PDSS Telah Ditutup, Siswa Diminta Lakukan Verifikasi SNMPTN Hari Ini

Kompas.com - 29/01/2019, 06:32 WIB
Universitas Diponegoro melakukan sosialisasi SNMPTN kepada 200 kepala sekolah Wilayah Cabang Dinas Pendidikan XI dan XII, Kamis (17/1/2019). Dok. Undip Universitas Diponegoro melakukan sosialisasi SNMPTN kepada 200 kepala sekolah Wilayah Cabang Dinas Pendidikan XI dan XII, Kamis (17/1/2019).

KOMPAS.com - Laman pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa sebagai bagian rangkaian syarat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) telah ditutup hari Minggu lalu (27/1/2019).

Ketua panitia Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) penyelenggara SNMPTN 2019 Prof. Ravik Karsidi menyampaikan jumlah sekolah melakukan pengisian PDSS sebanyak 18.206 dan jumlah telah melakukan finalisasi sebanyak 14.675.

Jumlah ini menurutnya mengalami peningkatan bila dibandingkan tahun lalu yang mencapai 10.152 sekolah. 

Sedangkan jumlah sekolah yang berpotensi bisa mengisi data PDSS namun tidak melakukan pengisian PDSS sebanyak 3.531 sekolah. Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu sebanyak 8.188 sekolah yang tidak melengkapi pengisian.

Swjak kemarin laman pengisian PDSS sudah ditutup dan sebaliknya laman verifikasi siswa sudah dapat dibuka. 

Baca juga: Daftar 85 PTN SNMPTN 2019, Mana PTN Pilihanmu?

Data verifikasi siswa sudah dibuka kembali, maka diharapkan siswa segera melakukan verifikasi sampai tanggal 29 Januari 2019 (hari ini) jam 10.00 WIB.

Jumlah siswa yang melakukan verifikasi hingga saat ini (27/1/2019) tercatat sebanyak 446.114 siswa.

"Kalau kita lihat potensi jumlah siswa besar, setelah verifikasi jumlahnya bisa mencapai 500 ribu siswa, tapi kita masih menunggu sampai besok (hari ini 29/1/2019)," ujar Menristekdikti Mohamad Nasir kepada awak media setelah acara "Bedah Program 2018 dan Fokus Program 2019 Kemenristekdikti" di Gedung Kemenristek, Jakarta (28/1/2019).

Menristek menambahkan, kalau benar berarti angka peserta SNMPTN tidak terlalu jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sekita 400 sampai 500 ribu siswa. "Kecenderunganya mereka lebih menyukai ikut SBMPTN karena bisa berkompetisi di sana," tutup Menristek.




Close Ads X