluran Beasiswa

Kompas.com - 26/01/2019, 15:48 WIB
Hoaks surat edaran yang meminta data siswa-siswi berprestasi untuk bantuan dana beasiswa yang mengatasnamakan Kemendikbud RI. KemendikbudHoaks surat edaran yang meminta data siswa-siswi berprestasi untuk bantuan dana beasiswa yang mengatasnamakan Kemendikbud RI.
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Belum lama ini tersebar kabar adanya surat edaran yang meminta data siswa-siswi berprestasi dalam bidang akademik dan penyaluran dana beasiswa bakat dan prestasi.

Adapun surat edaran ini juga mengatasnamakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Informasi ini beredar di media sosial pada Jumat (25/1/2019).

Narasi yang beredar:

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, surat edaran yang mengatasnamakan Kemendikbud ini diunggah oleh akun resmi Twitter Kemendikbud, @Kemendikbud pada Jumat (25/1/2019).

Surat bernomor 5749/D/R/2019 ini ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dan Kepala MTs, SMP, SMA, SMK, MA di seluruh Indonesia.

Kemudian, surat tersebut juga berisi informasi bahwa Kemendibud berupaya memberikan bantuan Beasiswa Prestasi Akademik bagi siswa-siswi berprestasi semua jenjang menengah maupun swasta.

Untuk menyalurkan bantuan dana beasiswa ini, pengirim meminta kesediaan sekolah untuk mengirimkan data siswa-siswi yang berprestasi di Bidang Akademik dengan syarat yang berlaku.

Adapun syarat yang berlaku seperti urutan rangking paling tinggi di kelas maksimal tujuh anak tiap kelasnya.

Syarat lainnya, yakni format tabel data, dengan format Microsoft Excel atau Microsoft Word, diminta untuk diisi dengan benar sebelum dikirimkan ke email infokemendikbud2@gmail.com.

Pengirim juga memberikan tenggat waktu kepada pihak sekolah untuk mengirimkan data sebelum tanggal 30 Januari 2019.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X